
Keesokan harinya ternyata Yin Feng dan Qin Xua hendak memberitahukan pada Walikota Tian Long, bahwasannya mereka berdua telah sepakat untuk membuka kembali rumah panti.
Walikota Tian Long merasa senang atas kepudulian keduanya, sehingga Walikota Tian Long pun menyetujuinya.
Akhirnya Walikota Tian Long, paman Dou Han, Yin Feng dan Qin Xua berencana untuk mengunjungi para anak-anak yatim maupun anak-anak jalanan yang tanpa orang tua dan mengajak mereka untuk bergabung dalam rumah panti.
Kurang lebih ada sepuluh anak yang direkrut untuk hari pertama dan setelah itu mereka diajak untuk melihat rumah panti terlebih dahulu.
Namun disaat mereka semuanya memasuki gerbang rumah panti, sontak mereka terkejut saat mendapati ada dua sosok anak laki dan perempuan yang sedang menyapu halaman.
Karena posisi kedua anak itu membelakangi semuanya oleh sebab itu tidak ada yang faham siap kedua anak tersebut.
"Bukankah kemarin tidak ada satupun anak yang selamat! Ataukah mungkin mereka." Yin Feng yang pertama kali curiga saat melihat sosok kedua anak tersebut.
"Heiun..! Heiuni..!" Panggil Yin Feng memastikan apakah memang kedua anak tersebut adalah Heiun dan Heiuni.
"Seperti ada yang memanggil kita! Dan dari suaranya seolah tidak asing." Heiun dan Heiuni merasa pernah mendengar suara yang memanggilnya.
Keduanya menoleh secara bersamaan, alangkah terkejutnya mereka berdua ternyata yang memanggilnya adalah Yin Feng.
"Kak Yin Feng..!" Panggil keduanya serempak langsung meletakkan sapu mereka dan kemudian berlari kearah Yin Feng.
Tanpa malu lagi keduanya langsung memeluk Yin Feng. "Aku kira tidak akan bisa lagi bertemu dengan kak Yin Feng." Heiuni yang tak kuat lagi, air matanya pun langsung keluar membasahi pipi.
"Kak, saat kami mendengar kabar bahwa di dataran selatan terutama di tempat dimana turnamen berlangsung telah terjadi pertumpahan darah, kami sangat khawatir bila akan terjadi sesuatu dengan kalian." Heiun menceritakan perihal kekhawatirannya dengan Yin Feng.
"Justru malah sebaliknya, kakak dan yang lainnya sangat khawatir tentang kalian berdua, sebab saat kakak mencari ke penjuru rumah panti tak menemukan keberadaan kalian berdua."
"Ceritanya panjang kak, yang jelas saat itu.. " Heiun kemudian menceritakan perihal yang terjadi padanya dan adiknya.
Cukup panjang Heiun menceritakan kronologi kejadian yang dialami para penghuni rumah panti serta yang dialamai mereka berdua, sampai pada suatu ketika saat mereka tak kuat lagi dan terbaring pingsan didalam hutan.
Tiba-tiba saat membuka mata Heiun terkejut ternyata dirinya sudah berada disebuah ruangan yang tidak dikenalinya, dan yang lebih mengejutkannya saat Heiun mendapati orang yang telah menolongnya adalah Lou Rin.
"Iya kak aku pun diselamatkan oleh kak Ning er." Heiuni kemudian langsung menyambung ucapan dari kakaknya itu.
"Apa!! Lou Rin dan Ning er yang telah menyelamatkanmu! Lalu dimanakah mereka sekarang?" Yin Feng yang teramat sangat terkejut saat Heiun dan Heiuni mengatakan bahwa penolong mereka adalah Lou Rin dan Xio Ning er.
"Tadi sih mereka ada didalam sana." Heiuni mengatakan pada Yin Feng sambil mengarahkan jarinya kesebuah ruangan.
Yin Feng mencoba bergegas menemui Lou Rin dan Xio Ning er, akan tetapi saat Yin Feng menuju ruangan yang ditunjukkan Heiuni dirinya tak mendapati seorang pun disana. "Kenapa mereka berdua tidak ada disini? Apa mungkin Heiuni berbohong?"
Saat Yin Feng tengah dalam keadaan bimbang tiba-tiba kedua pundaknya ditepuk seseorang. "Yin Feng..! Panggil Lou Rin dan Xuo Ning er bersamaan.
