Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Tiga Serangkai Bersaudara


__ADS_3

"Hei anak muda! Sebaiknya kau menyerah saja dengan patuh, agar tidak mengotori senjataku ini." Ujar, Cou Duot dengan sombongnya.


"Kalian ingin aku menyerah!! Kenapa tidak kalian coba saja sendiri." Yin Feng yang nampak tenang walaupun kekuatan ketiga musuhnya diatas dirinya.


"Sepertinya percumah saja kau berlaku baik pada bocah itu, sebaiknya kita langsung habisi saja dia." Cou Diet yang memang dari awal sudah sangat ingin sekali menebas kepala Yin Feng dengan senjatanya, sudah tidak sabaran lagi.


Antara Cou Diet maupun Cou Duot yang masih belum bertindak, justru Cou Duat langsung mulai maju menyerang lebih dahulu.


"Sialan kau Cou Duat." Cou Duot dan Cou Diet yang merasa didahului tak terima, segera mungkin mulai maju menyusul Cou Duat.


Yin Feng seketika langsung mengeluarkan pedang pencabut nyawa yang ada di kalung ruang hampa miliknya. "Waktunya kau makan."


Ternyata bukan hanya baju serta muka mereka yang sama, senjat yang mereka gunakan pun juga sama.


Ketiganya menggunakan senjata berbentuk kapak kecil, masing-masing memiliki dua kapak kecil ditangannya.


Traaang..


Terdengar suara senjata milik Cou Duat berbenturan dengan pedang milik Yin Feng, saat Yin Feng berhasil menahan serangan Cou Duat, tiba-tiba dua serangan datang dari Cou Diet dan Cou Duot.


Traaang.. Traang...


Serangan keduanya pun mampu ditangai oleh Yin Feng yang hanya seorang diri. "Cukup lumayan kau bocah." Cou Diet tak menyangka bila serangan darinya serta kedua saudaranya dapat ditahan oleh Yin Feng.


Ketiga serangkai bersaudara memencar dengan mengepung ke tiga sisi, Cou Duat ke sisi belakang, Cou Diet sisi depan sedangkan Cou Duot disisi kanan.


Yin Feng sedikitpun tak takut walaupun lawannya tiga sekaligus. "Sebaiknya kalian semua langsung saja keluarkan jurus terkuat kalian."


"Dasar anak sombong, hanya ditingkat langit akhir tahap 3 berani berbicara sombong didepan kekuatan mutlak kami." Cou Duot tak terima atas perkataan Yin Feng, yang sangat meremehkan mereka.


Aura kuat terpancar keluar dari tubuh Yin Feng yang cukup membuat ketiga serangkai bersaudara cukup tertekan. "Jika kalian tak mengeluarkan jurus terkuat, maka bersiaplah menunggu kematian kalian."


"Sial, tak disangka aura anak ini dapat menekan kami bertiga." Cou Duat tak begitu menyangka bahwa Yin Feng dapat membuat mereka kesulitan.

__ADS_1


Ketiganya sama-sama mengeluarkan aura kuat dari tubuh mereka, yang seketika mengacaukan aura milik Yin Feng. "Jangan senang dulu bocah, memang kau cukup kuat namun kamilah yang terkuat."


Kembali ketiganya maju menyerang Yin Feng, namun kali ini ritme serangan tiga serangkai terlihat sangat berbeda, dengan satu didepan dua lainnya dikanan dan kiri Yin Feng.


Traaang... Traangg..


Suara nyaring terdengar akibat benturan demi benturan antara senjata-senjata mereka, tak terlihat sedikit pun dari raut wajah Yin Feng kesusahan menghadapi ketiganya.


Cou Duat akhirnya mengeluarkan jurus kapaknya. "Kapak Api Angkasa."


Jarak yang cukup dekat membuat Cou Duat sangay Yakin bahwa Yin Feng tak akan sanggup menahan serangan jurusnya. "Hahaha.. Matilah kau beserta kesombonganmu itu bocah."


"Bagus Cou Duat, padahal aku belum mengeluarkan 100% kekuatanku, namun dia sudah mati terlebih dahulu." Perkataan Cou Diet yang beranggapan bahwa Yin Feng sudah mati.


"Hanya begitu saja kemampuanmu?" Terdengar perkataan yang membuat tiga serangkai kebingungan, mencari asal dari sumber suara tersebut.


