
Sekitar lima orang yang menghadang Yin Feng, semuanya mengenakan topeng nampak dari lima orang tersebut salah satunya lebih tinggi dua tingkat bila dibandingkan Yin Feng.
Ternyata mereka sudah memantau gerak-gerik Yin Feng saat berhasil menghindari jebakan yang telah Lin Kiong siapkan, apa lagi disaat Yin Feng mampu mengalahkan raja kadal iblis.
Walaupun kenyataannya bahwa raja iblis tewas akibat jurus dari Kien Chang, namun mereka semua beranggapan Yin Feng lah yang telah membunuhnya.
Ditambah lagi penemuan token yang telah mereka ketahui, sebuah token langit yang dapat memasuki istana langit dengan begitu mudah.
Oleh sebab itu mereka ditugaskan oleh seseorang untuk dapat merebut token tersebut. "Kalian.. Cepat habisi anak itu." Perintah salah satu dari kelima manusia bertopeng, yang kekuatannya lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang lainnya.
Keempatnya maju bersamaan menyerang Yin Feng, namun dengan cepat Ying Yin menyambut keempatnya menggunakan pedang.
Traang... Traaang..
Keempatnya kemudian terhenti. "Hei gadis manis lebih baik kau ikut saja dengan kami, agar dimalam hari kami tidak kesepian." Ujar, salah satu manusia bertopeng yang menyerang.
"Hahahaha... Hahaha.."
Keempatnya tertawa bersamaan akan tetapi justru itu membuat Ying Yin marah. "Lancang sekali terimalah ini."
Ying Yin mengayunkan pedang kearah keempatnya. "Jurus Daun Ilusi." Seketika beribu daun muncul menghantam keempat manusia bertopeng hingga terselimuti oleh dedaunan tersebut.
Dengan cepat keempatnya mengayunkan masing-masing pedangnya untuk menghancurkan dedaunan, akan tetapi semua itu ternyata percumah saja.
Seluruh dedaunan adalah pengalihan saja yang dapat membuat Ying Yin bergerak bebas didalamnya. "Ternyata gadis ini memiliki jurus yang hebat, bila tidak salah itu adalah jurus dari perguruan Musim Gugur." Gumam pemimpin manusia bertopeng.
Karena jumlah dedaunan yang terlalu banyak hingga menyerupai seperti badai pasir, keempat manusia bertopeng terjebak di dalamnya.
Ying Yin bergerak cepat kearah manusia bertopeng, untung saja jarak satu sama lain cukup jauh sehingga sangat mudah bagi Ying Yin mengincar satu persatu.
Tak dapat terlihat serangan demi serangan Ying Yin lesatkan ke salah satu manusia bertopeng, nampak manusia bertopeng kebingungan mencari sumber serangan tersebut.
Dengan secara acak menyerang menggunakan pedangnya. "Gadis sialan! Tunjukan dirimu jika kau berani." Teriak manusia bertopeng.
Dari luar terdengar jelas teriakan salah satu manusia bertopeng, terlihat pemimpin dari manusia bertopeng mulai memuncak amarahnya.
Dengan mengepalkan tangan sambil mengeluarkan kekuatannya hendak membantu keempat kawannya, akan tetapi Yin Feng terlebih dahulu menghentikannya. "Jangan kau ikut campur.. Lawanmu adalah aku."
__ADS_1
"Kalau begitu bersiaplah untuk menjemput ajalmu." Pemimpin manusia bertopeng secara cepat melesat maju mengarahkan pukulan kearah Yin Feng. Dengan menyilangkan kedua tangannya Yin Feng membentuk sebuah pertahanan.
Duaaarrrr.....
Masing-masing saling terpental kebelakang. "Bukankah tingkatan anak ini dibawahku, tapi mengapa pukulanku dapat begitu mudahnya ia tahan."
Yin Feng nampak tetap tenang walaupun akibat pukulan pemimpin manusia bertopeng membuatnya sampai terpental, dengan menarik nafas Yin Feng kemudian mengeluarkan pedang Harimau Perak.
"Jurus Cakaran Harimau." Yin Feng mengeluarkan jurus pertama dari pedang Harimau Perak, beberapa cakaran melesat maju menyerang pemimpin manusia bertopeng.
Tak tinggal diam pemimpin manusia bertopeng pun mengeluarkan senjatanya yang berbentuk palu. "Hantaman Besi."
Duaaaarrrr...
Kedua jurus saling beradu menimbulkan ledakan yang sangat dahsyat, sampai membuat tanah bergetar dan debu-dubu pun berterbangan.
Akan tetapi saat debu mulai menipis kembali Yin Feng mangarahkan jurus kedua. "Jurus Terkaman Harimau." Sebuah bayangan harimau terbang menerkam pemimpin manusia bertopeng.
Akibat terkaman itu pemimpin manusia bertopeng merasa seluruh tubuhnya tak dapat digerakkan. "Mengapa tubuhku tak dapat digerakkan."
