
Gorila yang telah sedari tadi mengamati keduanya akhirnya mengaum dan mengepalkan tangannya sambil memukul-mukul dadanya dengan keras.
Graaaauuuurrrrr......
"Oohh...Ternyata Kau diam-diam telah mengawasi kami ya." Ucap Dongmen
"Ayo maju sini."
Sang gorila pun langsung melompat dari atas pohon dan menyerang dengan menyatukan kedua tangannya.
Jeddduaaaarrrrrr.......
Begitu dahsyat hantaman sang gorila, namun Dongmen berhasil menghindar.
"Hemmm... Lumayan. Hampir saja mengenaiku."
Namun Dongmen salah memprediksi, ketika ia menghindari serangan dari Gorila, dengan cepat Gorila kembali menyerang tanpa Dongmen sadari.
Jeduaaakkkk....
Tinju gorila tidak bisa Dongmen hindari dengan sempurna, hingga mengenai bahu kirinya.
Dongmen merasakan sakit akibat terkena serangan dari sang Gorila yang membuat tangan kiri hampir patah, berkat pil yang di kasih oleh gurunya sehingga tulang Dongmen tidak mengalami cidera yang cukup serius.
"Aku terlalu meremehkan nya. Namun ini saatnya aku mencoba jurus yang sudah guru ajarkan kepadaku." Gumam Dongmen
Seketika Dongmen melompat tinggi keatas menyatukan kedua kakinya dan bersiap untuk mengeluarkan sebuah jurus.
JURUS TENDANGAN HALILINTAR
__ADS_1
Sontak dari kedua kaki dongmen mengeluarkan percikan kilat yang menyambar-nyambar.
Jeddduaaaarrrrr......
Serangan Dongmen berhasil mengenai kepala gorila hingga sang gorila terpental jauh ke belakang sampai memuntahkan darah.
Kembali gorila mengaum.
Graauuuurrrr.....
Walaupun tendangan Dongmen berhasil membuat gorila memuntahkan darah, namun justru sang gorila semakain marah.
Gorila berlari menghampiri Dongmen dengan mengepalkan tangan nya bersiap untuk menyerang.
Namun ketika gorila itu hendak menyerang Dongmen, Fengshui dengan cepat mengeluarkan sebuah jurusnya.
Seketika gorila itu merasakan sakit di sekujur tubuh, karena sebuah jurus dari Fengshui yang mengakibatkan tanah membentuk tiang-tiang tajam dan menusuk tubuhnya.
Membuat Gorila Iblis itu tidak bisa bergerak, karena masih tertancap di tiang dari tanah. Hanya suara desahan kecil akibat menahan sakit.
Namun setelah Fengshui melepaskan tiang tanahnya yang menancap tubuh gorila.
Tiba-tiba gorila itu menyerang mereka berdua.
Grouuuurrrrr.....
Jeduakkkk.....
Pukulan gorila tepat mengenai Dongmen duluan kemudian Fengshui, hingga mereka terpental jauh. Dongmen yang terkena serangan pertama membuat tulangnya retak.
__ADS_1
"Ukhuuk... Ukhuuuk.. Kurang ajar gorila ini.
Aku harus segera mungkin mengakhiri pertempuran ini."
"Sekaranglah saatnya menggunakan jurus itu kembali." Gumam Dongmen
Dongmen mengambil sebuah pil didalam saku celananya, yang membuat tulangnya pulih kembali.
Seketika Dongmen melompat tinggi ke atas dan merapatkan kakinya, Dongmen merasakan kekuatan jurus yang akan ia gunakan ini berbeda dari sebelumnya.
Percikan kilat dari kaki Dongmen kali ini lebih terlihat terang berwarna putih kental dan menyambar-nyambar. Dongmen meneriakkan sebuah jurus dengan keras.
JURUS TENDANGAN HALILINTAR
Tendangan Dongmen telak mengenai wajah gorila hingga terdengar suara tulang yang hancur, membuat gorila terpental jauh dan terjatuh di tanah.
Dongmen mendekati gorila tersebut.
Ketika dia ingin mengambil Mutiara Hijau yang ada di kepalanya, tiba-tiba saja tangan Dongmen di genggam oleh Gorila itu dengan sisa-sisa tenaganya.
Namun seketika Fengshui muncul dan tanpa pikir panjang menghadiahi tinjuan dengan tangan kanannya berkali-kali hingga genggaman tangan gorila terlepas dari tangan Dongmen, dan membuat sang gorila menghembuskan nafas terakhirnya.
"Ughhh... Sungguh sangat merepotkan Gorila ini." Ucap keduanya.
Segera mungkin Dongmen dan Fengshui mengambil mutiara hijau dan membawa tubuh gorila itu lalu pergi.
Sebelum nanti datang lebih banyak kawanan gorila lebih kuat dari yang sudah Mereka berdua kalahkan.
Semoga anda semua menyukai alur ceritanya ya...
__ADS_1