Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Titik Lemah


__ADS_3

Setelah Yinfeng mengetahui cara untuk membinaskan iblis kegelapan, barulah dirinya mengerti kenapa serangan-serangan sebelumnya tak mampu melukai iblis kegelapan.


Karena dalam hatinya terselimuti amarah dan ambisi yang sangat besar, sebuah dendam yang mendalam kepada Dongmen menimbulkan hatinya sedikit terselimuti kegelapan.


Sehingga setiap serangan yang dirinya lontarkan dan lesatkan tak mampu melukai iblis kegelapan, kini dirinya harus membuang jauh-jauh sisi gelap hatinya untuk dapat membuat hatinya lebih tenang dan suci, dengan menutup kedua matanya Yinfeng berusaha untuk lebih tenang.


"Kenapa kau terdiam bocah cilik, apakah kau menyerah ?" Ucap iblis kegelapan.


Namun Yinfeng tetap terdiam dan bersikap lebih tenang tak mau menanggapi ucapan iblis kegelapan, iblis kegelapan merasakan ada hal yang aneh terjadi pada diri Yinfeng.


Namun dia tidak dapat mengetahui apa sebenarnya yang akan dilakukan bocah cilik itu, sesaat firasatnya mengatakan ada hal buruk yang akan terjadi pada dirinya kali ini, sebelum firasatnya itu terjadi akhirnya iblis kegelapan merubah bentuk.


Iblis kegelapan merubah bentuknya dengan menjadi lebih besar, berbulu hitam dan bertanduk merah kehitam-hitaman. Serta dengan ekor yang panjang dan diujung ekornya terlihat seperti ujung anak panah.


Yinfeng yang terlihat masih memejamkan mata sambil menenangkan hatinya, dan membuang jauh-jauh rasa dendam serta amarah yang besar dalam hatinya, agar hatinya kembali dalam keadaan suci.


Saat Yinfeng telah berhasil membuang jauh-jauh semua itu dari dalam hatinya, terlihat dari tubuh Yinfeng mengeluarkan titik cahaya putih bersih yang sangat menyilaukan mata.


Sebuah titik cahaya itu berasal dari dalam hatinya, membuat Yinfeng kini lebih tenang dan lebih dapat melihat titik lemah dari iblis kegelapan.


Ternyata titik lemah iblis kegelapan terdapat pada kedua matanya, jika saja Yinfeng dapat menyerang titik lemah tersebut maka dirinya akan dapat mengalahkan iblis kegelapan.


Namun sepertinya tidak akan mudah bagi Yinfeng dapat menyerang kedua mata dari iblis kegelapan, apa lagi sekarang iblis kegelapan sudah merubah bentuk tubuhnya menjadi lebih kuat.


"Hemmm.. Aku harus mencari cara agar bisa menyerang matanya." Gumam Yinfeng.


Monklie yang melihat titik cahaya dari tubuh Yinfeng merasa senang, karena dia tau bahwa Yinfeng sudah berhasil membuat hatinya lebih tenang dan kembali suci. Namun tiba-tiba wajah Yinfeng menunjukan bahwa dia sedang bingung.


"Ada apa teman ? Kenapa wajahmu terlihat kebingungan ?" Tanya Monklie dalam hati.


"Aku sudah mengetahui titik lemah iblis itu, namun aku bingung bagaimana menyerangnya." Ucap Yinfeng.


"Memang dimanakah titik lemah iblis itu ?" Tanya Monklie.


"Titik lemah iblis itu ada dikedua matanya." Ucap Yinfeng.


"Aku akan coba membantu untuk mengalihkan perhatiannya."


"Jangan Monklie kau istirahatlah saja, aku pasti bisa menemukan celah untuk dapat menyerang matanya." Ucap Yinfeng.


"Tenang saja teman, aku masih bisa bertarung." Ucap Monklie.


Belum sempat percakapan di dalam hati keduanya selesai, ternyata iblis kegelapan sudah menghilang dari pandangan Yinfeng dan muncul tepat diatas Yinfeng berdiri.

__ADS_1


"Rasakanlah seranganku kali ini bocah."


Iblis kegelapan mengeluarkan sesuatu dari kedua tangannya, sebuah pusaran kegelapan dengan daya serap yang sangat kuat hingga mampu membuat Yinfeng hampir tersedot masuk di dalamnya.


Namun ternyata Monklie lebih dahulu mengetahui akan keberadaan iblis kegelapan yang telah berada diatas Yinfeng berdiri, dengan cepat Monklie menghilang kemudian segera menyelamatkan Yinfeng.


"Kurang ajar kau kera busuk, memang seharusnya aku binasakan kau terlebih dahulu." Teriak, iblis kegelapan yang jengkel karena Monklie tiba-tiba menyelamatkan Yinfeng.


"Terimakasih Monklie kau telah menyelamatkanku." Ucap Yinfeng.


Yinfeng kemudian mencoba mengeluarkan kekuatan dari dalam hatinya, kesucian hati ternyata membawa kekuatan tersendiri bagi Yinfeng. Sebuah energi murni berwarna putih terang berbentuk bulat terpancar keluar dari dada Yinfeng.


Sontak iblis kegelapan terkejut saat menyaksikan pancaran cahaya putih terang berbentuk bulat tersebut yang keluar dari dada Yinfeng, namun dirinya tidak begitu mengetahui jika pancaran itu yang nantinya akan membuat ia tak berdaya.


"Hahahaha... Percumah saja kau keluarkan cahaya putih itu, ujung-ujungnya tidak akan mempan terhadapku." Iblis kegelapan berkata dengan sangat sombongnya.


