Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Panggilan Master


__ADS_3

Tanpa ada yang mengetahui Yin Feng dengan cepat memasukan setetes darahnya kedalam tungku.


Hingga beberapa saat kemudian semua peserta yang mengikuti ujian mulai selesai dalam alkimianya.


"Hahaha.. Aku sudah selesai, pil kualitas tinggi! Akhirnya aku bisa membuat pil kualitas tinggi."


Peserta yang sangat bangga akan pencapaiannya itu bernama Yan Cen, akan tetapi tiba-tiba pil buatan Yan Cen tersebut lama-kelamaan memudar warnanya, dari yang awalnya berwarna orange kini berubah menjadi putih pucat.


"Apa yang sebenarnya terjadi??" Yan Cen cukup bingung akan perubahan pil miliknya itu,


"Haha.. Jelas-jelas punyamu itu pil kualitas tinggi palsu, makanya langsung berubah warna. Coba lihatlah punyaku ini."


Peserta yang lain menertawakan akan perubahan warna pil buatan Yan Cen. "Jangan sombong kau Chu Yuan! Pilmu juga pastinya palsu."


Ternyata keduanya sudah saling mengenal, dan ternyata juga keduanya adalah sama-sama peserta yang sudah beberapa kali mengikuti ujian alkemis tingkat master.


Pil yang ditunjukkan oleh Chu Yuan nampak masih berwarna merah muda terang, akan tetapi walaupun warnanya masih terlihat terang namun aroma daril pil buatan Chu Yuan tak tercium sedikit pun.


"Kita buktikan saja pil siap yang akan disetujui oleh ketua Gong." Chu Yuan segera mendekat kearah ketua Xue Gong dan menyerahkan pilnya tersebut. "Bagaimana ketua Gong tentang pilku ini?"


"Dilihat dari warnanya cukup baik, akan tetapi.. Pil ini masih cacat belum bisa dikatakan sempurna."


"Mana mungkin pil ini cacat ketua Gong! Jelas-jelas pil buatanku ini lebih baik dari sebelum-sebelumnya." Chu Yuan nampak tak terima saat ketua Gong menyebutkan pilnya cacat.


"Bila kau tak percaya, silahkan buktikan saja." Ketua Xue Gong menyuruh Chu Yuan untuk meminum pilnya sendiri agar bisa terbukti pil miliknya itu memang cacat.


Chu Yuan menuruti perintah ketua Xue Gong dengan meminum pil buatannya sendiri, setelah beberapa saat tak ada perubahan yang terjadi pada Chu Yuan, akan tetapi tiba-tiba perut Chu Yuan mendadak sakit sampai dirinya terkentut-kentut. Merasa malu dengan segera Chu Yuan pergi meninggalkan tempat ujian.


"Hahaha.. Memang pil buatanmu itu palsu." Yan Cen tertawa senang melihat Chu Yuan terkena dampak dari pil buatannya sendiri.


Yan Cen pun kemudian menyerahkan pilnya juga pada ketua Xue Gong. "Mohon dikoreksi ketua Gong."


"Walaupun pilmu berubah warna namun aroma harum masih tercium, tidak seperti pil milik Chu Yuan tadi."


"Yes.. Berarti pil buatanku ini lolos seleksi ketua." Yan Cen begitu percaya diri mendengar bila ketua Xue Gong memuji pil buatannya, yang lebih baik dari milik Chu Yuan dalam masalah aroma.


"Tidak juga, justru walaupun aromanya tercium akan tetapi ini pun sama saja pil cacat. Jika kau tak percaya minumlah.."


Yan Cen langsung meminum pil buatannya itu, tak ada perubahan yang terjadi setelah dirinya meminum pil tersebut.

__ADS_1


Namun tiba-tiba Yan Cen merasa gatal dan panas pada kulitnya, sampai seluruh tubuh Yan Cen memerah dengan bintik-bintik merah muncul diseluruh tubuhnya. "Ah kenapa ini dengan tubuhku."


"Itulah kenapa aku menyebutnya pil cacat, sekarang cepat pergi dan basuh seluruh tubuhmu dengan air," ujar ketua Xue Gong.


Pil buatan Chu Yuan dan pil buatan Yan Cen sama-sama gagal, sedangkan ada juga peserta yang malang sampai bisa membuat tungku miliknya meledak.


Kini tinggal tersisa dua peserta apakah mereka berdua akan mampu membuat pil kualitas tinggi dengan sempurna, ataukah akan sama dengan yang lainnya yang hanya dapat menghasipkan pil sampah.


Dua peserta tersebut bernama Cun Be dan satunya lagi adalah Feng Yin (Yin Feng), keduanya terlihat masih fokus menstabilkan tungku pembakaran.


Setelah melalui waktu yang cukup lama akhirnya Cun Be lebih dahulu menyelesaikan alkimianya, saat pil miliknya keluar dari tungku aroma harum menyebar keseluruh penjuru tempat. Dan warnanya membuat seluruh tempat terang benderang akibat pil buatan Cun Be.


Semua peserta yang gugur dibuat takjub akan keberhasilan Cun Be dalam mengolah pil kualitas tinggi. "Tak ku sangka Cun Be akhirnya berhasil membuat pil kualitas tinggi."


