Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Pengolahan Bahan


__ADS_3

Setelah Yinfeng mendapatkan Anggur Hitam ia pun segera memetiknya dan menyimpannya didalam kantong kecil yang telah ia siapkan.


Setelah selesai memetiknya Yinfeng bergegas pergi meninggalkan tempat tersebut, dan mencari buah selanjutnya yaitu Pir Perak.


Setelah berkeliling mencari buah Pir Perak namun Yinfeng belum juga menemukan buah tersebut, hanya tanaman-tanaman obat yang ia dapatkan, semua yang Yinfeng dapatkan dikumpulkannya di dalam kantong.


Sesaat setelah berkeliling Yinfeng menemukan letak dari buah Pir Perak, yang ternyata buah Pir Perak ini hanya berbuah lima biji dalam satu tahunnya.


Sehingga buah Pir Perak ini tidak mudah untuk di dapatkan, dan ternyata buah tersebut di jaga oleh seekor Beruang Iblis tingkat Mutiara Ungu, sehingga Yinfeng menyadari jika dirinya belum sanggup untuk berhadapan dengan Beruang Iblis tersebut.


Akhirnya Yinfeng memilih untuk pergi dan kembali saat dirinya sudah menaiki tingkat Kekuatan Langit, Yinfeng mencari tempat yang cocok untuk dirinya dapat mengekstrak bahan-bahan tanaman yang telah ia dapatkan.


Ia memilih sebuah tempat yang kira-kira jauh dari jangkauan Binatang Iblis Mutiara Ungu, ditemukannya sebuah Goa yang cukup jauh dari tempat Beruang Iblis Mutiara Ungu.


Yinfeng memastikan di dalam Goa tersebut tidak ada Binatang Iblis yang menghuni, ketika dirasanya cukup aman baru Yinfeng mengeluarkan sebuah kantong yang berisikan tanaman-tanaman obat serta buah Anggur Hitam yang telah ia dapatkan sebelumnya.


Pertama kali yang Yinfeng lakukan adalah memakan buah Anggur Hitam untuk menstabilkan kekuatannya, untuk bahan-bahan tanamannya Yinfeng menyimpannnya terlebih dahulu.


Untuk ditanyakan kepada Sesepuh Qiuhan bagaimana cara mengekstrak bahan tanaman tersebut menjadi sebuah pil yang dapat di konsumsi.


Yinfeng mengeluarkan Kitab Teratai Api dan memanggil Sesepuh Qiuhan untuk meminta bantuan terkait bahan-bahan tanaman yang telah Yinfeng kumpulkan.

__ADS_1


"Sesepuh.. Sesepuh."


Panggil Yinfeng dengan suara lirih sambil senyam-senyum.


"Ada apa Bocah.. Kau mengganggu tidurku saja." Kata, Sesepuh Qiuhan dengan nada jutek.


"Anu.. Sesepuh.. Aku bingung bagaimana caranya untuk mengkonsumsi tanaman-tanaman ini." Jawab, Yinfeng yang mulai salah tingkah.


"Hemm.. Kau ini tidak bisa apa menungguku sampai terbangun dulu."


"Sudah tidak bisa Sesepuh, sebab perjanjianku dengan Kera itu tinggal 10 hari lagi."


"Baiklah... Akan Aku tunjukan kepadamu bagaimana caranya mengekstrak bahan-bahan itu semua."


"Sekarang Kau masukan bahan-bahannya kedalam tungku itu." Ucap, Sesepuh Qiuhan.


Yinfeng menuruti apa yang dikatakan oleh Sesepuh Qiuhan, dan memperhatikan dengan seksama atas apa yang dilakukan oleh Sesepuh tentang cara mengekstrak semua bahan-bahan menjadi sebuah pil.


"Sekarang perhatikan baik-baik, bagaimana caranya mengekstrak semua bahan itu."


Sesepuh Qiuhan mengeluarkan Inti Api untuk membakar tungku tersebut, sebelum menyalurkan tenaga dalamnya untuk mengolah menjadi sebuah pil.

__ADS_1


Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya sebuah pil tercipta dengan aroma yang sangat kental dan warna pil yang sangat cantik.


Dengan mengolah bahan yang telah disiapkan Yinfeng menjadi sebuah pil akan meningkakan kekuatan dua tahap.


"Ini minumlah, maka Kau akan menaiki tingkat kekuatan hingga tahap selanjutnya." Ujar, Sesepuh Qiuhan sambil melemparkan sebuah pil yang telah di ekstrak.


Yinfeng yang dengan semangat langsung menelan pil itu, sesaat belum ada reaksi yang terjadi, namun setelah beberapa menit Yinfeng merasakan kekuatannya kali ini seperti mengalami penaikan.


"Sepertinya Aku sudah berhasil menaiki tingkat kekuatan Langit." Gumam, Yinfeng.


"Memang Kau sudah menaiki tingkat Langit namun jangan terlalu senang dulu, karena pada tingkat kekuatan Langit tidak semudah yang Kau bayangkan."


"Maksudnya apa Sesepuh." Tanya, Yinfeng.


"Maksudnya jika seseorang hendak menaiki tingkat kekuatan Langit tidak dapat hanya dengan mengkonsumsi pil penambah kekuatan saja, tapi juga harus menyerap Mutiara Binatang Iblis di tingkat Mutiara Ungu."


"Apaaa ?? Jadi Aku belum menaiki tingkat Langit." Ucap, Yinfeng yang terkejut.


Sebenarnya Yinfeng sudah memasuki tingkat kekuatan Langit, namun dirinya masih harus mencoba kekuatannya untuk mengalahkan Binatang Iblis Mutiara Ungu.


"Kau sudah mencapainya Bocah.. Sekarang coba Kau latih kekuatanmu dengan dapat mengalahkan Binatang Iblis Mutiara Ungu."

__ADS_1


Ucap Sesepuh Qiuhan.


.......


__ADS_2