Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Kejadian Yang Menegangkan


__ADS_3

Setelah Lu Jian menghilang dan muncul kembali dibelakang Yin Feng sambil memeluk erat tubuhnya.


Yin Feng pun tak dapat menggerakkan badannya, akibat dekapan yang terlalu kuat. "Bagaimana caranya aku bisa lepas dari dekapan ini??"


"Tak akan mungkin ada yang bisa melepaskan diri dari dekapanku ini! Maka lebih baik matilah bersamaku!


Tubuh Lu Jian seakan mulai menggelembung banyak energi yang sudah terkandung didalam tubuhnya, seolah sudah tidak kuat lagi tubuh Lu Jian untuk menampuk energi tersebut, hingga tibalah pada saat puncaknya.


Duaaaaaaarrrr...


"Feng er... " Walikota Tian Long yang sudah membatasi dengan prisai perlindungan tak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa menyesalinya dengan menitihkan air mata.


Ledakan dahsyat yang disebabkan penumpukkan energi pada tubuh Lu Jian membuat daya ledak terasa hingga satu kilo meter, bahkan Hu Tian Ming yang sudah menjauh pun merasakan efek dari ledakan tersebut.


"Sangat mengerikan! Aku yang sudah begitu jauh dari lokasi masih sedikit terkena efeknya sampai telingaku berdengung."


Walikota Tian Long yang menyaksikan kejadian tersebut lebih dekat bila dibandingkan dengan Hu Tian Ming, efek yang ditimbulkan membuat dirinya terpental jauh.


Padahal sebelumnya Walikota Tian Long sudah membatasi dan melindungi diri dengan prisai perlindungan, akan tetapi itu tetap saja masih membuat indra pendengarannya sedikit terganggu.


Namun itu tak diperdulikan Walikota Tian Long justru setelah terpentalnya dirinya, ia justru langsung berdiri dan bergegas saat efek ledakan tersebut mulai reda.


Asap tebal akibat ledakan mulai menipis dan berangsur menghilang, akan tetapi Walikota Tian Long tak mendapati sedikit pun jejak serta keberadaan dari Yin Feng.


"Maafkan paman Feng er, paman sangat tidak berguna!" Walikota Tian Long teramat sangat sedih hingga kaki yang dijadikannya sebagi tumpuan tubuh kekarnya tak dapat lagi menahan beban tersebut.


Membuat Walikota Tian Long terjatuh ke tanah dan sangat meratapi kejadian yang menimpa Yin Feng. "Aku berharap kita akan dipertemukan kembali dikehidupan selanjutnya."


Saat Walikota Tian Long masih larut dalam kesedihan ternyata Hu Tian Ming masih belum menyerah, dengan melesat sangat cepat dan hendak menebaskan pedangnya pada Walikota Tian Long.


Traaaang..


Secara tiba-tiba pedang yang hendak diayunkan Hu Tian Ming pada Walikota Tian Long berbenturan dengan dua belati terbang yang secara cepat melesat menghalau pedang Hu Tian Ming.


Sontak membuat Hu Tian Ming termundur menjauh dari Walikota Tian Long, lalu mencari arah dari belati yang menghentikannya itu.


Namun saat dicari-cari ternyata Hu Tian Ming tak menemukan tanda-tanda pemilik dari dua belati terbang tersebut. "Hey! Siapa kamu? Cepat tunjukkan wujud aslimu?"


Ditunggu-tunggu tetap saja tak ada tanda-tanda kemunculan seseorang, akhirnya Hu Tian Ming kembali melesat dan mengarahkan pedangnya pada Walikota Tian Long.

__ADS_1


Akan tetapi lagi-lagi dua belati terbang secara cepat menghalau serangan Hu Tian Ming, dengan reflek yang cukup cepat Hu Tian Ming langsung berlari menuju arah dimana dua belati itu dilesatkan.


"Jangan coba-coba bermain denganku!" Hu Tian Ming sudah begitu cepat melesat kearah dimana dua belati dilepaskan, namun tetap saja dirinya tak mendapati seseorang pun.


"Hey! Jangan beraninya hanya bersembunyi saja, cepat hadapi aku bila memang kau pemberani!"


Tidak berselang lama sebuah bayangan terlihat dari arah belakang Hu Tian Ming. "Oh rupanya dia ingin menyerangku secara diam-diam!" Hu Tian Ming membalikkan badan dengan mengayunkan pedangnya.


Splasss...


Pedang Hu Tian Ming hanya bisa menebas udara kosong. "Sialan!! Kau sudah membuatku marah!"


Hu Tian Ming mengeluarkan aura kekuatannya untuk dapat menekan pergerakkan dari lawan, tapi justru itu sia-sia saja lagi-lagi tak ada tanda-tanda seseorang yang menampakkan dirinya.