Saat sudah membeku giliran Yin Feng menggunakan elemen tanahnya, untuk membuat beberapa bola tanah yang sangat besar.
Diterbangkan bola tanah tersebut lalu dijatuhkan satu persatu kearah pemimpin manusia bertopeng. Duaaaar.... Duaaarrrr...
Terlihat pemimpin manusia bertopeng mengalami luka cukup parah, dengan seluruh tubuhnya mengeluarkan darah. "Sial.. Tak disangka kekuatan anak itu mampu membuatku hingga seperti ini."
Terpaksa pemimpin manusia bertopeng mengeluarkan sebuah pil dengan warna hitam lalu menelannya.
Tak dapat diduga oleh Yin Feng setelah pemimpin itu meminum pil hitam, secara perlahan tubuh pemimpin manusia bertopeng berubah menjadi lebih kuat.
Bahkan pakaian yang ia kenakan tak dapat menahan lagi gejolak kekuatannya, perlahan-lahan ternyata pemimpin manusia bertopeng berubah bentuk menjadi binatang buas.
Dirinya berubah bentuk menjadi seekor kelelawar besar. "Bukankah perubahan itu sama persis dengan pengikut kerajaan kegelapan, apa jangan-jangan... "
Yin Feng hanya dapat menerka-nerka.
"Bila memang itu benar pengikut kerajaan kegelapan, berarti ada yang sudah bersekongkol dengan kegelapan."
__ADS_1
Tak ada pilihan lain Yin Feng pun mengganti pedangnya dengan pedang pencabut nyawa, namun sebelum melesatkan jurus pertama dari pedang pencabut nyawa.
Yin Feng terlebih dahulu mengeluarkan jurus medan gravitasinya, yang dapat membuat manusia kelelawar tertarik ketanah.
Tak disangka oleh pemimpin manusia bertopeng, setelah dirinya berubah menjadi manusia kelelawar Yin Feng masih sanggup membuatnya tak berdaya. "Sial.. Lagi-lagi aku tak dapat menggerakkan badanku."
Dengan cepat Yin Feng menarik pedang pencabut nyawa dari sarungnya, dan mengayunkannya kearah manusia kelelawar. "Jurus Tanpa Wujud."
Crazzz... Crazzzz...
Tak dapat terlihat oleh mata dengan secara tiba-tiba organ manusia kelelawar telah terputus satu persatu, baik dari sayap, kaki serta kepalanya.
Yin Feng menyimpan pedang pencabut nyawanya kembali, kemudian melihat kearah Ying Yin yang ternyata sangat kualahan menghadapi sisa dua manusia bertopeng.
Segera Yin Feng melesat mendekati Ying Yin dan membantunya, dengan mengarahkan bola-bola api kecil kearah dua manusia bertopeng yang tersisa.
Duaarrr.. Duarrr..
Dua manusia bertopeng dengan cepat melompat menjauh, menghindari setiap lemaparan bola-bola api kecil milik Yin Feng.
Melihat kearah Ying Yin yang sepertinya sudah hampir kehabisan tenaga, Yin Feng pun mengeluarkan sebutir pil yang dapat memulihkan tenaga. "Ini minumlah." Yn Feng menyodorkan tangan kanannya yang memegang sebutir pil.
Nampak malu-malu Ying Yin pun kemudian menerima pil pemberian Yin Feng dan segera meminumnya, kali ini Yin Feng mencoba dengan jurus asap naga warisan dari ketua Wunghan.
Dengan menyatukan kedua telapak tangannya secara perlahan Yin Feng kemudian membuka telapak tangannya, dan mengeluarkan asap putih tebal darinya.
Sampai membentuk seekor naga asap yang siap menyerang dua manusia bertopeng yang tersisa, dengan sekuat tenaga kedua manusia bertopeng bekerja sama untuk menghadapi naga dari asap tersebut.
Serangan demi serangan tak dapat melukai asap yang berbentuk naga, hingga pada akhirnya sanga naga dari asap mengeluarkan api untuk membakar kedua manusia bertopeng. Dengan bekerja sama keduanya membuat sebuah perisai pelindung agar tidak terbakar.
Tak mau menunggu lama Yin Feng bergerak maju menyerang kedua manusia bertopeng saat sembuaran api mulai mereda menggunakan elemen esnya.
Sontak keduanya langsung membuku dan sebagai penutup Yin Feng memadatkan elemen esnya, dan menghancurkan kedua manusia bertopeng yang membeku hanya menggunakan telapak tangan kanannya.
Dari jauh Lin Kiong telah memperhatikan kehebatan Yin Feng. "Bagaimanapun juga anak dataran barat ini akan menjadi duri penghalang bagiku di turnamen bergelar, lebih baik sekarang aku memikirkan bagimana caranya agar dapat bertambah kuat dalam sekejap."
.............
__ADS_1