Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Kembali Ke Dunia Asal


__ADS_3

Setelah sekian lama berlatih di dunia dimensi Dongmen akhirnya bisa mendapatkan serpihan mutiara hitam yang terdapat di dunia dimensi lapis kedua, walaupun hanya serpihan namun efek dari serpihan mutiara hitam itu membuat tubuh Dongmen sedikit lebih kuat dari sebelumnya.


Dan ketika dia memasuki dunia lapis ketiga dia sudah berlatih dengan melawan binatang iblis yang setara jika di dunia manusia di puncak mutiara hijau.


Dengan berlatih di dunia dimensi Dongmen akhirnya menembus tingkat Bumi tahap akhir 10 dan mencapai tulang hitam.


"Akhirnya Aku sudah menembus tingkat Bumi tahap akhir 10."Gumam Dongmen.


"Dongemen kini sudah saatnya Kau kembali ke dunia asal kita, karena kamu juga sudah berhasil menembus tingkat raja tahap akhir,


dan juga guru mempunyai kabar yang bagus untukmu." Ucap guru Loutan.


"Kabar apakah itu guru?"


Tanya, Dongmen yang penasaran.


"Hehee,, tapi kau jangan terlalu bahagia ya ketika mendengar kabar ini, bahwasannya kekasihmu yang pernah kau cintai sudah melehirkan." Ledek guru Loutan.


"Apa ?? Dia sudah melahirkan."


Memang Aku berlatih di dunia dimensi sudah seberapa lama guru ?


"Kau ingin tahu.. Kau berlatih di dunia dimensi sudah satu tahun.."

__ADS_1


"Apaaaaa ?? Satu tahun guru. Bagaimana mungkin aku merasa baru beberapa hari aku berlatih di dunia dimensi." Ucap, Dongmen yang merasa dibuat kaget kedua kalinya.


"Yasudah sekarang cepat pejamkan matamu, kita akan kembali ke dunia asal kita."


Seketika mereka berdua sudah berada di dalam ruangan yang ternyata disana sudah banyak di hadiri oleh sekelompok orang.


"Guru..., Dimanakah kita sekarang ?


Kenapa banyak orang diaini ?"


Tanya Dongmen yang merasa bingung.


"Nanti kau akan mengetahuinya sendiri, sekarang ikut guru menemui orang-orang itu." Jawab guru Loutan


Ternyata guru Loutan secara diam-diam sudah bersekongkol dengan para perampok, Dan merahasiakan dari semuanya.


Perampok itu terkenal dengan sebutan kelelawar hitam yang mana pakaiannya serba hitam dan seluruh anggotanya memiliki tato berlambang kelelawar.


"Heiiiii.. KINGKIONG Kau ini tidak pernah apa di ajarkan untuk bersabar." Ujar guru Loutan.


"Hahahaa.. Loutan umurmu itu berapa ?


Mengapa tak mengetahuiku, semua sudah banyak yang tahu, Akulah pemimpin kelompok perampok Kelelawar Hitam." Teriak, Kingkiong yang tidak lain adalah pemimpin kelelawar hitam.

__ADS_1


Antara perampok kelelawar hitam dan guru Loutan akhirnya sepakat menentukan kapan waktunya untuk beraksi.


"Jadi besok Kita sudah boleh menyerang ketua ?" Tanya, seorang Anak buah Kelelawar Hitam.


"Iya. Besok Kita akan menjarah seluruh harta dan wanita yang ada di perguruan macan putih, maka persiapkan diri kalian untuk pertempuran esok."


"Lantas bagaimana kesepakatan pembagiannya. Aku mau pembagiannya setengah untukku setengah lagi untukmu,


Cukup adilkan." Ujar Kingkiong.


"Iya baiklah itu cukup adil, jadi rampasan apapun yang kita dapatkan kita bagi rata."


Ucap Dongmen.


"Hemm, sepakat Jadi bagaimana rencana untuk esok." Tanya Kingkiong.


"Rencananya untuk anak buahmu esok beberapa harus memakai seragam perguruan macan putih, dan agar tidak ada kecurigaan untuk yang mengenakan seragam perguruan ikut denganku, dan yang tidak memakai seragam tunggu di luar perguruan tunggu hingga aba-aba selanjutnya dariku." Ucap guru Liuking.


Mohon maaf ya buat reader sekalian jika novel dari author ini terlalu banyak menceritakan bukan tokoh utama.


Author mohon kepada reder jangan kecewa ya...


karena author sambi jualan nulisnya..😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2