
Disaat penjaga yang mengajak keduanya untuk menemui Walikota Tian Long, seluruh mata memandang ke arah keduanya merasa asing dengan wajah keduanya.
Namun yang membuat orang-orang memandanginya bukan karena wajah mereka yang asing, namun karena tanda pengenal yang Yin Feng tunujukanlah.
Orang-orang merasa heran dikarenakan hanya segelintir orang saja yang memiliki tanda pengenal tersebut, sebab tanda pengenal yang ditunjukan Yin Feng berbeda sendiri dengan tanda pengenal lainnya.
Tanda pengenal Yin Feng adalah tanda pengenal kusus yang langsung diberikan oleh Walikota Tian Long, sebab itu semua pada heran dan pada mengira keduanya adalah tamu sepesial Walikota Tian Long.
Penjaga mulai mengetuk pintu rumah Walikota Tian Long.
Tokk.. Tokk.. Tokk..
"Tuan... Tuan Walikota." Teriak penjaga.
Tidak berselang lama pintu terbuka, terlihat dua perempuan pelayan dengan berpakaian khas cina berwarna merah muda.
"Silahkan masuk.. Tuan Walikota sudah menunggu kedatangan kalian diruang tengah." Ucap dua perempuan pelayan.
Sontak guru Liu King dan Yin Feng manaikkan alisnya merasa kebingungan hanya bisa membatin didalam hati.
"Sudah menunggu ?? Apakah Walikota Tian Long tau akan kehadiranku ?" Batin Yin Feng.
"Hemm.. Memangnya Walikota tau akan identitas kita berdua." Batin guru Liu King.
Keduanya pun mengikuti dua perempuan pelayan masuk menemui Walikota Tian Long, sedangkan sang penjaga meninggalkan keduanya dan kembali berjaga dipintu masuk kota.
Setelah berjalan tidak terlalu jauh dua perempuan pelayan tiba-tiba menghentikan langkahnya saat didepan pintu, sebelum mulai membukanya.
"Silahkan masuk tuan.. Walikota Tian Long ada didalam." Ucap dua perempuan pelayan.
Guru Liu King dan Yin Feng mulai masuk kedalam ruangan, saat baru melangkahkan kakinya tiba-tiba terdengar suara yang menyambut keduanya.
"Ayo kesini nak, aku sudah lama menunggu kehadiranmu." Ucap, seseorang dengan berpakaian khas cina namun terlihat sederhana dialah Walikota Tian Long.
"Sebenarnya siapa yang Walikota Tian Long ini maksud, apakah beliau tau jika aku Yin Feng." Batin Yin Feng dalam hati.
"Hahaha.. Kenapa malah berdiam diri disitu, ayo kemari duduk."
__ADS_1
"Iya tuan Walikota." Jawab Yin Feng.
Mereka berdua kemudian duduk di dekat Walikota Tian Long.
"Kenapa ?? Pasti kamu bertanya-tanya kan, Mengapa aku dapat mengetahui dirimu dan juga akan kehadiranmu." Ucap Walikota Tian Long.
"Iya bagaimana anda tahu siapa diriku dan juga akan kehadiranku ?" Ucap Yin Feng.
"Sesungguhnya dulu saat empat orang pengawal yang aku tugaskan untuk mengawal kepulangan kalian, saat sudah hampir setengah bulan mereka tidak kunjung tiba di Kota Tian Jien ini, aku mengutus dua orang mata-mata untuk melihat apa yang sedang terjadi disana."
Walikota Tian Long menarik nafas dalam-dalam kemudian membuangnya perlahan. "Huaafff... Suiiiii... Dan saat itu aku mendapat kabar dari kedua mata-mataku akan kehancuran perguruan Macan Putih."
Yin Feng dan guru Liu King sejenak saling berpandangan sebelum mulai mendengarkan kembali cerita Walikota Tian Long.
"Saat itu aku sangat-sangat tidak percaya dan ingin segera memastikan kebenarannya, dengan membawa beberapa bawahanku aku mencoba memastikan sendiri untuk melihat perguruan. Saat aku melihatnya ternyata benar hanya menyisahkan puing-puing bangunan yang sudah roboh, serta mayat-mayat bergeletakan dimana-mana."
Melihat cerita Walikota Tian Long yang terhenti seketika guru Liuking hendak berbicara, namun ternyata Walikota Tian Long masih melanjutkan ceritanya.
