
"2500." Seseorang diruang VIP nomer 2 membalas menaikkan harga lebih tinggi dari ruang VIP nomer 3.
"Hahaha.. Aku kira siapa? Ternyata tuan muda dari keluarga Jiang." Seseorang diruang VIP nomer 2 ternyata dari keluarga Jiang, yang bernama Jiang Nan.
"Kenapa? Apakah kau masih sanggup menyainginya?" Jiang Nan nampak sangat berambisi ingin memliki pil sumsum tulang tersebut.
"3000.." Memang hanya keluarga Jiang saja yang bisa menawar dengan harga tinggi!" Tuan muda di ruang VIP nomer 3 ternyata dari keluarga Tai bernama Jun Tai tak terima disaingi.
"4000." Kembali Jiang Nan menaikkan tawarannya.
"Haha.. Memangnya aku takut! 5000." Jun Tai menyaingi kembali tawaran dari Jiang Nan.
Melihat kedua tamu VIP saling merebutkan pil sumsum tulang, Walikota Tian Long merasa tak mungkin untuk bisa bersaing dengan mereka.
Yin Feng yang melihat kearah Walikota Tian Long mendadak merasa kasihan, namun baginya tak mungkin langsung mendatangi kearah Walikota Tian Long, dikhawatirkan penyamarannya akan diketahui.
Akhirnya persaingan pil sumsum tulang dimenangkan oleh keluarga dari Tai, yaitu Jun Tai dengan harga akhir 10.000 koin emas.
Setelah pil sumsum tulang dilelangkan kemudian pelelangan selanjutnya yaitu pil Embun Es.
Suasana pun kembali memanas dengan saling menaikkan harga, bukan hanya tuan muda keluarga Jiang dan tuan muda keluarga Tai saja yang memanas.
Tuan muda di ruang VIP nomer 1 dan 4 keduanya ikut merebutkan pil Embun Es tersebut.
"Mohon semuanya mengerti! Jika pil Embun Es ini sudah tuan muda pesan dengan harga 2000 koin emas."
Tuan muda di ruangan VIP nomer 1 langsung mengajukkan peringatan pada setiap siapa saja yang ingin ikut serta dalam perebutan pil Embun Es.
"Hahaha.. Hanya bermodalkan 2000 koin emas kau sudah berani mengatur kami! Justru pil itu sudah dipesan tuan muda ini dengan harga 3000 koin emas."
Tuan muda di ruang VIP nomer 4 tak terima dengan tuan muda di ruang VIP nomer 1, yang terlalu mengatur.
"Kau..! 4000." Tuan muda di ruang VIP nomer 1 ternyata dari keluarga Hu yang bernama Hu Liang.
"5000. Apakah kau masih sanggup?"
__ADS_1
Mata tuan muda Hu Liang memandang tajam kearah tuan muda di ruang VIP nomer 4. "10.000."
"Jika tuan muda Hu Liang sangat menginginkan pil tersebut, maka saya akan mengalah untuknya."
Nampak tuan muda di ruang VIP nomer 4 yang ternyata dari keluarga Mio bernama Mio Jie hanya mempermainkan tuan muda Hu Liang saja.
"Lihat saja kau Mio Jie! Akan aku balas perbuatanmu ini." Hu Liang nampak sangat kesal, bila saja tidak karena mendesak dirinya tidak akan mau menawar setinggi itu.
Dikabarkan bahwa adik dari Hu Liang yang bernama Hu Lilin, mengalami kelemahan pada titik merdiannya dan juga mengalami penyumbatan pada aliran darah, sehingga dia ditugaskan untuk bisa mendapatkan pil Embun Es.
"Ketua Lili.. Siapakah orang di ruang VIP nomer 1 itu? Sepertinya dia sangat membutuhkan sekali pil Embun Es."
Yin Feng yang penasaran akan kegigihan tuan muda Hu Liang dalam merebutkan pil Embun Es.
"Dia bernama Hu Liang dari keluarga Hu, dikabarkan bahwa adiknya yang bernama Hu Lilin mengalami penyumbatan aliran darah serta titik merdian yang sangat lemah."
"Hemm.. Sepertinya idak ada salahnya jika aku menjalin hubungan juga dengan keluarga Hu ini."