"Iya, tidak sia-sia kerja kerasnya selama ini sampai dirinya melupakan makan dan tidur hanya untuk keberhasilannya dalam mengolah pil kualitas tinggi ini."


Ada tiga pil buatan Cun Be yang kemudian diserahkan pada ketua Xue Gong. "Mohon koreksinya ketua Gong."


"Aroma dan warnanya sangat sempurna, dan juga pil Embun Es ini sudah terasa seperti es, coba kita buktikan kasiatnya."


Xue Gong memanggil Xue Cang untuk mencoba kasiat dari pil Embun Es buatan Cun Be.


Kasiat akan pil Embun Es ternyata dapat memperbaiki titik merdian atau melancarkan sirkulasi darah yang tersumbat, sehingga seseorang mampu untuk menerobos tingkat selanjutnya.


Dan tingkat kekuatan ketua Xue Cang mendadak langsung menerobos ke tingkat langit tahap 9, yang awalnya terhenti hanya di tingkat langit tahap 8.


"Luar biasa!! Pil ini sudah bisa membuatku menerobos ke tingkat langit tahap 9." Ketua Xue Cang merasa sangat bahagia akan penerobosannya.


"Baik Cun Be, selamat atas keberhasilanmu dan sekarang kau adalah master alkemis."


Ketua Xue Gong memasangkan langsung pakaian serta lencana master alkemis pada Cun Be. "Terimaksih ketua Gong." Cun Be membungkukkan badan tanda memberi hormat pada ketua Xue Gong.


Saat semuanya tengah larut dalam kesengan, mereka lupa bahwa masih ada satu peserta lagi yang sedang melakukan alkimia.


Tiba-tiba tungku Yin Feng meledak dan memancarkan cahaya terang berwarna kuning hingga menembus atap dan langsung menjulang kelangit.


"Apa yang terjadi!" Ketua Xue Cang mendadak terdiam saat menyaksikan fenomena langka yang ternyata berasal dari proses alkimia yang dilakukan Yin Feng.


"Ada apa ini? Kenapa tungku tuan Feng bisa meledak! Apakah itu tandanya dia gagal?" Ketua Xue Gong cukup terkejut saat tungku Yin Feng tiba-tiba meledak.

__ADS_1


"Hahaha.. Membuatku kaget saja, dasar bocah sialan berlagak ingin menjadi master alkemis, tapi malah tungkunya meledak."


Ucapan dari ketua Xue Cang membuat suasana langsung menjadi rame akan tawaan.


Hahahahaha...


"Tapi bila alkimianya gagal, kenapa ada kilauan cahaya yang menjulang hingga kelangit." Ketua Xue Gong masih termenung memikirkan alkimia yang dilakukan Yin Feng.


Akan tetapi tiba-tiba suasana yang tadinya rame akan tawaan, langsung seketika menjadi hening saat Yin Feng berjalan keluar dari kepulan asap.


"Lihat itu dia keluar dari kepulan asap, tapi apa yang ada ditangannya itu?"


Semua peserta yang melihat dibuat terkejut saat Yin Feng berjalan mendekati ketua Xue Gong dengan membawa lima pil sumsum tulang.


"Ini ketua Gong, apakah pil buatanku lolos?" Yin Feng menyerahkan kelima pil sumsum tulang pada ketua Xue Gong.


"Hemm.. Pil sumsum tulang ini!!" Ketua Xue Gong yang takjub sampai tak dapat berkata-kata. "Boleh aku mencobanya?"


"Silahkan ketua Gong." Yin Feng mempersilahkan ketua Xue Gong untuk mencoba sendiri kasiat dari pil buatan Yin Feng.


Saat ketua Xue Gong mulai menelan pil sumsum buatan Yin Feng, sensasi pertama saat pil tersebut melewati tenggorokkan, ketua Xue Gong merasa aliran darah serta nafasnya terhenti sejenak.


Namun saat pil sumsum tulang memasuki lambungnya, sensasi luar biasa terpancar keluar hingga ketua Xue Gong terselimuti cahaya kuning.


"Apa yang terjadi dengan ketua Gong."


"Mendadak keluar cahaya kuning terang selepas ia menelan pil anak itu."


Semua yang melihat menjadi penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya pada ketua Xue Gong.


"Hahaha.. Aku merasa tulang-tulangku diperbaiki kembali, lepas itu tubuhku sekarang semakin ringan saja."


Memang manfaat dari pil sumsum tulang adalah untuk memperbaiki kerusakan pada tulang, memperkuat tulang serta manfaat lain adalah dapat menaikkan tingkat kekuatan seseorang juga.


"Ini sangat luar biasa, tidak hanya tulangku yang diperbaiki tapi juga tingkat kekuatanku juga bisa naik."


Tiba-tiba ketua Xue Gong langsung berlutut didepan Yin Feng dan memanggilnya master. "Salam master Feng."


"Ketua Gong jangan begitu, bangunlah." Yin Feng membantu ketua Xue Gong berdiri. "Apa yang akan aku dapat setelah ini?"

__ADS_1


"Haha.. Master Feng sangat tidak sabar rupanya, baiklah mari ikuti saya."


Sebelum ketua Xue Gong membawa Yin Feng masuk kedalam ruangan kusus, beliau memerintahkan pada ketua Xue Cang untuk meladeni dan mempersiapkan keperluan Cun Be.


__ADS_2