Dengan membusungkan dada serta merentangkan kedua tangannya, iblis kegelapan mempersilahkan Yinfeng untuk menyerang dirinya.


Saat cahaya putih terang keluar dari dada Yinfeng dirinya sudah mempersiapkan lapisan untuk membungkusnya, yaitu sebuah lapisan dengan elemen esnya.


Dengan berlapiskan elemen es akhirnya Yinfeng melemparkannya dengan tenaga penuh, yang diarahkan tepat ke dada iblis kegelapan.


Namun saat energi cahaya putih terang berlapiskan es itu hendak mengenai dada iblis kegelapan, ternyata kedua tangannya dengan sangat cepat dapat menangkap cahaya yang berlapiskan es tersebut.


"Hemmm.. Aku sudah tau itu, tidak akan mungkin iblis mau suka rela dibinasakan." Ucap Yinfeng dengan senyuman tipis.


"Hahaha.. Itu kau tau, lalu apa gunanya ini." Ucap iblis kegelapan dengan mengangkat cahaya bulat yang berlapiskan es.


"Itu gunanya untuk.."


Belum sempat Yinfeng meneruskan ucapannya, ternyata Monklie sudah berada tepat dibelakang iblis kegelapan, yang sudah mengetahui persis bahwa saat ini iblis kegelapan tidak menggunakan bayangannya.


Hingga sebuah pukulan kuat Monklie mampu mengenai tubuh belakang iblis kegelapan, iblis kegelapan amat terkejut dan hendak melihat kebelakang.


Namun belum sempat ia memutarkan badan tiba-tiba cahaya berlapiskan es itu meledak saat masih ditangan iblis kegelapan.


Duuaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrr.....


Iblis kegelapan amat terkejut saat mendapati dirinya terpental akibat ledakan tersebut, namun ternyata sebuah cahaya putih terang berbentuk bulat dengan sangat cepat telah mendarat di wajah iblis kegelapan.


Awalnya ia tidak merasakan apa-apa saat cahaya putih berbentuk bulat mendarat diwajahnya, namun sesaat kemudian cahaya itu masuk kedalam mata iblis tersebut.


Akkkhhh... Akkkhhh...

__ADS_1


Teriakan iblis kegelapan sambil menutupi kedua matanya, yang merasakan sakit akibat efek dari cahaya putih masuk kedalam matanya.


Ternyata cahaya tersebut mampu membuat titik lemah iblis kegelapan mengalami luka yang sangat fatal, hingga tak disangka saat cahaya putih terang masuk kedalam matanya.


Cahaya tersebut terpecah menjdi beribu-ribu cahaya putih terang yang sangat kecil, dan menyebar keseluruh tubuh iblis kegelapan hingga menimbulkan rasa sakit yang amat sangat luarbiasa.


Saat itulah Yinfeng mencoba bertanya akan penawar racun untuk luka cakaran ditubuh Monklie.


"Bagaimana ?? Apakah kini kau merasakan sakit diseluruh tubuhmu." Ucap Yinfeng.


"Hey.. Bocah tengik sebenarnya cahaya apa yang kau gunakan ini ?"


"Hahaha.. Aku tidak mau menjawab, sebelum kau memberikan penawar racunnya."


"Hahaha.. Aku tidak akan memberikanmu penawar racunnya." Ucap iblis kegelapan.


"Oh begitukah, baik sekarang rasakan ini."


Yinfeng kemudian satu kali menjentikan jari, dan sesuatu tiba-tiba terjadi pada tubuh iblis kegelapan. Cahaya kecil putih terang meleburkan kaki kiri iblis kegelapan sebagian.


Iblis kegelapan tidak merasakan apapun namun saat Yinfeng menyuruhnya melihat kebawah, ia amat sangat terkejut saat mendapati kaki kirinya hilang swbagian.


"Apaa ?? Ini tidak mungkin." Keterkejutan iblis kegelapan saat melihat kakinya.


"Bagaimana ? Apakah kau masih tidak mau menyerahkan penawarnya ?" Ucap Yinfeng.


Lagi-lagi iblis kegelapan tidak mau menyerahkan penawar racunnya itu, kembali Yinfeng menjentikkan jari tapi kali ini dua jentikan sekaligus. Membuat kaki kiri iblis kegelapan hilang total.


Karena sifat angkuhnya iblis tersebut yang tidak mau menyerahkan penawarnya, membuat Yinfeng berkali-kali menjentikkan jarinya hingga kini tersisa hanya separuh badannya.


Saat itulah baru iblis kegelapan memberitahukan penawarnya, dan ternyata penawar racun itu terdapat pada air liur iblis kegelapan.


Yinfeng sempat terkejut dan sedikit ragu namun demi menyelamatkan sang teman, iapun rela menadahi air liur iblis kegelapan kedalam botol yang sudah diambilnya dari kalung ruang hampa miliknya.


Setelah Yinfeng mendapatkan penawarnya kini giliran iblis kegelapan mendapatkan balasan yaitu kebinasaan dirinya, dengan tiga kali menjentikkan jari akhirnya Yinfeng mampu melenyapkan iblis kegelapan tersebut.


Namun saat iblis kegelapan sudah lenyap tiba-tiba muncul sebuah bola cahaya hitam pekat yang melayang-layang, tanpa ragu Yinfeng pun mengambilnya.


"Ini mungkin akan berguna untukku, lebih baik aku simpan saja dan akan kutanyakan nanti kepada sesepuh." Gumam Yinfeng pelan.


Segera mungkin Yinfeng memasukkannya kedalam kalung ruang hampa miliknya, dan kemudian mencari sesepuh Qiuhan. Yang ternyata masih saja bermain-main dengan iblis api.


...........

__ADS_1


__ADS_2