
Setelah masalah dengan sang kucing Mie Can selesai, timbullah masalah kedua yang kali ini disebabkan oleh pedang pencabut nyawa.
Sosok roh pedang tiba-tiba muncul dihadapan Yin Feng. "Hei manusia bodoh! Apakah kau hanya akan memberikan makan kepada kucing tengil itu saja?"
"Kien Chang!!" Yin Feng kembali dikejutkan untuk kesekian kalinya. "Apa maksud dari ucapanmu itu?"
"Selain aku menginginkan darah sebagai minumanku, aku pun juga perlu memperkuat tubuhku."
"Memperkuat tubuhmu! Lalu bagaimana aku bisa membantumu?"
"Kau cukup izinkan aku untuk melahap semua barang-barang ini."
"Apa!! Apakah kau cukup serius dengan ucapanmu itu?"
"Kau kira aku bercanda! Justru barang ini tidak akan ada yang berguna untukmu."
"Tapi semua pusaka ini ada di tingkat bumi!"
"Hah! Hanya senjata di tingkat bumi saja kau begitu berat untuk melepaskannya! Asal kau tahu saja semua pusaka ini bila dibandingkan dengan pedang pencabut nyawa tidak ada apa-apanya."
"Hemm.. Baiklah.."
Seketika dalam sekejap roh pedang Kien Cang langsung melahap semua senjata pusaka yang ada.
"Apa!! Semua pusaka yang ada tak tersisa sedikit pun!"
Mata Yin Feng terbuka lebar menyaksikan roh pedang Kien Chang melahap semua pusaka yang ada hanya membutuhkan waktu sepuluh detik saja.
Setelah melahap semua pusaka roh pedang Kien Chang langsung duduk menstabilkan kekuatan dari semua pusaka, untuk disatukan kedalam tubuhnya.
Benar saja setelah roh pedang Kien Chang berhasil dalam menstabilkan kekuatannya, pancaran dan tekanan kekuatan yang ditunjukkan pedang pencabut nyawa sangat berbeda dari sebelumnya.
"Sangat luar biasa! Ternyata kau juga bisa menambah kekuatan tempur pada tubuhmu?"
"Iya begitulah, tapi semua pusaka tadi hanya dapat menambah kekuatan tempur pada tubuhku sekitar 10% saja."
"Apa!! Pusaka sebanyak itu hanya dapat menambah kekuatan tempur pada tubuhmu 10% saja!"
"Jangan terkejut! Bila nanti kekuatan tempur pada tubuhku bisa meningkat hingga 80% kau akan mampu mengalahkan pendekar ditingkat langit akhir tahap 9 bahkan kau akan seimbang dengan tingkat langit akhir tahap 10."
"Benarkah apa yang kau bicarakan itu?"
"Iya, namun itu juga bila kau sudah berada di tingkat langit akhir tahap 5."
"Serta kebenarannya akan kau rasakan nanti, tapi walaupun kekuatan tempur pada tubuhku saat ini meningkat hanya 10% saja, tapi itu sudah cukup bagimu untuk bertarung imbang dengan tingkat langit akhir tahap 8."
"Sangat hebat! Aku akan secepat mungkin menerobos hingga ke tingkat langit akhir tahap 5, agar tatkala aku berhadapan dengan pendekar setingkat ayah dari Mio Jie aku tak perlu takut lagi."
__ADS_1
Sudah jelas bila saat itu Yin Feng tidak segera pergi mungkin dirinya akan terluka cukup parah bahkan mungkin bisa mengalami kematian, sebab Mio Huang berada pada tingkat langit akhir tahap 9.
"Jika kau ingin bisa cepat melakukan penerobosan, kau bisa menyerap mutiara binatang iblis setingkat pendekar langit ditahap 8."
"Hemm.. Betul sekali apa yang dikatakanmu! Akan tetapi dimana aku bisa menemui binatang iblis se tingkat itu?"
"Kau fikirkan sendiri, aku sudah mengantuk ingin beristirahat."
"Tunggu dulu.."
Roh pedang Kien Chang sudah menghilang dan bersemayam lagi kedalam pedang pencabut nyawa.
"Hemm.. Harus ku cari kemana binatang setingkat pendekar langit akhir tahap 8 itu." Yin Feng cukup bingung didalam perjalanannya mengembara belum sama sekali pernah mendapatkan atau menemukan binatang iblis setingkat pendekar langit di tahap 8.
Saat Yin Feng masih dalam keadaan bingung tiba-tiba sosok teman yang selama ini bersembunyi didalam kalung ruang hampa miliknya, seketika menampakkan diri.