Haaaaaaaa...


Hu Tian Ming sangat marah dan langsung melampiaskannya pada pepohonan serta bebatuan yang ada. "Dasar pengecut! Jika kau memang laki-laki cepat hadapi aku!"


Dari udara sesosok manusia tiba-tiba turun tepat didepan mata Hu Tian Ming. "Apa kau mencariku!"


"Kau!!" Kedua mata Hu Tian Ming melotot seolah hendak keluar, serta mulutnya terbuka lebar. "Bagaimana bisa kau masih hidup!"


Sesaat setelah Yin Feng didekap oleh Lu Jian dia memang berusaha untuk dapat tenang dan memikirkan cara agar dapat lepas.


Hingga pada saat-saat terakhir disaat tubuh Lu Jian membengkak barulah terlintas dalam benak Yin Feng akan jurus menghilangnya.


Sehingga ledakan terjadi Yin Feng sudah berpindah tempat dan berada di tempat yang cukup aman.


"Lalu memangnya kenapa bila kau tidak ikut meledak dengan ketua Lu! Apakah kau juga masih bisa melepaskan diri dari pengawasanku?"


Mendadak Hu Tian Ming menghilang dan muncul kembali tepat dibelakang Walikota Tian Long. "Sekarang apakah kau bisa menghentikanku!"


Hu Tian Ming mengangkat pedangnya terlihatlah percikan-percikan api yang menyelimuti pedang Hu Tian Ming.


"Paman..! Sadarlah..!"


Teriakan Yin Feng membuat Walikota Tian Long tersadar dari kesedihannya. "Feng er!" Walikota Tian Long menengok kearah sumber suara, dan mendapati ternyata sosok Yin Feng masih hidup.


"Awas paman..!"

__ADS_1


Traaaang..


Walikota Tian Long masih belum terlambat untuk menahan serangan pedang dari Hu Tian Ming, menggunakan pedang pendek miliknya.


"Dasar pengecut! Beraninya kau memanfaatkan kesempatan disaat aku sedang bersedih!"


"Haha, memangnya kenapa? Siapa suruh kau terlalu bersedih!"


Pertarungan kembali berlanjut hingga beberapa saat sebelum insiden kematian Hu Tian Ming terjadi.


Keduanya sama-sama mengeluarkan senjata pusaka mereka dan saling beradu kekuatan manakah yang mendominasi.


Hingga di detik-detik akhir Hu Tian Ming mulai tak sanggup lagi menahan kekuatan serang dari pusaka milik Walikota Tian Long. "Ah.. Kekuatanku semakin lama semakin melemah saja."


Dan pada akhirnya tubuh Hu Tian Ming bercerai berai akibat serangan pedang pusaka Walikota Tian Long yang menembus tubuh Hu Tian Ming.


Setelah kematian Hu Tian Ming, Walikota Tian Long segera mendekat kearah Yin Feng dengan tangisan haru. "Feng er! Tak ku sangka kau masih hidup!"


"Maaf sudah membuat paman bersedih, namun akhirnya Feng er bisa bertemu kembali dengan paman Long."


"Bagaimana kau bisa bebas dari dekapan orang yang disebut sebagai Lu Jian itu?"


"Ceritanya cukup panjang paman, sebaiknya kita ambil dulu harta mereka semua."


Yin Feng dan Walikota Tian Long langsung mengambil harta para pendekar yang sudah mati tersebut, saat mereka berdua melihat rupanya didalam cincin penyimpanan tidak begitu banyak barang berharga yanh didapat.


Hanya beberapa benda yang tidak begitu diketahui nama serta jenisnya, kurang lebih ada 3 benda didalam cincin penyimpanan milik Lu Jian yang diambil Yin Feng.


Tiga benda tersebut berbentuk seperti sebuah telur namun berwarna keemasan. "Benda apakah ini paman? Apakah paman pernah mendengar dan melihat bernda tersebut?"


"Aku belum begitu faham benda apakah itu Feng er, namun paman memiliki firasat itu akan sangat berharga untukmu kelak."


"Hemm.. Lebih baik aku simpan saja dan saat kembali akan aku tanyakan pada sesepuh."


Keduanya akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, mereka khawatir kejadian yang barusan akan menimbulkan kecurigaan.


Jika mereka berdua tidak segera bergegas pergi, ditakutkan akan ada beberapa orang yang nantinya melihat kejadian tersebut.


Walikota Tian Long dan Yin Feng bergegas pergi, diperjalanan Yin Feng kemudian menceritakan kronologi kejadian saat dirinya didekap oleh Lu Jian.

__ADS_1


.....


__ADS_2