Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Sang Pengkhianat


__ADS_3

Sebelum Xuan Cong dan anak buahnya merapat ke tempat dimana Walikota Tian Long berdiri, ternyata dirinya tak lupa membawa sesosok yang sangat dikenali oleh Walikota Tian Long.


Dua bawahan Xuan Cong diperintahkan untuk membawa seseorang yang kemudian di tempatkan tepat dihadapan antara Xuan Cong dan juga Walikota Tian Long. "Apakah kau mengenalinya sang Walikota terhormat."


"Lou Xuetan!! " Walikota Tian Long cukup terkejut saat menyaksikan kaki tangannya ada didepan matanya, dalam keadaan lusuh serta baju yang sudah banyak robekan, dan juga badan yang penuh akan luka lebam.


"Apa yang sebenarnya terjadi padamu?" Walikota Tian Long berjalan perlahan mendekati Lou Xuetan dan mencoba untuk menolongnya.


Lou Xuetan yang melihat Walikota Tian Long berjalan mendekatinya, langsung merangkak menghampirinya. "Maafkan aku tuan Walikota, aku tidak berguna sama sekali, lebih baik kau hukum mati aku saja."


Lou Xuetan seolah menyadari semua kesalahannya, dengan bersedia dihukum mati sekalipun. "Tenanglah Lou Xuetan, sebenarnya apa yang telah terjadi padamu?"


Walikota Tian Long memegang tangan Lou Xuetan lalu menolongnya untuk berdiri. "Sebenarnya... Se.. Benarnya." Tangan kanan Lou Xuetan mengambil pisau yang telah disembunyikan dibalik baju miliknya.


Lou Xuetan mencoba memeluk Walikota Tian Long sambil menghunuskan pisau ke perut Walikota Tian Long, akan tetapi Yin Feng yang sudah curiga akan tingkah laku Lou Xuetan segera mungkin menolong Walikota Tian Long.


"Hati-hati paman!" Yin Feng menarik Walikota Tian Long kebelakang, seketika pisau yang hendak mengenai perut Walikota Tian Long hanya dapat merobek serta sedikit menggores perutnya.


"Kau!! " Walikota Tian Long tak menyangka jika kaki tangannya yang bernama Lou Xuetan, tega untuk mencoba membunuhnya.


Lou Xuetan yang mengetahui siasatnya tak berhasil membunuh bahkan melukai Walikota Tian Long, dengan segera ia menjauh menuju didekat Xuan Cong.


"Hahaha.. Sayang sekali, memang dasar tak berguna." Xuan Cong menampar Lou Xuetan sampai terjungkal jatuh.


*


Sebelum Xuan Xong dan anak buahnya menemui Walikota Tian Long, ternyata Lou Xuetan mendekat mencoba menawarkan siasat liciknya. "Tuan aku memiliki sebuah rencana cukup bagus."


Lou Xuetan mencoba memberitahukan pada Xuan Cong akan rencana dan siasat yang telah terfikirkannya.


"Apa itu rencananya?" Xuan Cong menanyakan rencana yang dimiliki Lou Xuetan.

__ADS_1


Lou Xuetan pun menceritakan siasat untuk membunuh Walikota Tian Long, dengan berpura-pura menjadi tawanan Xuan Cong dan anak buahnya.


Karena Lou Xuetan sudah sangat lama sekali tinggal bersama Walikota Tian Long, jelas ia bisa melihat bahwa saat dirinya dibawa ke hadapan Walikota Tian Long.


Maka hati nurani Walikota Tian Long tak akan pernah tega untuk mencampakkannya, oleh sebab itu Lou Xuetan memanfaatkan kepedulian Walikota Tian Long tersebut untuk bisa mendekatinya dan kemudian membunuhnya.


Xuan Cong sangat tak menyangka bahwa Lou Xuetan dapat merencanakan siasat yang sangat hebat seperti itu, dengan sangat senang Xuan Cong memberikan sebotol ramuan pereda rasa sakit akibat racun yang ada di tubuh Lou Xuetan.


Mengapa di tubuh Lou Xuetan bisa terdapat racun??


Awalnya Lou Xuetan sempat bernegosiasi pada Xuan Cong, saat sebelum menduduki kota Tian Jien.


Negosiasi yang disampaikan Lou Xuetan yaitu agar Xuan Cong bersedia membantunya untuk dapat menduduki kursi kewalikotaan, dengan memberikan imbalan setengah dari wilayah kota Tian Jien serta harta dan juga wanita.


Kesepakatan terjadi Xuan Cong menerima apa yang ditawarkan oleh Lou Xuetan tersebut.


