
Seluruh pasukan kegelapan sebelumnya sudah menghabisi rakyat disekitar istana, mereka menyerang dengan sangat buasnya tak ada yang sampai dibiarkan hidup, bahkan para wanita dan juga anak-anak pun tak luput dari kekejaman pasukan kegelapan.
Baru setelah itu mereka menyerang istana kerajaan, sebelum para pasukan kegelapan sampai di istana ternyata seluruh prajurit maupun panglima dari kaisar Han Yue sudah lebih dahulu siaga.
Saat salah satu anak kaisar tidak sengaja memasuki kamar kaisar dan menemukan ayahnya sudah tergeletak dilantai, segera sang anak memerintahkan prajurit untuk membunyikan lonceng darurat.
Tidak berselang lama setelah lonceng darurat dibunyikan para pasukan kegelapan mulai menerobos masuk kedalam istana, dengan menghabisi seluruh prajurit yang berjaga.
Di dalam istana para panglima dan prajurit lainnya sudah bersiap dengan senjatanya masing-masing, peperangan akhirnya terjadi antara pasukan kegelapan dan pasukan kaisar Han Yue.
Semua panglima maupun prajurit kaisar Han Yue berjuang dengan jiwa dan raganya tanpa takut akan kematian, panglima kaisar Han Yue berhadapan dengan panglima kegelapan.
Mereka bertarung dan saling mengeluarkan kekuatan masing-masing, bahkan beberapa jurus mereka kerahkan untuk dapat membunuh lawannya.
Setelah beberapa kali para panglima mengeluarkan masing-masing jurusnya, barulah terlihat panglima manakah yang lebih hebat.
Terdapat kurang lebih 10 panglima tangguh dari kaisar Han Yue, dan juga 10 panglima dari kerajaan kegelapan.
Dalam pertarungan itu tinggal menyisahkan lima panglima dari kaisar Han Yue dan tiga panglima dari kerajaan kegelapan, namun walaupun berhasil membunuh tujuh dari panglima kegelapan.
Lima panglima kaisar Han Yue cukup mengalami luka serius pada tubuh mereka, dan juga tenaga dalam pun hanya menyisahkan sedikit saja.
Sampai kemunculan sang raja kegelapan membuat kelima panglima itu harus berjuang sampai detik-detik terakhir, karena sudah sisa-sisa tenga sangat mudah bagi raja kegelapan untuk menghisap jiwa mereka.
Sedangkan tiga panglimanya yang mengalami luka cukup parah seketika langsung sembuh dan kekuatannya pun malah bertambah kuat, semua orang yang tersisa dari kaisar Han Yue dibunuh dengan sangat kejamnya.
Namun secara tak disangka ternyata kaisar Han Yue belum mati, dan muncul langsung dihadapan raja kegelapan dan melihat sang permaisuri dambaan hatinya bersanding dengan raja kegelapan.
Permaisuri Qio She amat terkejut saat menyaksikan kaisar Han Yue masih hidup, dengan mata melotot dan mulut terbuka lebar. "Itu.. Bagaimana mungkin dia masih hidup."
"Bodohnya diriku yang sangat mencintaimu, namun hari ini adalah hari dimana aku akan membinasakan kalian semuanya." Ujar, kaisar Han Yue dengan amarah yang memuncak.
"Hahaha.. Sudah mau mati namun kepercayaan dirimu masih saja tinggi, apakah kau tidak lihat sekarang kau hanya sendirian." Ujar raja kegelapan.
"Jika hanya untuk membinasakan kalian aku sendiri pun sudah cukup." Ucap kaisar Han Yue.
__ADS_1
"Hahaha." Raja kegelapan tertawa mendengar ucapan kaisar Han Yue. "Kalian bertiga.. Habisi kaisar itu." Perintah raja kegelapan kepada tiga panglima tersisa.
Tiga panglima itu pun menuruti perintah rajanya dengan segera maju menyerang, akan tetapi saat ketiga panglima hendak mendekati kaisar Han Yue tiba-tiba mereka merasakan tekanan kekuatan jiwa yang sangat kuat.
Seketika ketiganya terhenti dan langsung memegangi leher masing-masing, karena ternyata kekuatan jiwa milik sang kaisar Han Yue membuat ketiga panglima sulit untuk bernafas.
"Hahaha.. Memang tak diragukan lagi kekuatan dari sang kaisar, akan tetapi jangan terlalu pamer didepanku." Memang kekuatan jiwa kaisar Han Yue membuat ketiga panglima kegelapan susah bernafas.
Akan tetapi bagi raja kegelapan itu tidak ada apa-apanya, justru raja kegelapan malah membalas kekuatan jiwa milik kaisar Han Yue dengan mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat sekali.
Sehingga bukan malah membuat ketiga panglimanya baikan, justru malah semakin membuat ketiganya lemah kemudian jatuh sampai tak sadarkan diri.
Sedangkan bagi kaisar Han Yue hanya merasa sedikit tersedak nafasnya saat merasakan aura membunuh raja kegelapan. "Apakah kau tidak peduli dengan ketiga panglimamu?" Tanya kaisar Han Yue.
