
Yin Feng terpaksa berbohong tentang Lourin dan Ning'er kepada Heiuni, sebenarnya dirinya tidak ingin membohongi Heiuni namun karena Yin Feng takut akan membuat Heiuni kecewa dan sedih.
Oleh sebab itu Yin Feng tidak menceritakan kejadian yang dialami oleh Lourin dan Ning'er, walaupun sebenarnya Yin Feng sendiri sampai sekarang masih terbayang-bayang akan keberadaan keduanya.
Saat Yin Feng meninggalkan keduanya didalam hutan untuk menyusul guru Liuking, sejak itulah dirinya tidak pernah bertemu lagi dengan Lourin dan Ning'er.
Dalam lubuk hati yang terdalam sebenarnya Yin Feng sangat merindukan kehadiran keduanya, saat-saat dimana keduanya sangat menghibur dan selalu ada disaat Yin Feng membutuhkan bantuan.
Yin Feng telah berjanji di dalam hatinya bahwa setelah urusannya selesai, dirinya akan mencari keberadaan Lourin dan Ning'er, agar keduanya berkenan membantu mendirikan kembali perguruan Macan Putih.
Sesaat setelah Walikota Tian Long memanggil Heiun dan Heiuni ke atas arena, barulah Walikota Tian Long memberitahukan bahwa latih tanding kali ini Heiun akan mencoba berhadapan dengan Yin Feng.
Sontak Heiun sangat terkejut akan apa yang didengarnya barusan, namun Yin Feng cepat menangkap dari raut wajah Heiun yang sangat kaget serta tidak percaya.
"Apa aku sanggup jika harus berhadapan dengan kakak Yin Feng." Gumam Heiun.
"Tenang Heiun.. Aku hanya ingin melatih kemampuanmu, aku dengar dirimu telah membangkitkan dua elemen yang terpendam." Ucap, Yin Feng yang melihat keraguan dari wajah Heiun.
"Tapi aku belum siap jika harus berhadapan denganmu kak." Ucap Heiun.
"Didalam arena pertarungan tidak ada namanya belum siap, bagaimana pun caranya kamu harus berusaha terlebih dahulu dan yakin akan kemampuan pada dirimu sendiri." Kata Yin Feng.
"Tapi kak..."
"Sudahlah aku tidak akan mungkin menyakitimu, aku hanya ingin melihat sampai manakah kemampuanmu mengendalikan dua elemen tersebut." Ujar, Yin Feng yang memotong perkataan Heiun saat dirinya belum sampai selesai berucap.
"Baiklah kak, aku akan berusaha semaksimal mungkin dan akan aku kerahkan seluruh kemampuanku."
"Bagus.. Kalau begitu persiapkan dirimu nak." Ujar, Walikota Tian Long yang menepuk-nepuk pundak Heiun karena bangga atas jawaban yang diucapkannya.
Keduanya pun dipersilahkan untuk berdiri disudut arena, baik antara Yin Feng maupun Heiun.
"Akan aku buktikan bahwa aku sanggup menandingi kemampunmu kak." Gumam Heiun dalam hati.
__ADS_1
Latih tanding kali ini karena sepesial ternyata langsung dipimpin oleh Walikota Tian Long sebagai wasitnya.
"Baik aku sendiri yang akan menjadi wasitnya, untuk kedua petarung silahkan ambil posisi siap." Kata Walikota Tian Long.
Saat kedua petarung baik itu Yin Feng maupun Heiun sudah mengambil posisi siap, barulah Walikota Tian Long memberikan aba-aba bahwa pertarungan dimulai.
Terlihat Heiun sangat bersemangat dengan secara langsung mengeluarkan elemen tanahnya, dengan kedua tangan diangkatnya keatas seketika muncul beberapa balok-balok dari tanah.
Yin Feng yang menyaksikannya sempat tersenyum bangga atas kemampuan Heiun mengendalikan elemen tanahnya, walupun masih jauh jika dibandingkan dengan Yin Feng.
Balok-balok tanah yang dikeluarkan Heiun dengan panjang dua meter diterbangkannya keatas, saat semua balok itu telah terbang keatas barulah Heiun menjatuhkan satu persatu balok tanah tersebut.
Tiga balok tanah meluncur dengan sangat cepatnya dari atas hendak mengenai Yin Feng, namun dengan santainya Yin Feng membalas serangan balok tanah Heiun dengan elemen yang sama.
Namun dengan bentuk yang berbeda, Yin Feng membentuk tanah sebagai perisai pelindung dari hantaman balok-balok milik Heiun.
