
Yin Feng tak ada pilihan lain selain terus mencoba melatih kemampuannya, untuk bisa menggunakan jurus kelopak jiwa dengan sempurna.
Di dalam ruang jiwa milik raja kadal iblis nampaknya Yin Feng tak bisa bergerak bebas. "Hahaha.. Mencoba menyerang ruang jiwaku.. Jangan harap kau bisa keluar dari sini."
Raja kadal iblis langsung melesat maju menyerang Yin Feng, dengan cepat Yin Feng mengeluarkan elemen es untuk membekukan raja kadal iblis.
Serangan es berhasil membekukan raja kadal iblis, akan tetapi dengan sangat mudahnya sang raja dapat memecahkan bongkahan es tersebut.
Berganti Yin Feng kemudian mengeluarkan elemen apinya, kobaran api terlihat mengelilingi raja kadal iblis bahkan sampai membakarnya.
Namun sama saja karena raja kadal iblis memiliki kulit yang tebal api milik Yin Feng tak dapat membakarnya. "Hahaha.. Hanya segini saja kemampuanmu.. Bocah manusia."
Jelas Yin Feng sudah mengetahui jika dua elemennya tak dapat melukai raja kadal iblis, sebab tingkatan dari raja kadal iblis lebih tinggi darinya.
Walaupun begitu tak ada keraguan di wajah maupun di dalam hati Yin Feng. "Baru kali ini aku bertemu dengan musuh yang lebih hebat." Gumam Yin Feng dalam hati.
Kali ini raja kadal iblis melesat maju tanpa dapat disadari oleh Yin Feng hingga tiba-tiba sudah berada dibelakangnya, sebuah pukulan keras mendarat di punggung Yin Feng hingga membuatnya terpental.
Akan tetapi tak sampai disitu saja raja kadal iblis kembali melesat mendekati Yin Feng dan melepaskan pukulan kedua, yang tepat mengenai perut Yin Feng.
Yin Feng diperlakukan oleh raja kadal iblis seolah seperti samsak, hingga pada akhirnya saat berkali-kali Yin Feng dihajar raja kadal iblis, sang raja mengeluarkan pukulan dengan sangat keras pada Yin Feng.
Membuat Yin Feng jatuh menghantam tanah, walaupun ia merasakan sakit disekujur tubuhnya Yin Feng tetap mencoba untuk berdiri. "Sial.. Apakah aku akan berakhir disini??."
"Hahaha.. Jelas kau bukan tandingannya.. Kecuali..." Kien Chang menghentikan ucapannya.
"Kecuali apa??"
"Kecuali aku sendiri yang turun tangan untuk membunuhnya.." Kien Chang menimpali.
"Hemm. " Sejenak Yin Feng terkejut dan bertanya-tanya. "Bagaimana caranya dia bisa membunuh raja kadal ini, apa lagi sekarang ini sedang di dalam ruang jiwa milik raja kadal."
"Akan tetapi itu semua tidak cuma-cuma." Ucapan Kien Chang membuat Yin Feng terhenti dari lamunannya. "Aku sedikit curiga mengapa tiba-tiba kau mau turun tangan sendiri, pasti semua itu ada syarat yang harus aku penuhi."
__ADS_1
"Kau memang anak yang pintar, aku hanya memiliki satu syarat untukmu."
"Apa itu syaratnya??" Yin Feng mencoba bertanya.
"Kedepannya aku hanya perlu bantuanmu saja."
"Bantuan dariku? Seorang Kien Chang bisa meminta bantuan!" Yin Feng sedikit bingung dan tak mengerti dengan perkataan Kien Chang.
"Jika bukan karena pengkhianatan tak mungkin aku berada di dalam pedang ini."
"Maksudmu?? Bukankah kau hanya roh pedang?" Yin Feng sedikit mengangkat alisnya.
"Ceritanya panjang bila aku ceritakan sekarang, mungkin kau tak ada kesempatan untuk mendengarkannya."
Sang raja kadal iblis ternyata sudah siap menghantamkan jurusnya kearah Yin Feng, saat kilatan jurus hendak mengenai Yin Feng tiba-tiba serangan itu terhenti.
Seseorang telah muncul dihadapan Yin Feng dengan satu tangan menahan serangan raja kadal iblis, seraya menengok kearah YinFeng dan berkata. "Biar aku selesaikan kadal ini terlebih dahulu."
Sosok tersebut tidak lain adalah roh pedang pencabut nyawa Kien Chang, bagi Kien Chang raja kadal iblis tidak ada apa-apanya hanya seekor kadal kecil yang baru belajar beladiri.
Melihat serangannya terhenti raja kadal iblis nampak heran, akan tetapi saat serangan itu tiba-tiba menghilang terlihatlah sosok manusia yang lain.
