
Setelah wasit Xinhai mengumumkan bahwa pertarungan selanjutnya adalah Zouming melawan Yinfeng, Zouming menaiki Arena dengan sangat geram.
Sempat Zouming menemui adiknya di ruang perawatan dan dia mendapati Sounkin juga sedang berada disana, sebenarnya Yinfeng tidak melukai Zieming sedikit pun.
Namun karena Zieming mengalami gangguan mental karena terkejut menyaksikan Yinfeng keluar dari Pusaran Api yang membawa Api kecil namun lama-kelamaan menjadi seukuran bola basket.
Membuat Zouming ingin menuntut balas atas perlakuan Yinfeng, ketika Zouming ingin pergi dirinya di tahan oleh Sounkin dan Pamannya Kinluo.
"Aku berharap kau dapat membalaskan kekalahanku juga Zouming." Ucap Sounkin.
Namun ternyata Zouming lebih pintar memanfaatkan situasi dengan pura-pura meolak secara halus.
"Maaf Aku tidak ada urusan dengan kekalahanmu, lagian juga apa untungnya buatku membalaskan kekalahanmu."
"Hemm.., kau memang cerdas bocah." Ucap guru Kinluo, dengan segera dirinya mengambil sebuah pil dan senjata pusaka berbentuk dua pisau kecil yang terukir di badan pisau lambang ular.
"Apa maksudnya dengan ini." Ucap, Zouming yang pura-pura tidak mengerti.
"Kau ini pura-pura atau memang tidak mengerti sih." Bentak Sounkin.
"Hehe, sabar.., sabar.., Aku hanya berpura-pura." Ucap Zouming.
"Baik Pil ini akan meningkatkan kekuatanmu hingga setara dengan tingkat Langit tahap awal, dan untuk Pusaka dua pisau ini adalah Pusaka yang sebenarnya Aku siapkan buat Sounkin namun...,"
__ADS_1
"Namun kenapa ?" Tanya Zouming
"Namun karena Sounkin belum siap dengan kekuatannya yang masih berada pada tingakat Raja tahap menengah walaupun Aku beri Pil penambah kekuatan tetap saja dia hanya akan berada di tingakat Raja tahap Akhir."
"Jadi Aku percayakan Pusaka ini padamu karena berkat bantuan Pil penambah kekuatan kau dapat menembus tingkat Langit, pasti kau mampu menggunakan senjata ini." Ucap guru Kinluo menimpali.
"Baik akan Aku balaskan kekalanmu juga." Ucap Zouming.
Sebelum Zouming menaiki Arena dia sempat menelan Pil penambah kekuatan dan dirinya merasakan akan kekuatan yang meningkat pesat dari dalam tubuhnya, terasa lebih di bandingkan dengan sebelumnya.
Sedangkan Pusaka dua pisau kecil telah dia sembunyikan di belakang celananya, Zouming yang sudah di atas Arena mulai memberikan hormat pada Ketua Perguruan.
Yinfeng yang baru menaiki Arena segera menyusul Zouming dengan memberi hormat kepada Ketua Perguruan.
Doooooong....
Zouming yang sudah geram segera maju menyerang Yinfeng dengan sebuah pukulan, Yinfeng membalas pukulan Zouming hanya dengan menghindarinya.
Dengan terus-terusan Zouming melesatkan sebuah pukulan ke badan Yinfeng, namun tetap saja Yinfeng hanya menghindari setiap pukulan Zouming.
Zouming yang makin jengkel karena serangannya tidak dapat mengenai Yinfeng kemudian dia menambah kecepatan serangan pada pukulannya.
Yinfeng yang merasakan kekuatan pukulan Zouming meningkat, segera membalas dengan sebuah pukulan. Kedua pukulan pun saling beradu hingga menimbulkan suara yang cukup keras.
__ADS_1
Setelah beradu beberapa pukulan barulah keduanya merasa sangat kelelahan hingga saling berhenti dan mundur untuk memulihkan kekuatan masing-masing.
"Hemm, sepertinya kekuatan Zouming lebih kuat dari sebelumnya." Gumam Yinfeng.
Ketua Perguruan yang merasakan tingkat kekuatan Zouming dapat meningkat pesat dalam beberapa jam membuatnya terheran-heran.
"Sepertinya anak ini sudah menggunakan Pil penambah kekuatan." Gumam Ketua Wunghan.
Guru Liuking pun merasa demikian dengan menanyakan kepada Ketua Perguruan perihal tersebut.
"Ketua.., mengapa kekuatan anak ini dapat meningkat pesat hanya dengan beberapa jam saja." Tanya guru Liuking.
"Anak ini sudah mengkonsumsi Pil penambah kekuatan, namun Aku heran anak ini mendapatkannya dari mana..," Ucap Ketua Wunghan.
Sedangkan di sudut sebuah tempat Sounkin dan guru Kinluo tengah tersenyum-senyum menyaksikan pertempuran antara Zouming dan Yinfeng.
Di Arena Zouming yang sudah memulihkan kekuatannya segera melesat maju kembali menyerang Yinfeng yang tengah terdiam.
Tatkala sebuah pukulan hendak mengenai dada Yinfeng, dia pun secara cepat menahan pukulan Zouming dengan tangan kirinya, dan segera membalas pukulan yang mengenai perut Zouming.
Zouming yang terkena pukulan Yinfeng terpental kebelakang dan sempat memuntahkan sedikit darah, dengan mengusap darah yang menempel di mulut Zouming segera meningkatkan kekuatannya.
Heyaaaaaaaa....
__ADS_1
Sebuah teriakan keras yang di barengi dengan munculnya cahaya sedikit hitam muncul menyelimuti tubuh Zouming.
Semua mata yang memandang dibuat heran dan terkejut akan perubahan Zouming yang begitu mengerikan, seperti terselimuti aura kegelapan yang terlihat lebih ganas.