
"Baik Aku akan mencoba kekuatanku ini untuk menghadapi Beruang Iblis penjaga Buah Pir Perak waktu itu." Kata, Yinfeng dengan penuh semangat.
Yinfeng segera bergegas keluar dari Goa dan pergi ke tempat Buah Pir Perak yang dijaga oleh Beruang Iblis Mutiara Ungu.
Tidak butuh waktu lama untuk Yinfeng sampai ke tempat tujuan, hingga dirinya mendapati Beruang Iblis ternyata sedang tertidur.
"Hemm.. Ternyata Beruang itu sedang tertidur, lebih baik Aku mengambil Pir Peraknya saja dulu..," Gumam Yinfeng.
Dengan berjalan mengendap-endap Yinfeng melewati Beruang itu, namun saat Yinfeng hendak melangkahi batu yang ada didepannya tiba-tiba tanpa Yinfeng sadari dirinya menginjak sebuah ranting pohon kering.
Krek..
Sang Beruang yang mendengar ranting pohon kering patah mendadak terbangun dan berteriak keras.
"Groooouuurrr."
Yinfeng yang terkejut karena teriakan Beruang mendadak mundur menjahui Beruang tersebut, dan mengambil persiapan untuk menyerang.
"Grooouuurrrr."
Beruang Iblis kembali berteriak lalu maju menyerang Yinfeng, dengan persiapan yang matang Yinfeng membalas serangan Beruang dengan Elemen Apinya.
Pukulan demi pukulan di layangkan oleh Yinfeng mengenai tubuh Beruang, namun Beruang Iblis tak bergeming sedikit pun menganggap serangan Yinfeng seperti tergigit semut.
Yinfeng yang menyadari serangan Elemen Apinya tak berpengaruh pada Beruang itu, akhirnya menjaga jarak untuk meningkatkan kekuatannya.
"Hemm.. Ternyata Beruang Iblis ini sangat kuat, jika begitu akan Ku tambah tingkat kekuatan Apinya..," Gumam Yinfeng.
"Hiyaaaaaaa."
__ADS_1
Teriakan Yinfeng yang menambahkan kekuatan Apinya mendadak matanya memerah dan seluruh tubuhnya terselelimuti hawa Api panas yang meluap-luap, hingga rumput yang dipijaknya ikut mengering dan terbakar.
Yinfeng mengangkat tangan kanannya ke atas, munculah sebuah Bola Api kecil lama kelamaan berubah menjadi besar.
Dilemparkannya Bola Api tersebut ke arah Beruang Iblis di depannya.
Beruang Iblis yang sempat maju menyerah mendadak terpental mundur akibat terkena Bola Api yang Yinfeng lemparkan kepadanya,
hingga menabrak pohon besar bersama dengan suara ledakan yang sangat besar.
Doooommmmm....
"Uhh... Matilah Kau Beruang sialan..," Ucap Yinfeng.
Yinfeng segera mengambil Buah Pir Perak karena dirinya merasa Beruang Iblis Mutiara Ungu telah mati, namun saat Yinfeng hendak menyentuh Buah Pir Perak mendadak tanah yang di pijaknya bergetar dahsyat.
"Grooouuurrrrrr."
Terdengar teriakan Beruang Iblis yang semakin marah, hingga semakin keras teriakannya.
"Grooouuuuuuuuuurrrrrrrrr."
Tubuh Beruang Iblis berubah menjadi lebih besar dari sebelumnya, otot-otot nampak disetiap tangan dan kakinya, matanya memancarkan kilauan kemarahan yang tak terbendung dan taringnya menjadi lebih panjang.
"Sialan... Sepertinya dia berevolusi menjadi lebih kuat..," Gumam Yinfeng
Namun Yinfeng tak mau kalah, dirinya pun berteriak dengan tenaga penuh.
"Heyaaaaaa....aaaaa...aaaaa."
__ADS_1
Dua Elemen disatukan di dalam tubuhnya ditambah Ilmu yang baru dirinya dapatkan dari Kitab Teratai Api, membuat dirinya terselimuti cahaya merah keemas-emasan.
Hingga Yinfeng tak menduga dapat mengeluarkan Aura Penghakiman yang kuat hingga menekan Beruang Iblis itu, membuat sang Beruang Iblis tak dapat bergerak, kucuran keringan mengalir deras dari tubuhnya.
Dari balik wajah sangarnya nampak rasa ketakutan yang sangat hebat, mendadak sang Beruang Ingin mengakhiri deritanya dengan segera menyerang Yinfeng dengan pukulan dari tangan kanannya.
Namun ternyata Yinfeng menghentikan Beruang Iblis itu hanya dengan satu tangan kanannya, sang Beruang Iblis marah dan semakin meningkatkan kekuatannya hingga kembali menyerang Yinfeng dengan tangan kirinya.
Namun lagi-lagi Yinfeng menahan serangan Beruang itu dengan tangan satunya, dari mata Yinfeng bersinar terang memancarkan cahaya kesucian yang di arahkan ke mata Beruang Iblis tersebut.
Tiba-tiba Yinfeng dapat melihat dari mata Beruang Iblis sebuah tragedi yang menimpa Beruang tersebut, kejadian yang amat mengerikan pada Dunia Dimensi ini.
Dunia Dimensi terpenuhi Api yang membakar seluruh pohon, tumbuhan dan Binatang Iblis tingkatan rendah hingga tak tersisa, hanya sebuah tempat yang dijaga oleh Beruang Iblis Mutiara Ungu.
Beruang Iblis terpaksa memakan Buah Pir Perak yang telah dijaganya beribu-ribu tahun lamanya, hingga membuat amarah Beruang Iblis memuncak dan dirinya mengalami peningkatan kekuatan yang sangat besar, hingga dapat memadamkan kobaran api yang hendak membakar tempat tertanamnya Buah Pir Perak.
Yinfeng yang dapat melihat kejadian itu melalui Ilmu Penghakiman, sontak hatinya meleleh dan amarahnya memudar berganti deraian air mata yang membasahi pipinya.
Dilepaskannya Beruang Iblis itu dan di tenangkannya dengan Ilmu Pencerah Hati, sehingga sang Beruang Iblis kembali ke wujud sedia kala.
Namun ternyata Yinfeng menyadari ketika pertarungannya dengan Beruang Iblis Mutiara Ungu ada yang diam-diam memperhatikannya.
......
Siapakah yang telah memperhatikan Yinfeng..?
**Ikuti terus ya kelanjutan ceritanya....
Jangan Lupa Like Komen Dan Votenya..😊😊😊**
__ADS_1