
Terlihat dua anak sedang berjalan dengan memanggul seekor gorila besar tingkat mutiara hijau.
Ketika keduanya memasuki kota, seluruh mata tertuju pada mereka.
"Feng.. Kenapa mereka terus ngelihatin Kita ya." Ucap Dongmen.
"Entahlah, mungkin karena Kita membawa gorila ini." Ucap Fengshui.
Entah darimana asalnya tiba-tiba ada seorang anak perempuan memanggil Fengshui.
"Kakak..,"
"Darimana saja Kau, dan apa yang Kau bawa itu, Aku dan guru mencarimu dari tadi." Ujar Mingyin.
"Hehehe.. Aku tadi bangun pagi-pagi buru-buru untuk mengajak Dongmen mengambil sebuah misi." Ujar Fengshui.
"Misi !! Kenapa Kakak ajak Dia sih bukannya ajak Aku. Hufffttt Sebel." Ucap, Mingyin yang ngambek.
"Kau tidak boleh begitu Mingyin, Dongmen ini sekarang sudah menjadi sahabatku dan juga sahabatmu." Ucap Fengshui.
"Ahhh.. Dia bukan sahabatku Kakak, Aku tidak pernah mengakui Dia sebagai sahabatku, karena Dia sudah mengintipku ketika sedang berlatih." Ucap Mingyin.
"Kau tidak boleh begitu Mingyin, Dia itu orangnya baik kok."
"Sudah sudah Feng, tidak apa-apa jika Mingyin tidak mau bersahabat denganku."
__ADS_1
Ucap Dongmen.
"Yasudah Mingyin Kau tunggu disini sebentar, Aku dan Dongmen mau menukarkan Gorila dan Mutiara ini ke Asosiasi." Ucap Fengshui.
Fengshui dan Dongmen menuju ke Asosiasi untuk menukarkan hasil misinya.
"Selamat datang Adek Kecil, Kalian sudah berhasil melaksanakan misi pertama ini.
Untuk hadiah dari misi Kalian, apa yang Kalian inginkan." Tanya gadis pelayan.
"Kau menginginkan pil rumput biru kan Men." Ujar Fengshui.
"Ahhh.. Kapan Kau mengetahuinya." Ucap Dongmen yang terkejut.
"Hehehe... Itu tidak penting, yang penting sekarang ambilah hadiah dari misi Kita ini." Ucap Fengshui.
"Iya Dongmen."
"Kalau begitu, baik Kakak Cantik Aku ingin menukarkan ini dengan pil rumput biru." Ujar, Dongmen sedikit genit.
"Baiklah tunggu sebentar ya, adik Kecil."
Gadis pelayan masuk untuk mengambil sebuah pil, tidak lama kemudian Gadis itu keluar dengan satu pil ditangannya.
"Ini Adik kecil pil rumput biru yang kau inginkan." Ucap Gadis pelayan.
__ADS_1
"Kenapa hanya satu pil ?" Tanya Dongmen.
"Kerena Kau menyelesaikan misi perunggu, dengan kata lain jika diuangkan hasil tangkapan kalian itu hanya sepuluh koin emas. Jadi hanya mampu membeli satu pil rumput biru." Ucap, gadis pelayan menjelaskan.
"Hemmm... Jadi seperti itu, jika misal Kami memilih misi perak dan emas berapakah nominal uang yang dapat Kami terima."
Ucap Fengshui.
"Jika Kalian menyelesaikan misi perak Kalian akan mendapatkan lima puluh koin emas dan jika Kalian dapat menyelesaikan misi emas Kalian akan mendapatkan seratus koin emas."
"Hemmm.. Jadi seperti itu, baik besok Kita akan mencoba misi kembali." Ucap Fengshui.
Setelah mereka menerima hadiahnya, mereka segera menemui Mingyin yang menunggu diluar.
"Lama sekali sih Kak, lantas apa hadiah yang Kakak dapatkan dari misi itu." Tanya Mingyin.
"Kami mendapatkan sepuluh koin emas yang Kami tukarkan dengan pil rumput biru, dan Aku menyerahkan pil itu untuk Dongmen." Jawab Fengshui.
"Apaaaa ?? Kau serahkan pil itu untuknya Kak. Apakah Kau yakin ?"
Dongmen yang secara diam-diam memperhatikan Mingyin, ingin sekali dapat ngobrol dengannya. Namun karena sifat acuhnya Mingyin membuat Dongmen hanya bisa membatin dalam hati.
"Andaikan Aku bisa menjadi teman dekatmu Mingyin pasti Aku sangat bahagia." Batin Dongmen.
Author harap teman-teman semua dapat terhibur dengan alur ceritanya.
__ADS_1
Mohon di maklumi bila masih banyak kekurangan.