
Tak terasa dua bulan sudah berlalu begitu saja. Pasangan Alex dan Anes semakin menikmati peran mereka sebagai orang tua baru buat baby El. Apalagi kini baby El sudah berusia empat bulan, dimana setiap dini hari ia akan menjadi alarm yang membangunkan Alex dan Anes dengan celotehannya.
Seperti pagi ini, waktu masih menunjukkan pukul 04.00 WIB, Alex dan Anes baru saja terlelap mungkin sekitar dua jam yang lalu. Namun, suara celotehan baby El mampu membuat keduanya membuka kembali mata mata mereka.Ya, meskipun baby El memiliki kamar tidur sendiri, namun Anes masih belum bisa melepas buah hati kesayangannya tersebut untuk tidur di kamarnya sendiri. Mereka menidurkan baby El di kamarnya yang terhubung dengan kamar utama tersebut siang hari atau jika mereka akan melakukan hubungan suami istri saja supaya tidak mengganggu tidur sang putra.
Saat Alex membuka matanya, ia melihat pemandangan yang sangat indah dan menghangatkan hatinya, dimana Anes tengah mengajak baby El berbicara dan bercanda. Tangannya tak henti-hentinya membelai pipi baby El.
Alex kembali memejamkan matanya, ia pura-pura masih pulas, sambil mendengarkan istri dan anaknya bercanda ria, meskipun ia gemas dan ingin sekali ikut mengajak baby El bicara.
"Pa-pa-pa-pa" celoteh baby El, yang sering ia ucapkan. Meskipun tanpa makna, namun Alex sering protes dengan celotehan sang putra tersebut. Pasalnya, ia selalu mengajarkan baby El untuk memanggilnya daddy, bukan papa, dan itu sukses bikin Anes geleng-geleng kepala setiap kali Alex protes kepada semata wayangnya tersebut. Membuat Anes berpikir mana yang anaknya, mana yang ayahnya, kekanakan semua pikirnya.
"Hemm anak mommy semakin pintar ya," ucap Anes sambil terus menghujani wajah baby El dengan ciuman. Senyumnya tak pernah memudar tatkala melihat tingkah lucu sang buah hati.
Dilihatnya, wajah sang putra dan beralih ke wajah suaminya yan masih terlelap pikirnya. Kemudian, ia kembali tersenyum, betapa bersyukurnya Anes di kelilingi oleh dua laki-laki tampan yang sangat mencintainya. Ia selalu beharap dan berdoa semoga tidak ada yang mengganggu dan mengusik kebahagiaan keluarga kecilnya.
Anes memegangi kedua tangan baby El dan menggerakkan tangan mungil tersebut sembari menyanyikan lagu anak-anak. Bay El tampak senang sekali. Tawa kecil selalu terdengar, membuat Anes semakin gemas dan kembali menciumi pipi bayi tampan tersebut.
"Anak mommy haus ya?" ucap Anes sambil menjunjung baby El ke dalam pangkuannya untuk di berikan ASI. Bayi tampan tersebut tampak girang sekali manakala sang mommy bersiap untuk memberikan ASI kepadanya.
"Mas boleh yang sebelah enggak sayang?" tiba-tiba Alex sudah duduk di belakang Anes dan mengintip sang anak yang sedang menikmati ASInya dari atas bahu Anes.
"Astaga mas, bikin kaget saja," ucap Anes.
"Mas udah bangun?" tanya Anes kemudian.
"Udah dari tadi, mas dengerin kalian bercanda tadi, sayang enggak mau berbagi sama daddy kah?" ucap Alex sambil berpindah posisi duduk bersila didepan Anes, menopang dagunya dengan satu tangan sambil memperhatikan baby El yang sedang minum ASI.
Seakan paham apa yang di ucapkan Alex, baby El menghentikan aktivitasnya sejenak dan menoleh ke arah Alex.
"Apa, apa kamu mau berbagi dengan daddy hem?" senyum licik tersungging dari sudut bibir Alex, sebelum akhirnya mencium pipi baby El.
"Mas apaan sih, jangan godain El, biar dia bobok lagi," ucap Anes.
"Mas kan juga mau minum susu sayang," balas Alex nyengir.
"Iya, nanti aku buatin mas,"
"Yang itu maksudnya sayang, yang praktis tingg minum," menunjuk arah yang di maksud dan mendapat balasan tatapan tajam oleh Anes.
"Hahaha, lihatlah nak, mommy mu masih saja pilih kasih, daddy enggak pernah di jatah lagi sekarang," celoteh Alex sambil memainkan jari-jari tangan baby El.
__ADS_1
"Pagi-pagi jangan mulai deh mas, enggak dapat jatah beneran mau?" ancam Anes.
"Hehe ampun macan, jatah tetap jalan dong," Alex menangkupan kedua tangannya sambil tersenyum dan mengangkat kedua alisnya.
Anes hanya tersenyum menanggapinya, membuat Alex gemas dan mencium bibir Anes.Tak lupa tangannya ia gunakan untuk menutupi pandangan Baby El agar tak melihatnya. Ia tak ingin mata indah sang anak ternodai sejak dini.
"Morning kiss," ucapnya tersenyum.
"Ck.dasar kamu mas," decak Anes.
Waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 WIB namun tidak seperti biasanya, kali ini baby El tak kunjung tidur lagi, padahal Anes harus memasak dan menyiapkan keperluan Alex sebelum berangkat ke kantor. Masih sama seperti sebelumnya, Alex hanya akan makan masakan Anes meskipun di rumah tersebut ada banyak pelayan yang bisa memasak.