Namun disaat Xuan Cong dan anak buahnya berhasil mengalahkan para pengikut setia Walikota Tian Long, dan menakhlukkan kota Tian Jien.


Disaat dimana hendak mendiskusikan pembagian yang telah ditawarkan Lou Xuetan, Xuan Cong sudah mempersiapkan sebotol arak dengan racun didalamnya.


Tak ada curiga sedikit pun terlihat dari wajah Lou Xuetan, hanya kebahagiaan yang telah menyelimuti wajah dan hatinya. "Hahaha.. Kerjamu bagus Xuan Cong, akhirnya aku bisa menjadi Walikota."


Memang bila ditelusuri tingkat kekuatan keduanya memang hanya berselisihkan satu tingkat, Xuan Cong berada di tingkat langit akhir tahap 7, sedangkan Lou Xuetan hanya ditingkat langit akhir tahap 6.


Mereka semua merayakan keberhasilan menduduki kota Tian Jien dengan bersulang bersama serta menikmati alunan musik dan tidak lupa juga para wanita-wanita cantik yang telah dipersiapkan.


Disaat Lou Xuetan meneguk arak didalam botolnya, ia tak merasakan ada yang aneh dengan arak yang diminumnya, dengan kemudian meneguknya kembali hingga satu botol arak telah ia habiskan.


Namun saat sebotol arak dihabiskan barulah Lou Xuetan merasa mual serta pusing, disusul lemasnnya seluruh badan Lou Xuetan hingga ia jatuh tersungkur.


"Kau.." Lou Xuetan memandang kearah Xuan Cong dengan tatapan marah, dengana mulut sudah berbusa dan juga ia tak menyangka bahwa Xuan Xong bisa melakukan hal seperti itu.

__ADS_1


"Kenapa?? Apakah kau terkejut akan hadiah yang telah ku persiapkan ini?" Xuan Cong berbicara dengan berjongkok tepat disebelah Lou Xuetan


"A.. Aku tak menyangka kau sudah merencanakan ini semua." Lou Xuetan yang tak percaya dengan tergeletak tak berdaya hanya dapat menyesali kebodohannya, yang sangat mudah percaya pada seorang penjahat.


"Hahaha.. Tenang saja kau masih berguna untukku, jadi aku tidak akan membiarkanmu mati begitu saja." Xuan Cong mengambil sebotol kecil ramuan penawar racun yang ada disaku bajunya.


"Ini minumlah." Xuan Cong meminumkan penawar racun yang ada dibotol kecil tadi kepada Lou Xuetan.


Secara perlahan Lou Xuetan dapat menggerakkan badannya setelah meminum penawar racun yang diberikan oleh Xuan Cong.


Disusul hilangnya rasa mual serta pusing yang dialaminya. "Kuarang ajar. " Lou Xuetan yang merasa telah sembuh segera melesat maju menyerang Xuan Cong.


Akan tetapi sangat mudah bagi Xuan Cong menghindari serangan yang dilancarkan oleh Lou Xuetan. "Oh.. Menarik cukup menarik, apakah aku akan memberikan penawar itu begitu saja padamu? "


Lou Xuetan tak menghiraukan ucapan dari Xuan Cong yang terus-terusan menyerang, dan hendak memberikan pelajaran pada Xuan Cong.


Setelah pertarungan kurang lebih satu jam tiba-tiba tubuh Lou Xuetan mendadak kembali melemah. "Kenapa ini? Apa yang terjadi dengan tubuhku?"


"Kau kira aku bodoh! Yang memberikanmu penawar racun secara percumah."


Xuan Cong pun menjelaskan kasiat sementara akan penawar racun yang diberikannya itu pada Lou Xuetan.


Bahwasannya penawar racun itu hanyalah penawar racun sementara, apa bila dalam kurun waktu satu jam dia tak meminum penawar racun itu kembali, maka tubuhnya akan melemah serta lama-kelamaan pun akan mati.


"Biadab kau Xuan Cong!! " Lou Xuetan geram atas apa yang diperbuat Xuan Cong padanya.


"Mulai sekarang mau tidak mau kau harus menuruti semua perintahku, jika tidak nyawamu yang akan jadi taruhannya.


Alih-alih Lou Xuetan yang merasa bahagia bahwa dirinya akan dapat menduduki kursi Walikota, namun takdir berkata lain.


Kini dirinya dijadikan oleh Xuan Cong seperti halnya budak yang harus patuh pada tauannya, ibarat anjing yang telah diikat rantai pada lehernya.

__ADS_1


........


__ADS_2