"Monk Lie! Ada apa tiba-tiba kau keluar dari kalung?"
"Aku tak nyaman didalam, aku ingin diluar saja."
Saat keluarnya Monk Lie dari kalung ruang hampa milik Yin Feng, Mie Can langsung memasang wajah waspada.
Rourrrr...
"Tenang Mie Can dia bukan musuh, dia ini adalah temanku Monk Lie."
Miaww.. Miaww..
"Apakau kau cemburu aku memilki binatang lain selain dirimu?"
Monk Lie tak angkat bicara hanya memasang muka masam. "Pantas saja kau tiba-tiba langsung keluar, ternyata kau iri kan?"
"Heh.. Buat apa aku iri pada kucing itu! Jelas-jelas aku lebih hebat darinya."
"Hahaha.. Lalu kenapa tiba-tiba kau keluar?"
"Aku keluar dari dunia dimensi karena ingin berpetualang dengamu, bukan malah disuruh bersembunyi didalam kalung itu."
"Hehe.. Iyalah iyalah."
Miawww... Miaww..
Mie Can tiba-tiba bertingkah manja dengan menempelkan tubuhnya di kaki Yin Feng, seperti sebuah isyarat.
"Ada apa Mie Can? Apakah kau ingin mengatakan sesuatu?"
Miawww..
__ADS_1
"Alah kau tetap disitu saja, tak perlu ikut-ikutan seperti diriku." Monk Lie langsung membalas isyarat yang ditunjukkan Mie Can pada Yin Feng, karena memang Monk Lie lebih faham bahasa binatang.
"Memangnya kau tahu apa yang barusan dikatakan Mie Can?"
"Sudah pasti aku mengetahuinya! Dia berkata ingin ikut bertengger seperti diriku."
"Ooh.." Yin Feng langsung memegang Mie Can dan menggendongnya. "Kamu tidak usah ikutan bertengger seperti dia, karena aku akan selalu menggendongmu."
Miaw.. Miaw..
"Suit.. Apa lagi yang dia katakan." Yin Feng menanyakan pada Monk Lie apa arti dari perkataan Mie Can barusan.
"Heh.. Dia bilang terimakasih."
Tampak dari wajah Monk Lie sedikit kesal akibat dirinya kini bukan lagi menjadi yang pertama, saat melihat perlakuan beda Yin Feng terhadap Mie Can.
"Hey teman.. Kenapa mukamu terlihat sangat kebingungan?" Monk Lie ternyata menyadari perubahan wajah Yin Feng awalnya tersenyum, namun tiba-tiba berubah kusut.
"Iya aku bingung, hendak mencari kemana mutiara binatang iblis di tingkat pendekar langit tahap 8."
"Binatang iblis setingkat pendekar langit tahap 8?" Monk Lie ikut berfikir sejenak dan dia pun langsung menemukan solusinya. "Hanya ada satu tempat dimana bisa menemujan keberadaan binatang tersebut!"
"Apa kau mengetahuinya teman?"
"He'em.. Aku tidak hanya sekedar mengetahuinya, tapi aku juga tahu detail dari lokasi tersebut."
"Sungguh?? Kalau begitu ayo kita segera menuju tempat itu!"
"Akan tetapi kau harus lebih berhati-hati, sebab binatang iblis disana paling rendah setingkat pendekar langit tahap 5, sedangkan yang paling berkuasa ada ditingkat langit tahap 10."
"Yang paling berkuasa! Berarti dia adalah rajanya? Dan dia ada ditingkat langit tahap 10! Memang tempat yang sangat mengerikan!"
"Lantas bagaimana apakah kau akan takut?"
"Takut!! Aku tidak akan pernah takut, sebab prioritas utamaku adalah menjadi lebih kuat."
"Bagus kalau begitu, bersiap-siaplah kita akan langsung berangkat ke tempat itu."
Monk Lie tiba-tiba mengaktifkan pintu teleportasi, tidak butuh waktu lama Yin Feng langsung dibawa ke tempat tujuan.
"Waahh.. Ini sangat luar biasa!"
Pemandangan yang berbeda dari hutan pada umumnya, disini terlihat masih sangat alami dan juga masih sangat mencengkam.
"Tempat ini dahulu sering disebut sebagai tempatnya para iblis jahat, dan kemungkinan sekarang pun masih sama."
"Lalu apakah disini ada manusia yang meninggali?"
__ADS_1
"Sepengetahuanku tidak ada manusia yang berani untuk meninggali hutan ini, sebab resiko yang akan mereka dapatkan sangat besar."
.....