Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Turnamen 4


__ADS_3

Setelah pertarungan Yinfeng dengan Zieming Yinfeng sangat di waspadai oleh peserta lain, hingga banyak peserta yang tidak mau bertarung dengannya, tatakala bertemu dengan Yinfeng di Arena semuanya


menyerah terlebih dahulu sebelum bertanding.


Akhirnya tinggal babak 5 besar, yang mana dari 5 besar tersebut akan di ambil 3 orang untuk mewakili Perguruan Macan Putih di Turnamen beladiri bergengsi.


Nama-nama yang lolos ke babak lima besar antara lain yaitu Lourin, Sounkin,Yinfeng,Zouming, dan Cing'er.


Sang wasit Xinhai mengumumkan siapa saja yang masuk dalam Lima besar, dan siapa yang harus maju duluan.


"Untuk pertarungan pertama Yinfeng akan melawan Sounkin, dan dari pertarungan ini siapa yang menang akan melawan Zouming."


Yinfeng dan Sounkin kemudian menaiki Arena, kemudian saling memberi hormat kepada Ketua Perguruan.


Gooooooong....,


Suara Gong tanda dimulainya pertarungan.


"Hehehe.., Cukup lumayan kemampuanmu tadi, namun Akulah yang akan jadi pemenangnya." Ucap Sounkin.


Setelah berkata demikian Sounkin mengeluarkan pedangnya yang termasuk Pedang Pusaka bernama Pedang Guntur, seluruh penonton dan juri sangat keheranan mengapa Sounkin dapat memiliki Pedang Pusaka tersebut.


Namun kemudian meraka menyadari bahwa Sounkin berlatar belakang orang kaya yang bermarga KIN, hingga tidak heran lagi jika Sounkin dapat memiliki Pedang Pusaka.

__ADS_1


"Kenapa ? Kau terkejut, kenapa aku dapat memiliki Pedang Pusaka...," Ujar Sounkin.


"Hemm.., memang Aku terkejut, namun Aku penasaran apakah Pedang itu layak di tanganmu." Ujar Yinfeng.


"Kau ingin mengetahuinya.., terimalah ini...,"


Teriak, Sounkin sambil mengibas-ngibaskan pedangnya.


Berbagai kilatan-kilatan pedang muncul mengarah ke arah Yinfeng, namun dengan cepat Yinfeng membuat perisai pertahanan Elemen Air dari kedua tangannya.


"Apaa.., bagimana mungkin anak ini dapat menguasai Elemen Air juga." Gumam, Ketua Wunghan yang merasa terkesima.


Begitu juga dengan para penonton baik guru, murid maupun para panitia Turnamen semua sangat terkejut dengan Yinfeng yang dapat menguasai dua Elemen sekaligus.


Roulin yang merasa takjub akan kemampuan Yinfeng yang dapat menguasai dua Elemen sakaligus membuat dirinya tersenyum-senyum sendiri sambil terus memandangi Yinfeng.


Di Arena semua kilatan-kilatan pedang milik Sounkin tidak mampu menembus pertahanan yang dibuat Yinfeng, dengan sedikit kesal Sounkin mengarahkan serangannya ke arah Yinfeng dengan bertubi-tubi.


"Ternyata senjata pusaka ini tidak bisa di anggap remeh." Batin Yinfeng.


Yinfeng yang semakin tertekan dengan serangan yang di lesatkan Sounkin dengan bertubu-tubi, membuat sedikit demi sedikit kilatan pedang milik Sounkin dapat menembus pertahanannya.


"Gawat.., jika terus seperti ini Aku akan terluka oleh kilatan pedang itu." Gumam Yinfeng.

__ADS_1


Dengan segera Yinfeng menambah tenaga dalamnya dengan memusatkan ke tangan, membuat perisai airnya terselimuti lapisan air yang sangat tebal. Sehingga kilatan yang hendak menembus pertahanan mendadak hilang di telan oleh air.


Sounkin yang sedikit kelelahan menghentikan serangannya sejenak, namun ternyata Yinfeng yang telah menunggu-nunggu kesempatan ini, tidak mau menyia-nyiakannya.


Di arahkannya perisai air yang di gunakannya menjadi pertahanan tadi ke arah Sounkin, membuat Sounkin terkaget dan tidak sempat membuat pertahanan sehingga dirinya terdorong oleh air itu.


Namun tidak melukainya hanya membuat baju yang di kenakannya basah saja, karena Yinfeng tidak berniat menyerang dengan perisai airnya.


Tapi ternyata Yinfeng malah mengeluarkan Elemen ketiganya yaitu Elemen Es, hanya dengan jentikan jari air yang membasahi Sounkin mendadak berubah jadi es hingga membekukakannya.


"Tidak henti-hentinya anak ini membuatku terpana akan kemampuan yang dimilikinya." Gumam Ketua Wunghan.


Ketua Perguruan pun menanyakan kepada guru Liuking perihal Elemen yang di kuasai Yinfeng.


"Liuking.., sebenarnya berapa Elemen yang anak ini kuasai ?"


"Yang Aku ketahui dia memiliki tiga Elemen Ketua." Jawab guru Liuking.


Namun guru Liuking tidak menceritakan perihal Yinfeng dapat menguasai Kitab Teratai Api saat ini, dia ingin mengatakan perihal itu hanya empat mata.


"Tiga Elemen ya.., Hemmmm, ternyata tidak sia-sia Aku meninggalkan pertapaanku." Ucap, Ketua Wunghan sambil mengelus-elus jenggotnya.


Untuk ketiga kalinya Yinfeng membuat semua orang terpana dan terkagum-kagum atas kemampuannya yang memiliki tidak hanya dua Elemen namun tiga sekaligus.

__ADS_1


Terutama Lourin yang semakin terpesona dan kagum melihat kemampuan Yinfeng.


__ADS_2