Yin Feng ingin berusaha saat nanti selesai pelelangan dia akan mencoba menjalin hubungan baik dengan keluarga Hu.
Pelelangan terus dilakukan hingga pada detik-detik terakhir, barang yang akan dilelang ternyata sangat dinanti-nantikan oleh semuanya.
Seorang pelayan masuk dengan membawa sesuatu ditangannya dengan dititupi kain berwarna merah, saat kain merah dibuka semua yang melihat sangat terkejut bingung.
"Apa-apaan ini? Aku kira item terakhir adalah sesuatu yang spesial, ternyata hanya sebuah kunci." Jun Tai yang tidak tahu kegunaan kunci tersebut langsung menghujatnya.
"Tenang dulu tuan muda Tai, kunci ini bukan sembarang kunci silahkan kalian semua lihat." Xue Yu memperlihatkan kepada suamnya bahwa didalam kunci tersebut, ada sebuah segel kuno yang menandakan bahwa kunci itu tidak sembarang kunci.
"Kami keluarga Xue tidak mampu untuk memecahkan segel didalamnya, konon kunci ini adalah kunci rahasia di zaman kuno untuk membuka ruang penyimpanan harta."
Semua yang hadir teringat bahwa ada pristiwa dimana nanti setelah terjadi badai angin panas yang melanda dataran barat, akan ada sebuah fenomena langka yaitu terbukanya pintu dimensi ke zaman kuno.
Dan meraka akhirnya beransumsi bahwa kunci itu ada kaitannya pada gudang harta di zaman kuno tersebut, oleh sebab itu semuanya langsung berlomba-lomba menaikkan tawaran mereka.
Padahal tawaran pertama dibuka dari harga 10.000 koin emas, hingga saat ini harga tawaran sudah melambung tinggi hingga harga 50.000 koin emas.
__ADS_1
Penawaran dengan harga 50.000 koin emas ternyata dari tuan muda Mio Jie. "Haha.. Saya harap kalian menyerah saja."
"100.000."
Dengan tiba-tiba ada seseorang menawar dengan harga lebih tinggi lagi.
"Siapa yang berani bersaing dengan tuan muda ini!" Mio Jie nampak geram dan kesal ada yang melebihi dari tawarannya.
"200.000."
Kembali tuan muda Mio Jie menaikkan harga tawarannya pada item terakhir.
"500.000."
"Setan! Siapa sebenarnya tamu di ruang VIP nomer 5 tersebut yang bersama dengan Xue Lili!"
"Apakah master Feng sangat tertarik dengan kunci tersebut?" Xue Lili yang penasaran kepada Yin Feng kenapa mau menawar dengan harga tinggi.
"Aku hanya merasa ada sesuatu yang sangat istemewa didalam kunci tersebut, sebab itu aku menginginkannya."
"Jika memang master Feng menginginkan kunci itu, saya bisa memberikannya sebagai hadiah."
"Ah tidak perlu ketua Lili, aku tidak ingin merepotkan biar aku mendapatkannya sendiri."
"1.000.000."
Tidak disangka ternyata tuan muda Mio Jie sangat tertarik dengan kunci kuno tersebut, dirinya sepertinya sedikit mengetahui tentang masalah segel.
Pandangan Mio Jie tajam kearah Yin Feng dengan tatapan penuh peringatan, supaya Yin Feng tidak bertindak lebih jauh lagi.
"Hemm.. 1.100.000." Yin Feng tak mempedulikan tatapan tajam Mio Jie padanya.
Ketukan pertama,kedua dan ketiga tidak ada lagi yang mengajukan penawaran, akhirnya item terakhir dimenangkan oleh Yin Feng.
"Selamat kepada master Feng karena berhasil memenangkan kunci kuno." Xue Yu memberi hormat dengan menundukkan badannya kearah Yin Feng.
__ADS_1
"Master Feng?? Jadi pemuda yang disamping ketua Lili adalah master Feng, yang baru-baru ini telah diakui sebagai alkemis kehormatan rumah lelang Xue! Dengan membuat pil kualitas tingginya."
Mio Jie nampak terkejut saat mengetahui bahwa lawan bersaingnya dalam memperebutkan kunci kuno adalah alkemis kehormatan Feng Yin.