"Hahaha.. Buat apa mempedulikan orang yang lemah." Setelah berkata demikian justru raja kegelapan mulai mendekati ketiga panglimanya dan menyerap jiwa ketiganya.
"Sekarang tinggal kita berdua, mari kita tentukan siapa yang lebih hebat." Ujar raja kegelapan.
Raja kegelapan mulai manaikan tekanan aura membunuhnya, yang membuat kaisar Han Yue sedikit kesusahan dalam bernafas. "Huhh.. Sekuat ini tekanannya! Sudah berapa nyawa yang telah dia bunuh?" Gumam kaisar Han Yue.
Keduanya pun saling adu kekuatan tekanan baik kekuatan jiwa milik kaisar Han Yue, dan kekuatan aura membunuh raja kegelapan. Kedua tekanan sama-sama kuatnya hingga pada akhirnya terjadilah sebuah ledakan tepat ditengah-tengah keduanya.
Duaaaaarrrrr...
Antara raja kegelapan dan kaisar Han Yue sama-sama termundur kebelakang dengan nafas yang tidak beraturan. "Memang layak dijuluki raja kegelapan." Gumam kaisar Han Yue.
Raja kegelapan mulai meningkatkan kekuatannya dengan mengeluarkan roh perang, yang berbentuk tongkarak lengkap dengan perlengkapan perang. Tangan kanan memegang pedang dan tangan kiri memegang tombak.
Kaisar Han Yue pun ikut mengeluarkan roh terkuatnya dengan penggabungan antara dua roh, yaitu roh naga dan roh burung poenik layaknya seekor naga namun memiliki sayap mirip seperti burung.
Kerusakan demi kerusakan terjadi saat dua roh mulai bertarung, antara roh sang kaisar dan roh milik raja kegelapan sama-sama kuatnya.
Sampai saat keduanya saling menyerang menggunakan kekuatan penuh, membuat keduanya mengalami luka dalam yang cukup parah dengan banyak memuntahkan darah.
Tak ada lagi pilihan bagi kaisar Han Yue selain mengeluarkan jurus penghancuran, dengan tenaga yang tersisa kaisar Han Yue mulai mengangkat kedua tangannya.
__ADS_1
Seketika langit berubah menjadi gelap lalu lama-kelamaan berubah menjadi merah darah, menandakan akhir dari raja kegelapan tinggal sebentar lagi.
Raja kegelapan yang mengetahui jika kaisar Han Yue telah menggunakan jurus penghancuran, dirinya pun tak mau kalah dengan mengeluarkan jurus lahar kematian.
Dengan hentakan kaki bumi pun bergetar hebat hingga menimbulkan retakan demi retakan, yang semakin lama semakin membesar retakannya.
Sungguh pertarungan dua penguasa yang sangat mengerikan, hingga akhirnya kaisar Han Yue mengarahkan sebuah petir api yang besar kearah raja kegelapan sebelum lahar panas mencuat kepermukaan.
Tak mau petir api melukainya raja kegelapan mengeluarkan roh perangnya kembali untuk menghadang petir api tersebut, namun saat petir api menyambar roh perang raja kegelapan.
Duaaaarrrrr...
Seketika roh perang hancur dan raja kegelapan mengalami luka cukup parah, kaisar Han Yue kembali mengarahkan petir api untuk kedua kalinya kearah raja kegelapan.
Kali ini raja kegelapan tak dapat melawan petir api tersebut hanya saja sebelum petir api menyambarnya dirinya, raja kegelapan sempat mengeluarkan serpihan jiwa yang kemudian terbang jauh meninggalkan lokasi pertempuran.
Duaaarrrrt..
Sambaran yang kedua ini membuat tubuh raja kegelapan hancur berkeping-keping sampai menjadi debu, kaisar Han Yue yang berhasil memusnahkan raja kegelapan akhirnya dapat tersenyum bahagia.
Walaupun dirinya mengetahui sebuah serpihan jiwa keluar dari tubuh raja kegelapan dan terbang menjauh, serpihan itu yang nantinya akan mencari tubuh yang cocok untuk raja kegelapan bangkit kembali.
Setelah mengeluarkan seluruh kekuatan dan kemampuannya, kaisar Han Yue merasa hidupnya tak akan lama lagi. Yang kemudian pergi ke ruang istana dan duduk di singgasananya.
Sebuah kejadian yang tak terduga tubuh kaisar Han Yue lama-kelamaan berubah menjadi butiran-butiran cahaya, yang kemudian terbang tinggi kelangit.
Kejadian tak terduga lainnya munculnya sebuah rumput yang berwarna merah darah dari singgasana kaisar Han Yue, yang didalam rumput tersebut bersemayam serpihan roh kaisar Han Yue.
Ruang istana itu pun akhirnya tenggelam kedalam dasar lahar panas bersamaan munculnya rumput merah darah, setelah kejadian itu terbentuklah danau lahar yang sangat panas.
Namun seiring berjalannya waktu justru lahar panas yang berwarna merah menyala, berganti warna menjadi merah tua layaknya darah dan lahar yang panas berubah menjadi air yang dingin.
Seiring berjalannya waktu banyak dari generasi muda yang tidak tahu akan sosok kaisar Han Yue, yang sudah membinasakan raja kegelapan.
..........
__ADS_1