Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Perkelahian 4


__ADS_3

"Kau berbohong Loutan.. Lantas kemanakah muridmu ?" Tanya Wunghan.


"Ketua..., Ijinkan diriku untuk mencarinya karena muridnya telah menyerang muridku,


Aku khawatir dengan bayi yang di bawa bersamanya." Ucap Liuking.


Dengan segera Liuking pergi untuk mencari muridnya itu.


***


Di dalam hutan Mingyin yang di bawa Dongmen kemudian di lepaskan.


"Sekarang sudah jauh dari perguruan, saatnya kau menerima akhir dari hidupmu." Ucap Dongmen.


Ketika Dongmen hendak mengeluarkan sebuah jurus tiba-tiba dia merasakan terpental jauh ke atas, karena dari tanah muncul sebuah tiang yang mangenai dirinya.


"Jangan harap kau bisa melukai istriku Dongmen." Ucap, Fengshui yang segera menghampiri Mingyin dan anaknya.


"Baik jika itu mau kalian."


Seketika Dongmen menghilang dan berada di depan keduanya dengan melancarkan pukulan yang keras tepat di perut Fengshui dan disusul dengan perut mingyin. Keduanya terpental jauh hingga memuntahkan darah.

__ADS_1


"Hahahaha.... lKalian pikir dapat mengalahkanku dengan tingkat kukuatanku yang sekarang."


"Padahal sudah jelas kekuatan kalian hanya di bawahku. "Ucap Dongmen.


"Walaupun kami berdua jauh beberapa tingkat di bawah mu, namun kami tidak akan menyerah kepada pengkhianat sepertimu." Ucap Fengshui dan Mingyin.


"Sekarang terimalah ajal kalian, akan aku perlihatkan sebuah jurus dari kitab milik guru kalian, dan telah aku kuasai ketika di dunia dimensi."


JURUS TAPAK API MEMBAKAR SUKMA


Sambil mengangkat tengannya dan seketika dongmen menghilang dari pandangan keduanya.


Kedua pasangan suami istri ini membuat pertahanan dari masing-masing tangan keduanya yang disatukan membentuk sebuah lingkaran.


Seketika itu muncul cahaya putih membentuk lingkaran menutupi keduanya.


namun percumah saja, karna terpaut cukup jauh kekuatan keduanya dengan dongmen jadi serangan dongmen mengenai telak di dada keduanya hingga mereka terlempar jauh sebelum akhirnya terjatuh, saat itu pula bayi yang di pelukan sang ibu terlepas dan terlempar jauh.


Tak tau dari mana datangnya, tiba-tiba ada seseorang yang secara cepat menangkap sang bayi, lalu menoleh ke arah pasangan suami istri dan mendekatinya.


"Gu... Guru."

__ADS_1


dengan kondisi tubuh penuh dengan luka bakar, pria bertubuh sedikit kekar dan kurang tinggi tidak lain adalah murid dari perguruan Macan Putih FENGSHUI.


Namun na'as istri dari Fengshui bernama MINGYIN karena kondisi tubuh yang sudah lemah tatkala bertukar jurus dengan Dongmen,ketika ia terkena serangan ia pun langsung tak sadarkan diri sebelum akhirnya mati.


"Gu.. Guru aku titipkan anak kami kepada mu semoga kelak ia dapat tumbuh dewasa dan menjadi pendekar yang hebat."Ucap Fengshui.


Tak berselang lama setelah mengatakan itu Fengshui akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.


"Beristirahatlah dengan tenang muridku,


tenang saja aku berjanji kepadamu kelak anak ini akan menjadi pendekar terhebat di dunia ini, dan mampu membanggakan mu."


Kemudian pria yang tidak lain adalah guru dari Fenghui yaitu guru terhebat kedua dari perguruan Macan Putih yang bernama LIUKING, secara cepat ia menghilang dan sudah berada di depan Dongmen seraya berkata :


"Hemm... Tidak buruk buatmu pengkhianat, ternyata kau yang telah mencuri kitab perguruan."


Hahahaha.. Kenapa..? Kau terkejut pak tua !!


jawaban Dongmen yang merasa bangga karena sudah bisa menguasai jurus terhebat Perguruan Macan Putih.


"Hemmm, namun kau kira jurus itu mampu melukaiku, Kau salah jika beranggapan seperti itu, akan aku tunjukan jurus yang lebih hebat dari itu.."

__ADS_1


Liuking mengepalkan tangan, seketika menghilang dan meneriakan sebuah jurus dengan keras.


JURUS PUKULAN SERIBU BAYANGAN


__ADS_2