"Tak perlu kalian mencariku, aku sudah ada tepat diatas kalian." Ternyata Yin Feng terbang tepat diatas mereka.


Dengan segera Yin Feng mengeluarkan elemen esnya untuk dapat membekukan tiga serangkai.


"Hah!! Jika hanya serangan seperti ini yang kau punyai, kami sudah terbiasa." Cou Diet yang terlalu sombong sangat meremehkan serangan dari Yin Feng.


Sangat mudah bagi tiga serangkai bersaudara melepaskan diri. "Sebaiknya kita sudahi saja pertarungan yang sangat membosankan ini."


Cou Duot tiba-tiba menghilang dan muncul kembali tepat dibelakang Yin Feng. "Kau fikir hanya dirimu saja yang bisa melayang di udara! "


Pukulan kuat mendarat tepat pada tubuh bagian belakang Yin Feng, membuat Yin Feng terpental jatuh ke tanah.


Duuummm...


Yin Feng masih dapat mempertahankan keseimbangannya dengan masih berdiri kokoh diatas tanah, walaupun sebelumnya sempat terkena pukulan kuat dari Cou Duot.


"Cukup lumayan kau dapat membuat tubuhku sedikit pegal." Yin Feng berucap sambil merapihkan baju sambil sesekali menggerak-gerakkan badannya.

__ADS_1


"Padahal sudah jelas bila pukulan itu mengenai batu, pasti akan hancur berkeping-keping, tapi mengapa bocah itu masih terlihat baik-baik saja?" Cou Duot cukup terkejut pukulan yang telah dikeluarkan setidaknya memakai hampir 50% kekuatannya.


Namun apa yang terjadi saat pukulan itu mengenai Yin Feng, justru Yin Feng tak terlihat sedikit pun terluka bahkan masih sempat tersenyum.


Tak sampai disitu saja Cou Diet pun ikut menghilang dan muncul tepat didepan Yin Feng dengan kapak kecil yang sudah siap menebas badan Yin Feng.


Traaang..


"Apa!! " Cou Diet cukup terkejut saat kapak kecilnya tak dapat melukai badan Yin Feng sedikit pun. Kembali dia ayunkan hingga beberapa serangan ke tubuh Yin Feng.


Traangg.. Traaang..


Seolah kapak kecilnya menyentuh benda yang cukup kuat, saat mengenai tubuh Yin Feng. "Ini tidak mungkin. " Cou Diet kembali mengayunkan kapak kecilnya, namun kali ini serangan tersebut mengarah pada kepala Yin Feng.


Traaang..


"Kau kira aku akan diam saja, setelah beberapa kali kau hantamkan kapak kecilmu itu pada tubuhku." Yin Feng menahan serang tersebut dengan pedang pencabut nyawa.


"Pedang Tanpa Wujud." Jurus pertama pedang pencabut nyawa akhirnya dikeluarkan oleh Yin Feng, membuat Cou Diet terlempar cukup jauh dengan beberapa luka parah yang terdapat di tubuhnya.


"Uhuk.. Sialan jurus apa itu tadi! Bahkan aku tidak dapat mendeteksi arah serangannya."


Cou Diet yang menampakkan celah saat beberapa kali menyerang Yin Feng, membuat Yin Feng sangat mengerti dimanakan arah serangannya akan didaratkan.


"Cou Diet!! " Cou Duot dan Cou Duat yang terkejut melihat Cou Diet dapat terluka oleh serangan yang dilesatkan Yin Feng.


Antara Cou Duot dan Cou Duat menjadi marah dengan langsung maju bersamaan menyerang Yin Feng.


"Kapak Kalajengking Beracun." Teriak Cou Duat dengan mengayunkan kapak kecilnya kearah Yin Feng.


Serangan kapak kalajengking beracun tepat mengenai dada Yin Feng dan langsung meledak.


Duaaaarr...

__ADS_1


Kepulan asap tebal terlihat menyelimuti keberadaan dari Yin Feng. "Rasakan itu kau anak sombong, itulah akibatnya jika kau berani melukai salah satu dari kami." Cou Duat sangat senang saat melihat serangannya berhasil mengenai Yin Feng.


"Hahaha.. Uhuk.. Bocah itu pasti tidak akan sanggup menahan racun milikmu itu." Kegembiraan terpancar juga dari raut wajah Cou Diet yang sedang duduk menahan sakitnya luka akibat serangan Yin Feng.


__ADS_2