Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Pisau Beracun


__ADS_3

Setelah Walikota Tian Long diselamatkan Yin Feng, ternyata dibagian perut Walikota Tian Long yang terluka seketika membiru sedikit kehitaman.


"Apa yang terjadi denganmu paman?" Yin Feng yang menyaksikan sendiri dibagian perut Walikota Tian Long yang membiru kehitaman sedikit panik.


Sebab sudah dipastikan bahwa pisau yang digunakan oleh Lou Xuetan telah dibaluri dengan cairan beracun.


"Hahaha.. Aku tak menyangka ternyata kau cukup pintar Xuetan." Xuan Cong yang melihat tubuh Walikota Tian Long lama-kelamaan mulai membiru merasa sangat bahagia pada Lou Xuetan.


"Tuan seharusnya tidak memukulku terlebih dahulu, sebelum menyaksikan keberhasilanku membuat Walikota Long menjadi seperti itu."


"Haha.. Menarik sangat menarik, ternyata semua itu telah kau persiapkan dengan matang." Xuan Cong yang awalnya terlihat marah pada Lou Xuetan, mendadak langsung mendekatinya sambil menyerahkan lima botol kecil penawar racun.


"Karena kerjamu bagus, aku hadiahkan lima botol ini." Xuan Cong mengulurkan tangan kanan dengan lima botol penawar racun ditelapak tanganya.


Segera Lou Xuetan mengambilnya dengan senyuman penuh arti. "Lima botol sudah cukup bagiku untuk membalas semua perbuatan yang telah kau lakukan padaku."


Dalam hati Lou Xuetan sebenarnya masih menyimpan dendam yang sangat mendalam, akibat perlakuan serta perbuatan Xuan Cong padanya.


Oleh sebab itu semua kemanisan yang ditampilkannya saat ini adalah bentuk siasat yang telah dipersiapkannya, agar dapat melukai ataupun bahkan membunuh Xuan Cong.


"Namun aku sedikit curiga! Darimana kau mendapatkan racun itu?" Xuan Cong tiba-tiba terfikirkan atas asal-usul racun yang di pergunakan Lou Xuetan untuk meracuni Walikota Tian Long.


"Saya tidak sengaja menemukan racun itu di gudang penyimpanan harta." Lou Xuetan mencoba mengelak akan asal sesungguhnya dari racun yang didapatkannya, dengan cara mecari alasan lain.


"Oh.. Ternyata di gudang ada benda yang sangat berharga seperti itu." Xuan Cong sejenak terdiam memikirkan jawaban dari Lou Xuetan.


"Benarkah ada racun yang tersimpan di gudang harta? Apa mungkin dia hanya beralasan saja?" Karena Xuan Cong terkenal akan ketelitiannya, oleh sebab itu dirinya tak pernah mudah percaya pada seseorang.


Disisi lain karena racun sudah mulai menjalar pada tubuh Walikota Tian Long, Yin Feng yang tidak memiliki pil penetralisir racun terlihat sangat panik dan bingung.

__ADS_1


"Apa yang harus aku lakukan sekarang??" Kepanikan Yin Feng terlihat jelas dari raut wajah dan juga kepanikan yang ditampilkannya.


Yin Feng berfikir dan terus berfikir hingga tiba-tiba terlintas didalam otaknya akan pil kebal racun yang berhasil di suling oleh gurunya. "Ah iya, mengapa aku sampai lupa. "


Ternyata saat kakek Xio Fang yang sebagai guru Yin Feng menyuling pil kebal racun untuk muridnya itu, dirinya berhasil membuat tiga pil sekaligus dan ketiganya diberikan pada Yin Feng.


Satu pil dipergunakan Yin Feng sendiri, sedangkan dua pil lainnya sengaja ia simpan di kalung ruang hampa miliknya.


Yin Feng mengelurkan pil kebal racun dari kalung ruang hampa miliknya, dan secepatnya meminumkan pil tersebut pada Walikota Tian Long.


Beberapa saat setelah Walikota Tian Long meminum pil kebal racun, dirinya merasakan panas serta sakit dalam tubuhnya hingga ia mengerang kesakitan. "Aaaakkhh.."


"Tahanlah paman itu semua adalah reaksi yang ditimbulkan dari pil tersebut, paman pasti bisa menahannya." Yin Feng mencoba menenangkan Walikota Tian Long, dan menyemangatinya.