Dengan mata yang terbuka lebar raja kadal iblis memperhatikan dengan seksama sosok tersebut. "Pantas saja seranganku terhenti, ternyata ada sosok hebat yang menjaganya." Gumam raja kadal iblis.
"Lama tidak pernah bertarung badanku terasa kaku." Ucap Kien Chang sambil menggerakkan tangan dan kakinya untuk meregangkan otot-otot.
Namun nyatanya raja kadal iblis tak mau membiarkan Kien Chang terlalu lama, dengan langsung melesat maju mengarahkan jurus cakaran kadalnya.
Sangat mudah bagi Kien Chang membaca pergerakkan raja kadal iblis, dalam sekejap serangan kadal iblis dapat ditahan hanya menggunakan tangan kanannya. "Kau ini tak bisakah memberiku waktu sebentar untuk meregangkan otot-ototku."
Tak sampai disitu saja walaupun tangan kanan raja kadal iblis dapat ditahan oleh Kien Chang, namun ia kembali melancarkan serangan dengan ekornya.
Lagi-lagi Kien Chang dapat dengan mudah membaca serangan raja kadal ibli, sebelum ekor raja kadal iblis mengenai kepala Kien Chang sebuah pukulan keras mendarat pada tubuh raja kadal iblis.
__ADS_1
Membuatnya terpental jauh kebelakang dengan memuntahkan darah segar, saat raja kadal iblis hendak berdiri ternyata Kien Chang telah berdiri tepat dihadapannya.
Kali ini Kien Chang menarik kedua tangan raja kadal iblis dan mengangkatnya keatas, dengan memutar-mutarkan diatas kepalanya lalu dilemparkannya.
Tak hanya itu saja dalam sekejap sebelum raja kadal iblis mendaratkan badannya, Kien Chang telah lebih dulu sampai dan kembali melesatkan tendangan tepat dikepala raja kadal iblis.
Sampai terdengar suara retakan tulang, ternyata tendangan Kien Chang membuat leher raja kadal iblis patah.
Disisa-sisa ajalnya raja kadal iblis sempat mengeluarkan jurus terakhir, agar ia tidak sendirian saat menemui ajalnya. Sebuah bola cahaya ukuran sedang keluar dari dalam perut raja kadal iblis.
Bola itu berwarna hitam gelap dengan memancarkan cahaya hitam pekat. "Benda apa itu? Nampaknya aku memiliki firasat buruk." Ucap Yin Feng.
"Sepertinya kadal itu ingin kita ikut mati juga bersamanya, tapi tak semudah itu jika ingin membawa kami mati bersamamu." Sebuah bola cahaya keemasan muncul dari tangan kanan Kien Chang.
Secara cepat ia melemparkan bola keemasan itu dan mengenai bola hitam gelap yang raja kadal iblis keluarkan, benturan antara kedua bola cahaya itu menimbulkan gejolak kekuatan yang sangat hebat.
Sampai ruang jiwa milik raja kadal iblis mengalami keretakan disetiap langit-langit maupun dibawah pijakan kaki, untung saja sesaat sebelum dua bola cahaya bertemu Kien Chang sudah memasang prisai pelindung yang melindungi Yin Feng dan dirinya.
Raja kadal iblis hanya tertawa kencang sebelum tubuhnya terkena ledakan tersebut, bersamaan dengan matinya raja kadal iblis ruang jiwanya pun ikut hancur.
Hanya dengan jentikan jari milik Kien Chang, Yin Feng sudah kembali ketubuh asalnya dan Kien Chang pun juga kembali bersemayam didalam pedang pencabut nyawa.
Penampakan yang sangat mengerikan sesaat setelah jiwa Yin Feng kembali keraganya tubuh raja kadal iblis nampak hangus, dan segera Yin Feng mengambil mutiara emas yang berada dikepala sang raja.
Saat mutiara itu diambil oleh Yin Feng tubuh raja kadal iblis berubah menjadi abu, Yin Feng nampak sedikit terkejut dengan memundurkan kakinya. "Sungguh mengerikan sekali bola cahaya keemasan itu."
Dalam hati Yin Feng hanya dapat bergumam, tak terbayang bagaimana jika bola keemasan itu mengenai tubuhnya.
Tak diduga ternyata dari kejauhan terdapat dua sosok yang sedang mengamatinya, namun dengan tempat yang berbeda. Seoarang perempuan bersembunyi dibalik batu sebelah kiri Yin Feng.
Sedangkan sosok laki-laki bersembunyi diatas pohon sebelah kanan Yin Feng. "Seberapa kuat anak ini, pantas saja jebakan yang telah ku siapkan tak berpengaruh padanya, apa lagi ia memiliki peliharaan yang begitu kuat."
...........
__ADS_1