Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Sifat Sombong Wang Yun


__ADS_3

Setelah menginap semalam di desa terdekat Tang He, Niu Tang dan dua pendekar kerajaan yang mengawal memutuskan untuk berangkat kembali menuju ke kerajaan Tiu Wang.


Perjalanan ke kerajaan Tiu Wang ternyata cukup jauh memerlukan tiga kali istirahat di desa terdekat yang mereka lalui, hingga kurang lebih lima harian barulah mereka sampai di gerbang masuk kerajaan.


Terdapat empat penjaga gerbang yang senantiasa menjaga gerbang masuk kerajaan, saat Niu Tang dan Tang He mencoba untuk memasukinya, ternyata mereka ditahan oleh dua penjaga gerbang.


"Maaf tuan, selain yang diizinkan untuk masuk tidak boleh masuk." Salah satu penjaga gerbang memberitahukan aturan bila ingin masuk kerajaan.


"Beritahu pada yang mulia Wang Zoe bahwa anak dari raja Tang San ingin bertemu." Tang He menuturkan pada penjaga bahwa dirinya adalah anak dari raja Tang San.


"Baik tuan harap tunggu sebentar." Salah satu penjaga kemudian pergi untuk menyampaikan pesan yang dibilang oleh Tang He, namun sebelum penjaga tersebut menemui raja Wang Zoe dirinya dihadang oleh salah satu anak raja Wang Zoe.


"Ada perlu apa kau penjaga gerbang sampai ingin menemui raja? " Salah satu anak raja Wang Zoe yang bernama Wang Yun menghentikan penjaga tersebut.


"Maaf pangeran, diluar ada anak dari raja Tang San yang ingin menemui yang mulia raja." Tutur penjaga tersebut dengan menundukkan kepala.


"Hemm.. Anak dari raja Tang San?? " Wang Yun termenung sejenak sambil memegangi dagunya.


Sebelumnya memang kabar akan kehancuran kerajaan Xian Tong sudah menyebar keseluruh dataran yang lainnya, bahkan sampai terdengar ke telinga Wang Yun.


"Mau apa anak dari raja Tang San datang kemari! Atau jangan-jangan.. " Wang Yun sudah curiga akan kedatangan anak dari raja Tang San. "Baiklah biar aku saja yang akan menemuinya."


Penjaga itupun mengantarkan Wang Yun menemui Tang He dan Niu Tang, saat Wang Yun sampai di pintu gerbang istana barulah dirinya faham bahwa tebakan dalam hatinya benar.


"Oh rupanya kau! Ada keperluan apa kau datang kemari? " Wang Yun terlihat sangat tidak senang atas kehadiran Tang He, tapi justru saat melihat kearah Niu Tang justru Wang Yun tersenyum manis terhadapnya.


"Saya kemari ingin meminta tolong kepada raja Wang Zoe." Tang He berucap dengan senyuman yang terpaksa, padahal didalam hati Tang He sangat-sangat membenci Wang Yun yang memiliki sifat terlalu sombong, karena demi keselamatan adiknya Tang He terpaksa merendah dihadapan Wang Yun.

__ADS_1


"Meminta tolong apa? Katakanlah dengan jelas." Wang Yun seolah bertele-tele padahal sebenarnya dirinya sudah faham maksud dan tujuan anak dari raja Tang San datang ke kerajaannya.


"Kami ingin meminta raja Wang Zoe untuk mengizinkan kami tinggal disini. " Tang He yang sudah menghilangkan rasa wibawanya didepan Wang Yun, tak malu lagi untuk mengatakan yang sebenarnya.


"Hahaha.. Kalian ingin meminta izin untuk tinggal disini!! " Wang Yun yang tertawa seolah sangat bahagia melihat anak dari raja Tang San merendah dihadapannya.


"Boleh saja kalian tinggal di istana ini, asalkan kau mau menjadi penjaga kudaku." Wang Yun berkata demikian dengan senyuman penuh bahagia.


"Hei, jangan fikir bila kakakku sudi menerimanya." Niu Tang begitu emosi saat Wang Yun menyuruh kakaknya bekerja sebagai penjaga kuda milik Wang Yun.