__ADS_1
Yin Feng menoleh kearah sumber suara tersebut. "Lou Rin..! Ning er..! Apa benar itu kalian berdua?" Yin Feng masih tak menyangka akan bisa bertemu kembali kepada keduanya.
"Iya ini kami." Lou Rin menjawab keraguan Yin Feng.
Ingin hati memeluk keduanya bersamaan, akan tetapi dirinya malu dengan yang lainnya terutama dengan Qin Xua. Jadi suasana seakan menjadi canggung, dan Yin Feng pun hanya dapat tersenyum tak jelas.
"Oiya, bagaimana ceritanya kalian berdua bisa sampai disini?" Yin Feng yang heran kemudian menanyakannya langsung pada Lou Rin dan Xio Ning er.
"Itu ceritanya panjang, tidak akan cukup bila kita membicarakannya disini, sebaiknya nanti kita bisa membicarakannya lagi." Lou Rin menjelaskan bahwa mereka ingin menjelaskan ditempat yang lain.
"Lama tidak bertemu ternyata kalian berdua kini sudah mencapai tingkat langit akhir tahap empat." Ujar Yin Feng yang merasa takjub.
"Itu berkat dirimu juga, kami memutuskan untuk menjadi lebih kuat saat setelah tragedi yang menimpa perguruan Macan Putih." Xio Ning er akhirnya ikut angkat bicara.
"Iya, kami memilih untuk menjadi kuat agar nantinya dapat mendirikan kembali perguruan Macan Putih." Lou Rin menjelaskan keinginannya dan juga keinginan Xio Ning er.
"Aku pun demikian, saat itu aku dan kakek Liu King sempat berencana untuk mendirikan kembali perguruan Macan Putih setelah apa yang pernah kita lalui didalamnya." Yin Feng pun sama-sama menjelaskan keinginannya dan juga guru Liu King.
Qin Xua dari kejauhan terlihat dari raut wajahnya sedikit cemburu, lantaran Yin Feng saat mengobrol dengan Lou Rin dan Xio Ning er dapat leluasa tanpa malu-malu.
Apalagi dirinya yang merasa minder akibat Lou Rin dan Xio Ning er tergolong seperti dari kalangan terpandang, soalnya terlihat dari baju yang dikenakan mereka berdua berbeda dengan apa yang dikenakan Qin Xua.
Serta jika dilihat dari wajah keduanya memang tidak jauh berbeda cantiknya dengan Qin Xua, akan tetapi pandangan Qin Xua yang merasa minder duluan saat melihat Lou Rin dan Xio Ning er sangat cantik dan anggun.
"Ah tidak apa-apa paman." Qin Xua mencoba menyembunyikan apa yang sedang dialami hatinya.
Walikota Tian Long kemudian berjalan mendekati Yin Feng. "Apakah kalian akan terus mengobrol disini? Dan kau Feng er, kenapa tidak kau perkenalkan mereka kepada kita semua."
"Apa paman lupa dengan mereka? Mereka kan yang dulu sempat ikut turnamen dan juga yang telah membawa Heiun dan Heiuni ke hadapan paman. "
"Oh iya, paman baru ingat, yasudah bagaimana kalau kita bicaranya didalam saja." Walikota Tian Long kemudian mengajak semuanya untuk dapat berbincang-bincang didalam.
Disaat didalam Qin Xua masih saja terlihat diam tanpa banyak kata yang keluar, akhirnya Walikota Tian Long menegur Yin Feng dengan menyenggol bahunya karena memang keduanya duduk berdekatan. "Feng er, apa kau tidak mau memperkenalkan mereka berdua pada Qin er?"
Sontak Yin Feng seperti baru tersadar. "Ahh iya paman aku lupa untuk memperkenalkan mereka." Yin Feng bangkit dari tempat duduknya lalu mengajak Qin Xua untuk diperkenalkan pada Lou Rin dan Xio Ning er.
"Lou Rin.. Ning er.. Perkenalkan dia adalah Qin Xua keponakan dari paman Walikota Tian Long."
"Hay.. Namaku Lou Rin aku satu perguruan dengan Yin Feng." Lou Rin yang pertama kali memperkenalkan dirinya.
