Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Penguasaan 4 Jurus


__ADS_3

Setelah Yinfeng dapat memahami bab pertama pada Kitab Harimau Sejati, kemudian dirinya tidak butuh waktu lama untuk dapat mempelajari Jurus Mata Harimau, sekarang Yinfeng menuju jurus selanjutnya yaitu Cakaran Harimau.


Dengan dicabutnya Pedang Harimau Perak dari sarungnya, Yinfeng pun mulai menirukan sebuah gerakan yang telah tergambar di dalam Kitab Harimau Sejati.


Gerakan demi gerakan Yinfeng pelajari hingga tiba di gerakan akhir dari Jurus Cakaran Harimau, Yaitu sebuah gerakan penentu yang bisa membuat Pedang Harimau Perak mengeluarkan bayangan Cakar Harimau.


Bila mana lawan terkena jurus tersebut tubuhnya akan terkoyak sangat dalam dan dapat menimbulkan kematian.


Ketika Yinfeng sudah berhasil menirukan gerakan akhir dari Jurus Cakaran Harimau, seketika Pedang Harimau Perak mengeluarkan Roh Harimau Putihnya.


Yang kemudian menyatu dengan tubuh Yinfeng, seketika Yinfeng merasakan kekuatannya bertambah cukup drastis hingga ke tahap menengah.


Namun kekuatan itu hanya sementara karena menyatunya roh harimau dengan tubuh Yinfeng, ketika roh harimau tersebut kembali ke pedang harimau perak tubuh Yinfeng pun akan kembali seperti semula.


Yinfeng hendak mencoba Jurus Cakaran Harimau tersebut, namun dia takut jika akan merusak tempat khusus Ketua Wunghan. Akhirnya Yinfeng menelusuri lebih kedalam hingga tidak menyangka di dalam tempat rahasia Ketua Wunghan terdapat sebuah aula yang lumayan untuk berlatih jurus.


Dicobalah jurus tersebut dengan sebuah gerakan yang telah Yinfeng pelajari dan hafalkan, hingga tiba di gerakkan akhir Yinfeng meneriakkan sebuah jurus.


JURUS CAKARAN HARIMAU


Sebuah bayangan cakar harimau pun keluar dari ayunan pedang harimau perak yang Yinfeng ayunkan, hingga mengenai dinding batu tempat tersebut.

__ADS_1


Yang mengakibatkan sebuah goresan dalam hampir menembus dinding batu tersebut, ternyata itu baru sebuah cakaran saja yang Yinfeng keluarkan, belum lagi jika Yinfeng mengeluarkan beribu cakaran harimau mungkin dinding batu itu akan mengalami kehancuran yang sangat parah.


"Jurus ini sangat berbahaya sekali, jika saja tadi Aku tidak mengurangi tenagaku mungkin akan berakibat fatal pada dinding ini." Gumam Yinfeng.


Setelah Yinfeng berhasil mempelajari jurus cakaran harimau, baru Yinfeng beralih ke jurus selanjutnya yaitu Jurus Terkaman Harimau.


Karena roh harimau telah menyatu dengan Yinfeng, maka Yinfeng hanya perlu menghafalkan sebuah mantra agar bayangan harimau tersebut dapat muncul, narulah Yinfeng dapat memerintahkan bayangan tersebut untuk menerkam mangsanya.


Tidak begitu lama bagi Yinfeng dapat menghafalkan mantra tersebut, hingga kemudian sebuah bayangan harimau muncul, namun karena Yinfeng belum ingin menggunakan jurus itu.


Jadi seketika bayangan harimau kembali ke tubuh Yinfeng.


Hauuuurrrrr....


Sebuah auman harimau yang sangat keras hingga terdengar di dalam Perguruan Macan Putih.


Semua guru dan murid secara reflek menutup telinga mereka masing-masing, karena sebuah auman yang sangat keras hingga mendengungkan telinga.


Tidak sedikit yang bertanya-tanya dan juga berjaga-jaga, namun banyak juga yang langsung masuk kedalam kamar masing-masing karena khawatir bahaya akan datang.


Hanya karena auman harimau yang Yinfeng pelajari dapat membuat seluruh penghuni di Perguruan Macan Putih mengalami ketakutan dan kengerian serta histeris akan auman tersebut.

__ADS_1


Namun Ketua Wunghan segera meredakan akibat auman tersebut dengan Ilmunya, yang berbentuk seperti asap putih tipis terbang menenangkan seluruh penghuni Perguruan.


"Hemmm, ternyata anak itu telah berhasil mempelajari Kitab Harimau Sejati hingga dapat mengeluarkan jurus terakhir, auman harimau."


Gumam, Ketua Wunghan yang sangat takjub dan bangga pada Yinfeng karena tidak butuh waktu lama untuknya dapat menguasai Kitab Harimau Sejati sampai di jurus yang terakhir.


Tiba-tiba guru Liuking datang menemui Ketua Wunghan.


"Ketua.., apa yang terjadi barusan ini ?" Tanya guru Liuking.


"Ini adalah tanda bahwa Yinfeng telah menyelesaikan pelatihannya." Ucap Ketua Wunghan.


"Sungguh Ketua ? Sangat cepat sekali dirinya dapat mempelajari Kitab itu, hanya butuh waktu 3 bulan saja." Ucap guru Liuking yang tetkejut.


"Itulah mengapa Aku mempercayakan Kitab tersebut padanya, karena Yinfeng pasti dapat menguasai semuanya." Ucap Ketua Wunghan.


"Lantas apakah perlu Aku mengantarkan makanan untuknya kembali, atau sudah waktinya dia untuk keluar ?" Tanya guru Liuking.


"Sudah nanti kau jemput Yinfeng dan segera kembali ke kediamanku dengan bersamanya."


.........

__ADS_1


__ADS_2