Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Ltihan Dasar 2


__ADS_3

Setelah Yinfeng berhasil melaksanakan latihan dasar tahap pertma kini giliran ia melaksanakan latihan dasar tahap kedua.


"Sekarang pegang tangan kakek guru." Pinta guru Liuking.


Yinfeng di bawa oleh guru Liuking dengan ilmu meringankan tubuh, hingga sampai ke sebuah tempat di luar Perguruan Macan Putih.


"Dimana ini guru, kenapa guru membawaku ke tempat ini." Tanya Yinfeng.


"Ini adalah tempat dimana kau akan berlatih." Jawab guru Liuking.


Yinfeng yang amat terkejut ketika guru Liuking membawanya ke sebuah air terjun.


"Kau duduklah dibawah air terjun itu, guru ingin melihat kau sanggup bertahan berapa lama." Kata guru Liuking.


Yinfeng kemudian menuruti perintah guru Liuking untuk duduk di bawah air terjun.


Awal dia memulainya hanya bertahan dua detik saja.


"Wuaahhhh... Aahhhh... Airnya sungguh membuat kepalaku sakit sekali." Gumam Yinfeng.


Dicoba dan terus dicoba hingga akhirnya ia sudah di batas kemampuannya, dan ia sanggup bertahan tidak lebih dari lima menit.

__ADS_1


"Wuaahhh... Aaah.. Sudah kakek guru aku sudah tidak sanggup lagi." Ujar Yinfeng.


"Hemmm... Untuk usiamu kau sudah lumayan dapat bertahan hingga lima menit. Nah untuk sekarang kau istirahat dulu, sebelum latihan kita mulai." Ucap guru Liuking.


"Apaaaa.??.Jadi ini tadi bukan bagian dari latihan guru." Tanya, Yinfeng yang sempat terkejut.


"Hehehehe... Itu tadi sebenarnya latihan khusus, namun nanti ketika kau sudah mencapai tingkat menengah baru kakek guru akan ajak kau kesini lagi." Ucap guru Liuking.


"Lantas apa latihan selanjutnya kakek guru."


Tanya Yinfeng.


"Sekarang kau ambil keranjang itu, lalu isi dengan batu."



"Jika sudah terisi penuh naikilah tangga itu, ketika kau sudah mencapai tangga teratas lalu tumpahkanlah batu itu, kemudian kau turuni tangga lagi isikan keranjang itu dengan batu kembali, lalu naikilah tangga lagi tumpahkan batu itu kembali dan seterusnya begitu sampai sepuluh kali." Perintah guru Liuking kepada Yinfeng.


Awal memulainya Yinfeng sungguh bersemangat sekali hingga satu kali naik turun tangga, namun untuk menaiki tangga yang kedua Yinfeng sangat merasa kelelahan.


"Ah, ah, ah, Menggendong keranjang yang berisi batu-batu ini sungguh sangat melelahkan sekali." Gumam, Yinfeng yang merasa kelelahan.

__ADS_1


"Mau sampai kapan kau akan terus-terusan istirahat Yinfeng ? Jika kau terus seperti ini kakek guru tidak akan mengajarkanmu lagi."


"Ahh, iya kakek guru aku akan terus berusaha." Jawab Yinfeng.


Yinfeng kembali mengangkat keranjangnya lalu dia naik untuk menumpahkan batu dan turun untuk mengambil batu, seterusnya hingga akhirnya ia berhasil sampai sepuluh kali.


"Ahhh, uh, uh. Akhirnya aku menyelesaikannya juga." Gumam Yinfeng pelan.


"Bagus Yinfeng, akhirnya kau berhasil juga menyelesaikan tugas ini, sekarang kau boleh istirahat. Jangan lupa bersihkan badanmu lalu temui kakek guru di ruang makan." Ucap guru Liuking.


"Baik kakek guru." Jawab Yinfeng.


Setelah Yinfeng kembali ke kamar dan ia pun mulai membersihkan badannya, baru ia menemui guru Liuking di ruang makan.


"Waaah... Ini semua kakek guru yang masak ?" Tanya Yinfeng.


"Hemmm... Iya ini semua kakek guru yang masak, sekarang makanlah."


Yinfeng makan dengan sangat lahapnya seperti sudah satu minggu tidak makan,


dan ternyata menu kesukaan Yinfeng adalah tongseng daging ayam, oleh sebab itu guru Liuking memasakannya lumayan banyak dari biasanya.

__ADS_1


"Eeegh.. Waaahh lezat sekali kakek guru, aku sampai kekenyangan." Ucap Yinfeng.


Minta Like dan Vote nya ya para reader jika kalian berkesan dengan ceritanya...


__ADS_2