My Posesif Nerd

My Posesif Nerd
211. Sampai


__ADS_3

"Kalian!! Kalian mau berangkat bareng kita?" tanya Kenan pada para gadis itu.


Mereka melihat kearah Kenan tak paham maksudnya.


"Kita ada sewa mobil dan kebetulan udah sampai. Kita mau ngajak kalian bareng karena satu arah. Terus kalau kalian ikut kita, kalian bisa hemat ongkos mobil juga kan?" ujar Kenan menawarkan.


"Bener!! Kalian bisa hemat biaya transport kalau gabung sama kita!" ujar Satya menambahi.


Penawaran para pria itu tak lain membuat mereka tergiur. Bahkan bibir Keyla hendak menceletuk, namun tertahan.


"Nggak usah! Gue lebih baik keluar ongkos mahal dari pada sejalan sama sakalian" ujar Icha bereaksi dengan sinisnya.


"Ayo" seru gadis itu menarik tangan Keyla untuk menjauh dari mereka.


Zea dan Ayu yang melihat langsung mengikuti langkah Keyla dan Icha.


Mereka menjauh dari para laki laki itu, menoleh, memastikan bahwa para pria itu tak mengejar.


skipp...


Setelah sekian lama menunggu akhirnya mobil pesanan mereka datang. Zea, Keyla, Ayu, dan Icha naik kedalam mobil. Kemudian mobil itu melaju, sesuai dengan lokasi yang ditetapkan.


Para gadis itu menatap kearah luar jendela kaca mobil sambil sesekali menjawab pertanyaan supir dengan ramah.


Zea kembali mengeluarkan handphonenya yang mati total. Ia menghela nafas karena ia tak bisa menggunakannya.


"Key! Boleh gue pinjem handphone. Gue perlu ngehubungi mama papa bentar!!" tutur Zea.


"Oh, boleh! ini, pakek aja Ze" ujar Keyla langsung menyerahkan handphonenya pada Zea tanpa pikir panjang.


Zea mendial nomor mama Tia yang tersimpan dihandphone Keyla.


"Halo ma, ini Zea" panggil Zea saat panggilan terhubung.


"Oh Zea! Gimana nak, Udah sampai?" tutur Mama Tia merasa senang akhirnya putrinya itu menghubungi.


"He-he-he Belum Ma, ini masih di perjalanan mau hotel. Ma, mau lihat jalan jalan disini gak? Jalannya cantik banget loh!!" ujar Zea menawarkan.


"Mama tahu, gak usah, Makasih!! Kamu senang senang aja disana. Nanti jangan lupa kirim kirim foto ke mama. Biar mama tahu kamu kemana aja!" seru mama Tia membalas.


"Iya ma, siap!! nanti Zea kirimin" balas Zea.


"Yaudah kamu bicara bicara sama teman teman kamu sana. Mama mau ngerjain kerjaan mama dulu" ujar Mama Tia.


"Oke, Bye Ma!!" pamit Zea.


"Bye Zea, Have fun!!" balas Mama Tia.


Zea mematikan panggilan memberikan handphone ditangannya kembali Ke Keyla.


"Nih Key! Makasih ya" ujar Zea.


"Sama sama" balas Keyla.


Kemudian Zea memandang keluar Jendela, membuka kaca jendela mobil merasakan udara segar yang menerpa wajahnya.


...****************...

__ADS_1


Mereka sampai dihotel tempat mereka akan menginap nanti. Hotel yang berada di dekat pantai dan tentu saja sangat indah walau hanya dilihat dari luar.


Tok tok tok tok


Pintu kaca mobil milik supir diketuk. Kemudian nampak wajah tampan Satya muncul dari sana.


Zea dan yang lainnya melihat kearah pria itu.


"Berapa pak ongkosnya?" ujar Satya bertanya.


"746 ribu kak" jawab sang supir.


Satya kemudian menghitung uang dan memberikannya pada pak supir.


"Ambil aja kembaliannya" ujar Satya kemudian pria itu langsung pergi.


Para gadis didalam mobil menatap Satya bingung.


"Apaan apaan sih dia!! Aneh banget, kayak kita gak bisa bayar sendiri aja" ujar Icha dengan kesal turun dari mobil.


Para gadis itu turun dari mobil, lalu dibantu oleh pak supir menurunkan barang bawaan mereka dari bagasi.


"Makasih!!" ujar mereka.


Keempat gadis itu lalu pergi menuju hotel tempat mereka akan menginap untuk check in kedatangan.