Duaaarrr... Duaaarrr... Duaaarrr...
Tiga balok tak berhasil menembus prisai pertahanan tanah milik Yin Feng, kemudian Heiun menjatuhkan kembali balok-balok tanah tersebut dengan jumlah yang sedikit berbeda.
Dengan membentuk tanah menjadi bola-bola berukuran sedang Yin Feng lemparkan bola-bola itu tepat mengenai masing-masing balok yang diluncurkan oleh Heiun.
Duaaarrrr... Duarrrr... Duaaarrrr...
Suara ledakan demi ledakan terjadi yang disebabkan oleh balok tanah dan bola tanah bertemu, seluruh murid dan guru panti asuhan sangat-sangat terpana melihat aksi yang ditunjukan oleh Yin Feng.
"Penguasaan anak ini (Heiun) menggunakan elemen tanah cukup hebat, sungguh anak yang berbakat." Gumam guru Liu King.
Menggunakan elemen tanah tidak mempan Heiun kemudian mengganti serangan menggunakan elemen angin, yang ternyata Yin Feng belum menguasai elemen tersebut.
Dengan membentuk tiga pusaran angin Hieun langsung mengarahkan kearah Yin Feng, membuat Yin Feng terkelilingi tiga pusaran angin tersebut.
Yin Feng membenamkan kakinya kelantai arena agar tidak tersedot masuk kedalam pusaran angin, namun ternyata daya serap dari tiga pusaran angin sangatlah kuat.
__ADS_1
"Ternyata kekuatan pusaran ini tidak bisa diremehkan." Gumam Yin Feng.
Dalam sekejap Yin Feng sudah hilang dari pandangan Heiun. "Kemana perginya kakak Yin Feng." Heiun yang kebingungan mencari keberadaan Yin Feng.
Heiun yang melihat Yin Feng tidak ada didepannya mendadak menghentikan tiga pusaran angin tersebut, namun tak pernah ia duga Yin Feng muncul tepat dibelakang dirinya.
Ditepuk pundak Heiun oleh Yin Feng, seketika Heiun langsung jatuh menyentuh lantai arena dengan posisi tengkurap.
Ternyata saat Yin Feng menepuk pundak Heiun ia telah mengeluarkan jurus Medan Gravitasi, yang membuat Heiun tak dapat menggerakkan badannya.
Dengan telapak tangan kanan yang masih terbuka Yin Feng akhirnya menambah daya tarik dari jurus Medan Gravitasinya, yang kini membuat Heiun benar-benar tak sanggup menahan beban dari jurus tersebut.
Sontak Heiun merasakan seluruh tubuhnya kaku tak bisa digerakkan sama sekali, sampai-sampai mau berucap pun ia kesusahan, sudah seluruh tenaga dalamnya telah ia gunakan untuk menahan jurus Medan Gravitasi.
Namun ternyata percumah seluruh tenaga dalamnya terkuras banyak membuat Heiun semakin lemah, Yin Feng yang melihat Heiun sangat lemah segera menghentikan Medan Gravitasinya.
"Sepertinya latih tandingnya cukup sampai disini saja, ini minumlah." Ujar, Yin Feng sambil memberikan Heiun buah anggur hitam untuk memulihkan tenaga dalamnya.
"Terimakasih kak." Ucap, Heiun yang segera memakan buah anggur hitam, sesaat setelah memakannya Heiun merasakan tenaga dalamnya seakan telah terisi penuh.
"Waahh.. Hebat sekali kasiat buah ini kak." Ucap Heiun.
"Iya, itu adalah buah anggur hitam yang mampu dengan cepat memulihkan tenaga dalam kita." Ujar Yin Feng.
Walikota Tian Long segera menghampiri keduanya, dan mengumumkan bahwa latih tanding kali ini cukup sampai disini saja.
"Yin Feng bagaimana pendapatmu setelah beradu tanding dengan Heiun." Ujar Walikota Tian Long.
"Aku sangat senang dan bangga sekali atas prestasi yang telah dia capai, serta penguasaannya terhadap dua elemen sangat-sangat hebat." Ujar Yin Feng.
"Terimakasih kak Yin Feng." Ucap Heiun.
"Waaah kakak Yin Feng hebat sekali." Ucap, Heiuni yang terkesima atas penampilan Yin Feng dengan wajah yang memerah.
__ADS_1
"Heiuni.. Lalu bagaimana dengan penampilanku." Ujar Heiun.
"Kakak Heiun masih kurang hebat dibandingkan dengan kakak Yin Feng." Ucap, Heiuni yang tidak peduli dengan penampilan Heiun.