"Oh kalau tidak bagaimana bila aku menjadikanmu sebagai pelayan pribadiku saja, bukankah itu lebih baik daripada kakakmu menjadi penjaga kudaku." Wang Yun menawarkan kesepakatan dengan menunjuk kearah Niu Tang.


"Jangan lancang kau!" Niu Tang mengarahkan senjatanya tepat didepan muka Wang Yun. "Sampai mati pun aku tak sudi menjadi pelayanmu."


Dari kejauhan putra dari raja Wang Zoe rupanya tengah memperhatikan kecantikan dari Niu Tang. "Lama tidak bertemu rupanya Niu Tang terlihat sangat cantik hari ini, mengapa aku baru menyadarinya."


Berbeda dari kakaknya Wang Lan justru lebih terkenal ramah dan tidak sombong, dirinya tidak membeda-bedakan siapa saja yang ingin berteman dengannya.


Wang Lan berjalan mendekat ke gerbang istana untuk menemui Niu Tang dan Tang He. "Niu Tang!! Rupanya itu kau, kenapa tidak masuk? "


Niu Tang yang awalnya terlihat sangat marah kini sedikit mereda amarahnya, lantaran kehadiran Wang Lan.


"Bagaimana mau masuk?" Niu Tang melirik tajam kearah Wang Yun yang menghalangi pintu masuk istana.


Melihat lirikan mata tajam dari Niu Tang yang mengarah pada Wang Yun, barulah Wang Lan faham akan situasinya. "Ohh.. Biarkan saja dia, mari ikut denganku masuk."


Wang Lan menggandeng tangan Niu Tang dan mengajaknya masuk ke istana, melihat hal demikian Wang Yun seolah tak diperdulikan oleh adiknya.

__ADS_1


Wang Yun kemudian menghadang Wang Lan dengan tangan kanannya. "Apa yang kau lakukan Lan er? Mengapa kau membiarkannya masuk?"


Wang Lan menurunkan tangan Wang Yun yang menghdangnya dengan perlahan. "Sudahlah kak, apa salahnya memberikan bantuan kepada mereka toh ayahanda juga tidak keberatan pastinya."


"Lan er..! Yun er..! Apa yang sedang kalian berdua lakukan disana?" Raja Wang Zoe yang penasaran lalu mendatangi kedua putranya tersebut.


"Ayahanda." Panghil Wang Lan dengan memberi hormat pada ayahnya.


"Apa yang terjadi? Dan siapa gadis yang kau gandeng itu Lan er?"


"Maaf ayahanda, dia adalah putri dari raja Tang San bernama Niu Tang dan itu kakaknya Tang He." Wang Lan menjelaskan siapa yang digandengnya serta yang ada dibelakangnya tersebut.


"Oh rupanya anak dari raja Tang San, kalau begitu ajak mereka masuk Lan er." Raja Wang Zoe justru memerintahkan pada Wang Lan agar mengajak Tang He dan Niu Tang masuk kedalam istana.


Wang Lan sejenak melirik kearah kakaknya Wang Yun yang terlihat sangat kesal, sebab selalu saja raja Wang Zoe lebih memperhatikan adiknya itu.


"Selalu saja Lan er." Wang Yun menggenggam erat kedua tangannya, seolah tak terima akan keperpihakan ayahandanya. "Dan untuk kalian berdua, tunggu saja akan aku pastikan kalian menyesali semua perbuatan kalian padaku."


Tang He yang dahulu bersifat sama sombongnya, justru kali ini dirinya tak menyangka akan merasakan kesombongan orang lain.


Kali ini kesombongan yang dahulu melekat pada dirinya seolah langsung menghilang saat berhadapan dengan Wang Yun.


Ketika didalam istana Wang Lan senang bisa bertemu kembali pada teman masa kecilnya itu, namun Niu Tang sampai detik ini masih saja terlihat jengkel lantaran saat di gerbang istana bertemu dengan Wang Yun.


Memang dari dulu sifat Wang Yun tak pernah ramah pada anak-anak raja Tang San, bahkan dengan raja Tang San pun Wang Yun selalu menghindar saat disuruh untuk menemuinya.


.....

__ADS_1


__ADS_2