Melalui beberapa tahap dan pembicaraan dengan resepsionis, para gadis itu diarahkan ketempat mereka akan beristirahat nanti.


Segalanya berjalan dengan baik hingga mereka sampai dikamar. Zea, Ayu, Keyla, dan Icha masuk kedalam kamar melihat bagaimana suasana kamar yang mereka pesan.


"Bagus bagus!! View nya bukan main. Kalau lihat pantai gini, gue jadi gak sabar mau main ke pantai!!" seru Icha dengan perubahan suasana hati yang sedari tadi bawaannya emosi terus.


Zea duduk dikasur, merasakan bagaimana lembutnya kasur yang kini ia singgahi. Kemudian ia melihat sekitar. Ia teringat bahwa handphonenya kehabisan daya.


Zea bangkit, membuka tasnya. Ia mengambil handphone dan charger miliknya, menancapkan di stopkontak dekat kasur, lalu menunggu beberapa saat hingga handphonenya menyala.


"Gue mandi dulu ya guys!! Capek habis perjalanan jauh" tutur Keyla meminta duluan.


"Oh oke Key" jawab yang lain.


Zea bangkit, mendekat ke Icha dan Ayu yang berada di dekat jendela terhubung dengan pemandangan pantai.


"Cantik banget!!" puji Zea dengan senyuman.


"Kan? Gak sia sia kita keluar uang" balas Icha.


Mereka diam tak bersuara melihat kearah pantai dengan suara rintikan air dari kamar mandi.


Cklekk..


Keyla keluar dari kamar mandi dengan jubah mandi.


"Gue udah selesai, sana gantian siapa yang mau mandi" ujar Keyla berbicara.


Zea, Keyla, dan Ayu saling bersitatap.


"Gue terakhir aja!!" ujar Icha menyela.

__ADS_1


"Kalau gitu kamu duluan aja Yu, setelah itu aku" tutur Zea memutuskan.


"Oke aku mandi dulu ya" balas Ayu.


Zea dan Icha mengangguk dengan senyuman.


Kemudian tak ada lagi yang berbicara diantara mereka.


Skipp..


Para gadis itu selesai berbena. Selesai mandi dan berpakaian santai namun terlihat elegan.


Mereka keluar dari kamar hotel menuju ke restoran terdekat sambil melihat lihat sekeliling pantai. Dimana banyak turis yang juga sedang berjalan jalan.


"Kesini aja yuk!! Kelihatannya enak" ajak Keyla melihat ke samping, sebuah restoran dengan gaya otentik.


"Boleh!! Yuk!!" ujar Zea menanggapi.


Mereka masuk ke restoran itu disambut oleh pelayan yang ada disana dan diarahkan ke sebuah meja. Lalu mereka diberi pilihan menu.


Para gadis itu melihat ke menu yang ada ditangan masing masing sambil membelak.


"Gila! Mahal banget!!" seru Icha berbisik sambil menutup wajahnya dengan kertas menu ditangannya.


Icha menatap kearah pelayan disampingnya yang sedang menunggu sambil tersenyum canggung.


"Oii!! Itu cewek lo Sat" ujar sebuah suara dari pintu depan restoran membuat beberapa orang menoleh.


Para pria itu menghampiri dan berdiri di dekat meja Zea dan kawan kawannya.


"Anda bisa pergi dulu! Nanti kami panggil lagi!!" ujar Kenan menghendel pelayan itu untuk pergi dahulu.


"Hai!!" sapa Keyla dan Zea juga anggukan senyuman dari Ayu.


"Hai!!" balas Kenan dan Julian menyapa balik.


Sedangkan Icha dan Satya masih saja dalam kondisi masih berperang, satunya menyerang dan satunya bertahan.


"Sampai kapan lo mau gini?!" tutur Satya pada gadis itu.


"Oke, gue salah!! Gak seharusnya gue ngikutin tanpa ijin. Sudah selesai oke? Kita damai aja!!" tutur Satya membujuk.


Zea semakin tidak paham dengan situasi terkini, sebenarnya apa yang terjadi dengan Icha dan Satya??


Icha melirik kearah Satya dengan sinis.


"Cuma itu? Lo kira cuma itu doang?" seru Icha.


"Terus apalagi dong? Gue gak ngerasa bersalah selain hal itu!" balas Satya.


"Aish Terserah lo deh! Lo kan emang ngelakuin hal hal sesuka lo!! Gue gak ikut campur dan gak peduli lagi" balas Icha acuh.


Gadis itu membuang muka membiarkan Satya terus mematung berdiri disampingnya.


TBC


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

__ADS_1


__ADS_2