
Lanjutan Pendekar Macan Putih..
Terpaksa Author lanjut disini, tidak jadi di novel kedua.. Untuk novel kedua sudah Author hapus.
Maaf ya para pembaca semuanya..
****
Kabar kehancuran perguruan Macan Putih langsung tersebar ke seluruh penjuru Dataran Barat, bahkan terdengar sampai ke tiga dataran lainnya yaitu :
Dataran Timur.
Dataran Utara.
Dataran Selatan.
Walikota Tian Jien yang pertama kali mendengar kabar tersebut sangat sok dan tidak percaya, setelah mata-matanya datang menyampaikan pesan akan kehancuran perguruan Macan Putih.
Saat sesudah mendapat kabar tersebut Walikota Tian Jien itu yang bernama Tian Long, segera memerintahkan anak buahnya untuk mempersiapkan kuda keberangkatannya melihat perguruan Macan Putih.
Setelah menempuh kurang lebih waktu sepuluh hari akhirnya Walikota Tian Long sampai di tugu masuk perguruan, terlihat tugu perguruan yang sudah tinggal tiang saja.
Terlihat juga sudah tidak ada bangunan yang berdiri kokoh, hanya menyisahkan rerobohan dan puing-puing bangaunan.
"Apa yang sebenarnya terjadi dengan perguruan ini." Gumam Walikota Tian Long dengan air mata yang mulai menetes.
Dirinya tidak bisa membayangkan baru beberapa hari saja setelah kepulangan Yin Feng dan kawan-kawan, ternyata itu adalah awal kehancuran perguruan Macan Putih.
Walikota Tian Long sebenarnya sudah curiga saat para pengawalnya yang harusnya sudah tiba di kota Tian Jien, namun juga belum datang dan memberi kabar.
Karena merasa curiga akhirnya beliau mengutus mata-mata untuk mengecek ke perguruan Macan Putih, namun ternyata mata-mata tersebut saat sampai di perguruan sudah telat.
Semua sudah hancur dan mayat bergeletakkan dimana-mana, sang mata-mata mencoba menelusuri tempat itu namun sama saja hanya ada bangunan yang roboh dan mayat.
Saat Walikota Tian Long mendengar kabar dari mata-matanya dia belum begitu percaya, namun saat ini setelah beliau melihatnya sendiri seketika mulutnya membisu dan hatinya menjerit sedih.
Beliau mencoba mencari disegala sisi namun tetap saja tidak menemukan tubuh seseorang yang dicarinya, hanya mendapati sesosok mayat yang tidak asing baginya yaitu guru Xin Hai.
Sempat beliau beranggapan bahwa Yinfeng masih hidup, karena jasad Yinfeng tidak ditemukannya.
"Hatiku mengatakan bahwa Yinfeng masih hidup, namun entah dimana keberadannya sekarang." Ucap, Walikota Tian Long kepada para bawahannya.
Sesudah menyaksikan sendiri Walikota Tian Long kemudian mengajak para bawahannya untuk pulang, setelah sampainya di kota Tian Jien Walikota Tian Long mendapat kabar bahwa Turnamen Bergelar tidak jadi di adakan 2 tahun yang akan datang.
__ADS_1
Turnamen tersebut akhirnya di undur dan akan di adakan 10 tahun lagi, mendengar kabar tersebut beliau sedkit sangat senang dan beliau berharap ada keajaiban saat nanti Turnemen Bergelar itu tiba
"Aku harap 10 tahun yang akan datang kau datang menemuiku Yin Feng." Batin Walikota Tian Long.
Semua pun kini hanya tinggal kenangan saja saat-saat Walikota Tian Long bersantap makanan bersama Yin Feng dan kawan-kawan, semua masih membekas didalam hatianya.
Namun hari berganti hari bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun, hingga tak terasa akhirnya 8 tahun pun sudah terlewati sejak kejadian kehancuran Perguruan Macan Putih, kini babak baru wajah baru serta kehidupan baru akan dimulai.
***
Saat ini Yin Feng sudah genap berumur 20 tahun dia tumbuh menjadi lelaki yang tampan dan gagah, setelah kejadian 8 tahun lalu yang membuat perguruan Macan Putih hancur.
Saat itu Kera penguasa dunia dimensi (Monk Lie) sudah mendapatkan penawar racunnya, dan dirinya dipersilahkan oleh Yin Feng untuk kembali kedunia dimensi sesaat sebelum mantan ketua perguruan Macan Putih Wung Han datang.
Sedangkan Yin Feng saat itu dibawa oleh mantan ketua perguruan Macan Putih Wunghan ke sebuah goa pertapaannya, disana Yin Feng diajarkan dan diwariskan berbagai ilmu dan jurus.
Jurus dan ilmu tersebut antara lain adalah :
Jurus Medan Gravitasi
Ilmu Tubuh Emas.
Ilmu Menghilang.
Ilmu Terbang.
Sedangkan untuk guru Liu King dalam masa Yin Feng mewariskan ilmu dan jurus dari mantan ketua Wung Han, dirinya ditugaskan ketua Wung Han untuk dapat menguasai pedang pusaka, dan juga dapat mempelajari ilmu pedang tingkat tinggi yang ada di suatu tempat rahasia.
Setelah ketua Wung Han mewariskan seluruh ilmu dan jurus yang beliau meiliki, barulah beliau mengantarkan Yin Feng untuk menemui guru Liu King di suatu tempat rahasia.
"Liu King... Aku sudah membuat anak ini menjadi lebih kuat, sekarang aku serahkan dia kepadamu."
"Terimakasih kakek sepuh, aku tidak akan pernah melupakan kebaikanmu." Ucap, Yin Feng dengan mengepalkan kedua tangannya.