"Aku mencari sosok dirimu kesegala penjuru namun aku tidak menemukan dirimu ataupun jasadmu, lalu aku beranggapan bahwa kau jelas masih hidup setelah itu aku kembali ke kota ini untuk senantiasa menunggu kehadiranmu."
"Hemmm.. Lantas bagaimana anda tahu jika aku akan menemuimu." Ucap Yinfeng.
"Hemmm.. Insting anda sungguh sangat luar biasa tuan Tian Long." Ucap guru Liu King.
"Hah.. Aku hanya menebak-nebak saja." Ucap, Walikota Tian Long dengan mengelus-elus jenggot tipisnya. " Oya, anda siapanya Yin Feng ?"
"Perkenalkan." Guru Liuking mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan. "Saya Liu King kakek dari Yin Feng." Walikota Tian Long menyambut uluran tangan guru Liu King untuk berjabat tangan.
"Oooh, anda kakek Yin Feng.. Pantas saja cucunya bisa sehebat ini, ternyata kakeknya juga hebat." Ucap Walikota Tian Long.
"Aaah.. Anda terlalu berlebihan." Ucap guru Liu King.
"Sebenarnya ada yang ingin aku tanyakan kepadamu nak."
"Apa itu ? Tanyakan saja tuan Walikota." Ucap Yinfeng.
"Apakah kamu masih ingat akan Turnamen Bergelar."
__ADS_1
"Hemm.. Aku ingat tuan, namun maafkan saya atas tidak keikutsertaan saya."
"Hahaha.. Kenapa kamu meminta maaf nak, sebenarnya Turnamen Bergelar tidak jadi diadakan saat itu namun diundur hingga 10 tahun lagi, tepatnya dua tahun lagi dari sekarang."
"Apaa ?? Kenapa bisa diundur Walikota ?"
"Aku tidak tahu persis apa sebabnya, yang jelas ini kesempatanmu untuk menunjukkan kembali bakatmu." Ucap Walikota Tian Long.
"Hemm.. Sebenarnya kedatangan kami kesini ingin meminta bantuan anda tuan, mengenai perguruan Macan Putih." Ucap Yin Feng.
"Ohh, bantuan apa itu ? Bilang saja jangan sungkan-sungkan, aku pasti akan membantu sebisaku." Ucap Walikota Tian Long.
Sejenak Yin Feng memandang kearah guru Liu King, seolah mengisyaratkan agar guru Liu King saja yang menjelaskannya kepada Walikota Tian Long.
"Sebenarnya begini tuan Tian Long, kami ingin meminta bantuan anda untuk dapat membantu mendirikan kembali perguruan Macan Putih." Ucap guru Liu King.
"Ooh.. Itumah bisa diatur, asalkan Yin Feng masih mau mengikuti Turnamen Bergelar dan bisa memenangkan Turnamen tersebut."
"Bagaimana nak ?" Tanya guru Liu King.
"Saya siap tuan Tian Long." Ucap Yin Feng.
"Hemm.. Bagus.. Itu baru lelaki pemberani." Ucap, Walikota Tian Long sambil mengacungkan jempol. "Dan untuk waktu yang tersisa, kamu bisa tinggal di kota Tian Jien ini, nanti akan aku tunjukan rumah kusus untuk kalian berdua."
"Terimakasih tuan Tian Long." Ucap keduanya serempak.
"Kalian tidak perlu berterimakasih, ini memang sudah aku siapkan jauh-jauh hari untuk menyambut kedatangan kalian." Ucap Walikota Tian Long.
"Ooh iya, untuk masalah hadiah jika kamu memenangkan Turnamen itu, bisa kamu gunakan untuk membangun kembali perguruan Macan Putih."
"Sungguh itu tuan ??" Ucap Yinfeng terkejut bahagia.
"Benar nak, yang jelas hadiahnya lebih banyak dari Turnamen Bergengsi pada saat itu."
"Baik, kalau begitu aku tidak akan pernah mengecewakan anda tuan Tian Long." Ucap, Yinfeng dengan membungkukkan badannya.
"Sudah.. Sudah.. Kalian pasti lapar, sekarang lebih baik kita makan dulu." Ucap Walikota Tian Long.
__ADS_1
Walikota Tian Long kemudian mengajak guru Liu King dan Yin Feng untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh pelayan beliau, yang sudah tersusun rapih dengan berbagai menu hidangan serta buah-buahan.