Disaat Walikota Tian Long sedang mengalami gejolak perlawanan ditubuhnya, antara racun dan juga penawarnya Yin Feng menugaskan Monk Lie agar menjaga Walikota Tian Long.


"Teman kau jagalah paman Long, masalah mereka biar aku saja yang menghadapinya."


"Hahaha.. Aku suka gayamu anak muda, jika kau tidak terima maka majulah dan hadapi aku." Xuan Cong yang sangat santai menghadapi Yin Feng, seolah sangat meremehkan kemampuannya.


Yin Feng mengangkat kedua tangannya setengah badan, seketika dua elemen muncul dari telapak tangannya. "Ini saatnya pembalasan atas perbuatan kalian."


"Ohh rupanya kau menguasai dua elemen!! Menarik sangat-sangat menarik." Xuan Cong merasa sedikit tertantang dengan apa yang telah dilakukan Yin Feng.


"Kalian semua serang anak muda itu dan habisi dia." Xuan Cong memerintahkan pada anak buahnya yang berjumlah sekitar lima puluhan orang.


"Maju kalian semua, biar kalian merasakan kekuatanku ini." Yin Feng melemparkan elemen api yang ada pada tangan kanannya, seketika itu api yang awalnya hanya berbentuk bola kecil, mendadak menjelma menjadi besar saat Yin Feng menambahkan kekuatan serang pada bola api tersebut.


Serangan yang ditimbulkan dari bola api tersebut mengakibatkan kematian beberapa bawahan Xuan Cong.

__ADS_1


Aakkkhhh...


Beberapa yang lainnya mengalami luka-luka, tinggal kurang lebih tiga puluhan anak buah yang masih sanggup berdiri kembali.


"Habisi anak itu." Teriakan salah satu anak buah menyemangati anak buah yang lainnya.


Kali ini Yin Feng melemparkan elemen es yang berada di tangan kirinya ketanah, seketika tanah tanah berubah menjadi es dan menjalar ke tanah yang dipijaki para anak buah Xuan Cong yang tersisa.


Mendadak anak buah yang kaki mereka terkena rambatan dari elemen es, langsung secara cepat menjalar keseluruh tubuh mereka hingga membuat mereka membeku.


Tinggal tersisa sepuluh anak buah tersisa, tapi kali ini sepuluh anak buah tersebut terselimuti was-was dan rasa takut pada hati dan fikiran mereka. "Bagaimana ini?? Apakah kita masih sanggup untuk melawan anak muda itu?"


Perkataan salah satu anak buah yang merasa putus asa setelah banyak dari kawannya yang mati.


Xuan Cong saat menyaksikan anak buahnya banyak yang telah mati jadi naik pitam. "Sialan.. Dasar anak buah payah!!"


Ternyata Xuan Cong tidak hanya memiliki anak buah, dia juga masih memiliki tiga kaki tangan kepercayaan yang kekuatannya berada di tingkat langit akhir tahap lima.


"Cou Duat, Cou Diet, Cou Duot." Panggil Xuan Cong dengan suara lantang, memanggil ketiga kaki tangan kepercayaannya.


Ternyata Cou Duat, Cou Diet serta Cou Duot memang ditugaskan sebagai penyerang bayangan, yang sengaja Xuan Cong turunkan disaat para anak buah tidak dapat menyelesaikan tugas mereka.


"Akhirnya ketua menurunkan mereka bertiga juga." Salah satu dari sepuluh anak buah yang masih tersisa menjadi lega, saat Xuan Cong menurunkan tiga serangkainya.


"Sebaiknya kalian bertiga segera habisi anak muda itu, jika perlu beri kematian yang sangat kejam padanya." Xuan Cong yang cukup marah memerintahkan tiga serangkai untuk membunuh Yin Feng.


Walikota Tian Long terlihat masih terus berjuang untuk dapat menekan serta menghilangkan racun pada tubuhnya, dengan bantuan pil kebal racun pemberian Yin Feng.


Sedangkan Monk Lie terlihat masih setia menemani dan menjaga Walikota Tian Long, walaupun sebenarnya tangan dan kakinya sudah gatal ingin sekali bertarung bersama Yin Feng.

__ADS_1


.......


__ADS_2