"Mas jagain baby El ya, tumben dia enggak bobok lagi, aku mau nyiapin sarapan dan keperluan mas untuk kerja," ucap Anes sambil merapikan bajunya.
"Siap macan!" seru Alex.
Anes membulatkan kedua matanya mendengar Alex menyebutnya macan.
"Mommy cantik," Alex langsung menunjukkan senyum termanisnya sebelum Alex merutukinya.
"Ck.dasar! Aku ke dapur dulu. Ingat, jangan di tinggal tidur kalau baby El belum bobok, jangan diajak ngobrol dan bercanda terus, biar dia bobok lagi, jang diajarin yang aneh-aneh," pesan Anes.
"Beres, udah sana. Kamu semenjak jadi emak, kadar bawelnya nambah sayang," canda Alex dan di balas timpukan bantal oleh Anes. Alex hanya tersenyum, sembari melihat Anes berjalan menuju ke arah pintu.
"Ingat mas, jangan di tinggal tidur!" Anes mengulangi pesannya sekali lagi.
"Iya, iya macan!" seru Alex sambil terkekeh.
"Mas Alex! jangan panggil seperti itu, baby El dengar itu, nanti dia ikut manggil macan," protes Anes sebelum akhirnya ia benar-benar membuka pintu dan menghilang dari pandangan sang suami.
๐ผ๐ผ๐ผ
Selesai menyiapkan sarapan untuk Alex, Anes bergegas kembali ke kamar dengan membawa teh hangat untuk Alex.
Saat memasuki kamar, ia melihat kalau Alex kembali terlelap sementara pangeran kecilnya asyik bermain sendiri dengan kedua tangan dan kakinya.
Anes tersenyum lalu menghela napas. Pasalnya ini bukan kali pertama ia melihat pemandangan seperti itu dimana Alex malah ketiduran saat menjaga Baby El.
__ADS_1
Anes meletakkan teh di atas nakas lalu menjunjung baby El kedalam gendongannya.
"Di tinggal bobok lagi ya sama daddy? anak mommy pintar ya, enggak nangis main sendirian," ucap Anes lembut kepada Baby El. Sambil menggendong baby El, ia menyiapkan baju dan segala keperluan Alex seperti biasanya.
Kemudian, pelan-pelan Anes membangunkan Alex karena ia harus siap-siap untuk bekerja.
"Mas bangun, udah siang" ucap Anes pelan sambil menggoyang badan Alex.
Alex hanya menggeliat saja. Sebenarnya bukan ia tidak tahu kalau Alex pasti masih lelah dan kurang tidur, namun karena sudah menjadi kesepakatan mereka berdua untuk mengurus baby El tanpa pengasuh, keduanya tak pernah mempermasalahkan rasa lelah yang mereka rasakan. Bisa melihat tumbu kembang baby El secara langsung merupakan kebanggaan tersendiri baik bagi Anes maupun Alex.
"Mas, ke kantor enggak hari ini? ini udah siang," kali ini Anes membelai wajah lelah suaminya dengan tetap menggendong baby El.
"Cium," sahut Alex singkat sambil menunjuk bibirnya sendiri dan tersenyum.
"Enggak ada cium sebelum mandi, cepat bangun mas," jawab Anes.
"Enggak ada cium, enggak mandi," ucap Alex.
Anes lagi-lagi menghela napasnya sambil geleng-geleng kepala. Sudah menjadi seoang ayah tapi sikap manja sang suami tetap saja overdosis. Akhirnya, karena tidak ingin drama yang di ciptakan sang suami berkepanjangan di pagi itu, Anes pun mencium pipi Alex.
"Udah ya, sekarang mas mandi, baju dan lainnya udah aku siapin, aku juga mau mandiin baby El di kamar sebelah. O ya, aku udah buatin teh buat mas tuh!" ujar Anes.
"Mas enggak sekalian di mandiin sayang?" goda Alex.
Anes tak menanggapinya, ia terus berjalan menuju kabar baby El yang terhubung oleh satu pintu dari kamarnya sambil bergumam.
"Ini yang bayi yang mana, jangan sampai nanti aku enggak bisa bedain mana suami, mana anak," gumam Anes namun terdengar oleh Alex membuatnya terkekeh.
"Nanti aku juga susah bedain mana anak mana istri, kalau kaku gemesin seperti itu sayang!" seru Alex yang kembali menarik selimut dan menenggelamkan kepalanya di balik selimut.
"Cepat mandi!" ucap Anes berteiak.
Alex langsung membuka selimutnya dan melempar ke sembarang arah, ia bangun dan menuju ke kamar mandi.
"Iya ini juga mau mandi," sahut Alex.
"Astaga!! apa wanita jadi semakin bawel ya kalau udah punya anak," gumam Alex.
๐ผ๐ผ๐ผ
__ADS_1
๐ ASSALAMU'ALAIKUM, HALO PARA PEMBACA SETIA CERITA MAS ALEX DAN ANES, MEREKA KEMBALI MENYAPA KALIAN ๐ค๐ค SEMOGA INI BISA SEDIKIT MENGOBATI RASA RINDU TERHADAP PASANGAN INI...HAPPY READING ALL
SALAM HANGAT AUTHOR ๐ค๐คโค๏ธโค๏ธ๐