"Tugasku sudah selesai, aku harap kalian berdua dapat mendirikan kembali perguruan ini."
Setelah mengatakan kalimat tersebut beliaupun kembali ke goa pertapaan untuk menjalani sisa-sisa hidupnya, karena seluruh ilmu dan kemampuannya sudah diwariskan kepada Yin Feng maka mulai saat itu umur ketua Wung Han sudah tinggal menunggu hari.
Namun beliau tidak pernah memberi tahukan hal itu kepada Yin Feng, sebab dirinya tidak mau membebani Yin Feng. Supaya Yin Feng dapat lebih fokus mengejar takdirnya sebagai kunci perdamaian.
Kini menyisahkan guru Liu King dan Yin Feng, kali ini penampilan guru Liuking pun berubah total terlihat sedikit tua dengan rambut putih panjang, dan jenggot sedikit putih.
"Yin Feng.., Sekarang mari kita coba membersihkan kembali perguruan ini sebisanya." Ucap guru Liu King.
"Baik Kakek." Jawab Yinfeng.
__ADS_1
Mereka berdua kemudian mencoba membersihkan kembali perguruan Macan Putih, walaupun hanya tersisa mereka berdua. Tapi semangat keduanya tidak pernah pudar untuk tetap menjalankan amanah dari Ketua Wung Han.
Dengan pertama-tama mengkremasikan semua mayat-mayat yang bergeletakan dimana-mana, setelah itu merapihkan piung-puing bangunan yang telah roboh. Namun saat sedang merapihkan puing-puing bangunan.
Terlintas difikiran Yinfeng akan hadiah dari kemenangannya pada Turnamen Bergengsi, yang mungkin mampu membantu untuk mendirikan kembali perguruan Macan Putih yang telah hancur.
"Kakek aku memiliki sesuatu yang mungkin dapat berguna bagi perguruan ini." Kata Yin Feng.
Seketika Yin Feng mengeluarkan berbagai hadiah yang didapatkannya dari Turnamen Bergengsi, ada Baju Zirah Petir, Rumput tiga warna, air kehidupan serta 500 ribu keping emas dan juga berbagai pil seperti : pil penyembuh, pil tulang dan pil peningkat kekuatan.
"Ini ?? Bagaimana semua ini ada denganmu ?" Tanya, guru Liu King yang merasa penasaran.
"Sewaktu Dongmen yang mulai mengacau di perguruan, aku sempat berfikir bahwa lebih baik aku menyimpan hadiah-hadiah ini di kalung ruang hampaku, agar tidak ada yang memanfaatkan kesempatan untuk mengambil hadiah-hadiah ini."
"Itu semua adalah hakmu nak, jika memang semua itu ingin kau gunakan untuk mendirikan kembali perguruan ini, apakah kau tidak menyesal ?" Ujar guru Liu King.
"Sebenarnya aku sangat membutuhkan baju Zirah, rumput tiga warna dan juga air kehidupan, untuk masalah yang lain bisa guru menyimpannya." Ujar Yin Feng.
"Tidak Yin Feng, lebih baik semua itu kau yang menyimpannya karena mungkin sewaktu-waktu kau sangat membutuhkannya."
"Baiklah kakek, memang seberapa besar biaya yang kita perlukan untuk dapat mendirikan perguruan ini kembali ?" Tanya Yin Feng.
"Sangat banyak nak, jika hanya 500 ribu keping emas akan sangat kurang."
Mendengar jawaban dari guru Liu King, Yin Feng membayangkan bagaimana caranya agar dapat mendapatkan uang yang banyak untuk bisa mendirikan kembali perguruan Macan Putih.
Namun saat dirinya sedang memikirkannya, tiba-tiba terlintas difikirannya tentang seseorang yang mungkin dapat membantunya. "Kakek aku memiliki ide, bagaimana kalau kita pergi ke kota Tian Jien saja." Ucap Yin Feng.
"Hemm.. Lalu apa yang akan kita lakukan disana ?" Tanya guru Liu King.
"Aku ingin meminta bantuan Walikota Tian Long kakek, siapa tahu beliau sanggup membantu kita mendirikan kembali perguruan ini." Ucap Yin Feng.
Sesaat guru Liu King terdiam sejenak untuk mencerna perkataan yang diucapkan oleh Yin Feng, setelah menimbang-nimbang akhirnya guru Liu King setuju dengan ide dari Yin Feng.
Keduanya pun segera bergegas pergi ke kota Tian Jien untuk meminta bantuan dari Walikota Tian Long, namun karena kekuatan guru Liu King dan Yin Feng saat ini keduanya sudah hampir setara.
Walupun memang Yin Feng lebih muda akan tetapi setelah dirinya mendapatkan warisan dari ketua Wung Han, kini antara guru Liu King dan Yin Feng hanya berjarak dua tingkat saja.
Yang mana dengan menggunakan ilmu meringankan tubuhnya tidak membutuhkan waktu lama untuk keduanya sampai di kota Tian Jien.
Setelah menempuh kurang lebih waktu lima hari akhirnya keduanya sampai di tugu masuk kota Tian Jien, untung saja Yin Feng masih menyimpan tanda pengenal untuk masuk ke kota Tian Jien.
Terlihat beberapa penjaga sedang mendata dan mengecek masing-masing orang yang hendak memasuki kota. Saat girliran Yin Feng diperiksa dan menunjukkan tanda pengenal itu tiba-tiba.
Para penjaga saling perpandang-pandangan satu sama lain, mereka merasa heran dan tidak percaya akan tanda pengebal yang Yin Feng tunjukkan.
__ADS_1
Segera salah satu penjaga memerintahkan Yin Feng dan guru Liu King untuk ikut bersamanya, mereka berdua langsung dibawa oleh penjaga itu untuk menemui Walikota Tian Long.
....