"Kalau aku Ning er, senang bisa berkenalan denganmu."
Yang awalnya Qin Xua masih merasa malu akan tetapi saat Lou Rin dan Xio Ning er mempersilahkan Qin Xua untuk duduk didekat mereka berdua, barulah Qin Xua mulai sedikit terlihat senyumannya.
__ADS_1
Setelah suasana tidak lagi ada kecanggungan barulah Walikota Tian Long memaparkan apa yang sudah jadi keinginan Yin Feng dan juga Qin Xua, yaitu mendirikan kembali rumah panti.
Nampak Lou Rin dan Xio Ning er sangat setuju dan antusias bila rumah panti didirikan kembali.
Akan tetapi tiba-tiba terlintas dalam otak Yin Feng karena merasa dia kini tidak sendiri, sebuah ide bahwa dalam fikirannya ingin mengubah rumah panti menjadi perguruan.
"Paman bolehkah saya mengeluarkan apa yang menjadi beban dalam fikiranku ini?" Yin Feng mencoba meminta izin terlebih dahulu pada Walikota Tian Long, takutnya nanti Walikota Tian Long akan keberatan.
"Silahkan saja Feng er." Walikota Tian Long mempersilahkan Yin Feng untuk menceritakan apa yang sudah menjadi beban fikirannya.
"Bagaimana jika rumah panti ini dijadikan sebagai perguruan saja." Yin Feng berkata dengan penuh kehati-hatian, takut bila itu menyinggung perasaan Walikota Tian Long.
Cukup lama Walikota Tian Long terdiam, dan semuanya pun ikut diam Lou Rin dan Xio Ning er hanya bisa menatap tajam kearah Yin Feng, mereka berdua tak menyangka bila Yin Feng memiliki pemikiran seperti itu.
"ide itu boleh juga, supaya kedepannya dari rumah panti ini, ah bukan dari perguruan ini bisa menghasilkan pendekar-pendekar hebat. Kalau begitu aku setujui apa yang jadi keinginanmu itu Feng er."
Tak menyangka bila Walikota Tian Long akan menyetujui apa yang sudah menjadi keinginan Yin Feng tersebut, mereka semua pun tertawa bahagia.
"Jika seperti itu aku serahkan tugas ini padamu Feng er." Walikota Tian Long memasrahkan rumah panti yang nantinya akan menjadi perguruan itu pada Yin Feng.
"Mengingat tingkat kekuatanku masih jauh dari paman Long, bagaimana jika paman Long yang menjadi ketuanya." Yin Feng mencoba membujuk Walikota Tian Long untuk bersedia menjadi ketua perguruan.
"Tidak bisa Feng er, tugasku sudah terlalu banyak bagaimana jika paman Dou Han saja." Walikota Tian Long lalu mengajukan paman Dou Han yang menggantikannya.
"Ah itu kurang pantas tuan, aku hanyalah seorang pelayan lebih baik bila Feng er saja yang menjadi ketuanya." Paman Dou Han merasa keberatan bila dijadikan sebagai ketua perguruan.
"Kalau begitu sudah diputuskan jika Feng er yang akan menjadi ketua perguruan, bagaimana menurut kalian?" Walikota Tian Long meminta pendapat yang lainnya.
"Kami setuju." Semuanya berkata serentak menyetujui bila Yin Feng yang akan menjadi ketua perguruan.
"Baiklah, aku akan sekuat tenaga mengemban tugas ini, dan untuk paman Long serta paman Dou Han akan aku jadikan sebagai penasihat, sebab jelas Feng er akan masih membutuhkan masukan kalian berdua."
"Untuk nama perguruan boleh saja kau ambil dari nama perguruanmu yang dulu." Walikota Tian Long tidak hanya mengizinkan mengubah rumah panti menjadi perguruan, melainkan juga menjadikannya perguruan yang sama dengan perguruan Macan Putih.
Akhirnya sudah diputuskan bila rumah panti akan dijadikan sebagai perguruan dengan nama perguruan Macan Putih.
........
Author minta maaf untuk para pembaca semuanya bila updetnya hanya bisa 2 hari sekali.
Dan untuk para pembaca semuanya Author harap tidak ada yang keberatan, sambil menunggu updet kalian bisa membaca novel-novel yang lain.
Terimaksih...
__ADS_1