
Setelah semalaman Yinfeng yang tidak bisa tidur karena memikirkan akan hal yang menghantui fikirannya semalam, ia masih belum bisa melupakan sosok misterius itu. Namun ia juga bingung akan perkataan sosok misterius itu yang tidak boleh menceritakan kepada siapapun, jika ia sampai menceritakannya Yinfeng akan merasa menyesal karena dihantui rasa penasaran.
Namun sebisa mungkin Yinfeng merahasiakan hal itu kepada siapapun termasuk kepada guru Liuking sendiri.
Ia segera membersihkan diri, lalu ia menemui guru Liuking dengan wajah yang ceria dan bersemangat. Walaupun kenyataannya ia merasa lelah dan ngantuk karena semalamam tidak tidur hanya kerena memikirkan sosok misterius.
"Selamat pagi kakek guru." Sapa Yinfeng.
"Pagi juga. Sepertinya kau bersemangat sekali hari ini nak."
"Iya dong kakek guru, Aku harus selalu bersemangat, agar Aku bisa lebih cepat mempelajari elemen es itu kekek." Ucap Yinfeng.
"Baik jika begitu, sekarang kau ikuti kakek, kakek akan mengajakmu ke kawah es itu."
Setelah berkata demikian guru Liuking segera berlari dengan ilmu meringankan tubuhnya, Yinfeng yang telat menyadari ternyata guru Liuking sudah duluan berlari.
"Kakek guru..., Tunggu Aku." Teriak, Yinfeng yang mulai berlari mengejar guru Liuking.
__ADS_1
Dengan tingkat kekuatan yang sudah mencapai tingkat raja dan tulang di tingkat tulang hitam, Yinfeng tidak butuh waktu lama dengan menggunakan ilmu meringankan tubuhnya untuk mengejar guru Liuking.
Ternyata perjalanan ke kawah es membutuhkan waktu satu hari untuk dapat sampai, setelah menempuh perjalanan seharian akhirnya guru Liuking dan Yinfeng pun sampai di kawah es.
"Nah nak.., Inilah kawah es yang kakek guru maksudkan."
"Waaaah.. Baru nyampe saja badanku sudah merasa kedinginan kakek guru."
"Kau perlu mengalirkan tenaga dalammu keseluruh tubuh agar kau tidak merasa kedinginan." Ucap guru Liuking.
Yinfeng menuruti perkataan guru Liuking untuk mengalirkan tenaga dalam keseluruh tubuhnya.
"Hemmm.. Jika begitu, apakah kau sudah siap nak untuk masuk kedalam kawah es itu ?" Tanya guru Liuking.
"Saya sudah siap kakek guru, apapun itu resikonya Aku harus menghadapinya, agar aku dapat menguasai elemen es ini." Ucap, Yinfeng yang begitu bersemangat.
"Masuklah kedalam kawah es itu dan rasakan akan dinginnya, setelah kau merasa amat sangat kedinginan dan seperti mau membeku baru kau fokuskan dan pelajari akan sifat es itu."
__ADS_1
"Jika kau berhasil mempelajarinya, Kau akan menjadi petarung hebat di usiamu sekarang." Ucap guru Liuking.
Yinfeng bergegas masuk ke kawah es tersebut setelah guru Liuking selesai berkata.
Biyuuuuurrrrrrr.......
Yinfeng masuk kedalam kawah es, hingga mencapai dasar kawah.
Di dalam dasar kawah es Yinfeng buru-buru duduk sila untuk berkonsentrasi dan merasakan sifat es tersebut.
Pertama yang ia rasakan adalah, rasa dingin yang menusuk tulang hingga membuat sakit tulangnya. Namun karena teguhnya semangat Yinfeng untuk dapat menguasai elemen es ini ia tidak menghiraukan akan sakit yang ia alami.
Waktu terus berlalu hingga rasa sakit yang menusuk-nusuk tulangnya bertambah dahsyat, ia merasakan akan tubuhnya yang sedikit demi sedikit mulai membeku.
Ketik sedikit demi sedikit es membekukan tubuhnya baru ia menyadari sediki demi sedikit juga akan sifat es tersebut, hingga seluruh tubuhnya terselimuti oleh es.
Dengan seluruh es menyelimuti tubuhnya, baru ia merasakan akan sifat es itu seutuhnya.
__ADS_1
.............
Maaf ya jika masih banyak typo