Pendekar Macan Putih

Pendekar Macan Putih
Gulungan Resep


__ADS_3

Saat Mio Jie mengetahui sosok pemuda yang bersama dengan ketua Lili adalah alkemis kehormatan rumah lelang Xue, dirinya nampak tidak takut.


Justru malah Mio Jie tetap berusaha ingin merebut kunci kuno dari tangan Yin Feng, bagaimanapun itu caranya.


"Memang kenapa bila dia alkemis kehormatan, justru karena dirinya seorang alkemis pastinya tak akan sempat melatih ilmu beladiri."


Selesainya pelelangan siasat licik Mio Jie mulai dilancarkan dengan mengutus satu pendekar di tingkat langit tahap tujuh dan dua lagi di tingkat langit tahap lima.


"Kalian bertiga pantau terus pemuda yang dikenal sebagai alkemis kehormatan itu, saat dirinya berada di tempat yang sepi barulah kalian habisi dia."


"Siap tuan muda." Ketiganya menundukan kepala tanda mengerti perintah yang diperintahkan Mio Jie.


"Kalau begitu awasi dia dan jangan sampai kalian ketahuan! Apa kalian mengerti?"


"Kami mengerti tuan muda!"


Mio Jie mengibaskan tangan kanannya tanda menyuruh ketiga pendekar tersebut untuk segera melaksanakan perintah.


**


Disebuah sudut rumah lelang Walikota Tian Long tengah gelisah mencari keberadaan dari Yin Feng. "Kemana perginya Feng er? Kenapa sampai sekarang dia tidak kelihatan? Apakah terjadi sesuatu dengannya?"


Namun disebuah ruangan ternyata Yin Feng tengah berdiskusi dengan ketua Lili. "Bagaimana master Feng? Apakah kau setuju?"


Terlihat Yin Feng tengah terdiam memikirkan sesuatu. "Ketua Lili sebaiknya berterus terang saja, apa maksud dari semua ini?"


"Hehe.. Master Feng ternyata orang yang cermat dapat mengetahui maksud saya menghadiahkan kunci kuno itu."


"Siapa saja akan mengetahui bila sebuah benda yang sangat mahal dihadiahkan kepada seseorang, jelas itu ada maksud tersendiri." Yin Feng hanya bisa bergumam dalam hati, tidak enak bila nanti membuat ketua Lili tersinggung.


"Jadi aku harap master Feng berkenan untuk mempelajari resep pil ini?"


"Apakah gulungan ini yang dimaksudkan oleh ketua Xue Gong? Tapi kenapa tadi tidak ada dipelelangan?"


"Sebab rumah lelang kami sudah bersepakat dengan pemilik dari gulungan resep pil tersebut, dengan membayarnya sebesar 3 juta koin emas."


"Apa!! Apakah seberharga itu?"


"Jika master Feng tidak percaya, silahkan master Feng lihat sendiri."

__ADS_1


Saat Yin Feng memegang gulungan resep pil tersebut, ada perasaan didalam hatinya yang mengingatkan akan sosok guru Xio Fang.


"Hah! Kenapa tiba-tiba aku jadi teringat akan guru Xio? Apakah gulungan ini ada kaitannya dengan beliau?"


Langsung saja Yin Feng membuka gulungan tersebut dan alangkah sangat terkejutnya ia saat tahu resep pil didalamnya.


"Resep pil Xuan Sun??" Pil apa ini sebenarnya?"


"Kenapa master Feng? Apa ada yang salah dengan resep pil tersebut?"


"Ah tidak tidak, aku hanya terkejut ternyata ada resep pil seperti ini."


"Resep pil itu sudah lama menghilang, tapi tak ku sangka ada seseorang tak dikenal datang ingin menukarkannya dengan koin emas."


Yin Feng sejenak terdiam memikirkan hal tersebut. "Hemm.. Benda seberharga ini ingin ditukarkan dengan koin emas?? Apa mungkin orang itu tidak mengerti tentang alkimia?"


"Memangnya berapa koin emas yang dibutuhkan orang itu?"


"Dia hanya meminta 500.000 koin emas."


"Apa!! Aku jadi penasaran apakah orang ini tidak mengetahui apa-apa tentang alkimia, atau justru sebaliknya dia adalah seorang master alkemis?"


"Aku pun sependapat dengan master Feng, saat pertama kali aku bertemu dengannya ada aura dalam tubuhnya yang membuatku sesak nafas, jadi sepertinya orang itu berilmu tinggi."


"Orang itu seharusnya masih menunggu di ruangan kusus bagi para tamu."


Keduanya lalu segera menuju ke ruangan tersebut, akan tetapi saat melihat kedalam mereka berdua tak mendapati orang yang sedang dicari.


"Nampaknya dia telah pergi."


Ketua Xue Lili langsung memanggil pelayan dan menanyainya. "Sejak kapan orang yang didalam sini pergi?"


"Barusan ketua, setelah dia menerima koin emas yang dimintanya seketika dia langsung pergi."


"Barusan!! Berarti orang itu belum jauh dari sini." Yin Feng berasumsi bahwa orang tersebut jelas masih ada disekitar rumah lelang.


"Baiklah ketua Lili biar aku saja yang mencari keberadaan orang tersebut."


Setelah ketua Xue Lili serta pelayan memberikan ciri-ciri kusus tentang seseorang itu, barulah Yin Feng bergegas pergi meninggalkan rumah lelang.

__ADS_1


Akan tetapi saat dia turun dari lantai dua Yin Feng baru teringat akan sosok Walikota Tian Long. "Ah iya, dimana paman Long? Mengapa aku tidak melihatnya?"


Yin Feng mencari kesegala sudut ruangan dari rumah lelang, akan tetapi tak mendapati keberadaan dari Walikota Tian Long. "Apa jangan-jangan paman Long sudah pulang lebih dulu?"


Yin Feng kemudian pergi meninggalkan rumah lelang, dan lebih mengutamakan keberadaan dari orang yang menyerahkan gulungan tersebut.


Masalah Walikota Tian Long Yin Feng akan menyiapkan hadiah untuknya nanti sepulangnya mencari keberadaan dari orang yang menjual gulungan.


Benar saja setelah bergegas mencari kesana kemari, Yin Feng akhirnya menemukan orang yang memiliki ciri-ciri sama persis dengan apa yang dibilang ketua Xue Lili.


"Aku harap itu orangnya, sebab ciri-cirinya sama dengan apa yang telah disebutkan."


Ternyata orang tersebut baru ingin melangkah pergi keluar dari perbatasan, Yin Feng tidak ingin langsung menemuinya jika masih didalam kota, dia lebih memilih untuk tetap mengikuti dari belakang secara diam-diam.


Cukup lama Yin Feng mengikuti orang tersebut hingga tiba-tiba orang itu berhenti tepat ditempat yang sepi dan jauh dari kota.


"Apa maksud dan tujuanmu mengikutiku? Apakah kau ingin merampas harta bendaku?"


Yin Feng cukup terkejut jika dirinya ternyata sudah ketahuan, padahal Yin Feng sudah melakukannya secara diam-diam serta meringankan setiap langkah kakinya.


"Mohon maaf senior jika diriku sudah lancang, namun aku hanya penasaran darimanakah senior mendapatkan gulungan resep pil Xuan Sun tersebut?"


"Maaf aku tidak mengerti apa yang kau ucapkan anak muda."


"Sekali lagi maafkan saya senior, saya hanya ingin bertanya apakah senior seorang alkemis?"


"Kau salah orang anak muda."


Orang tersebut berbalik badan dan buru-buru pergi.


"Tunggu senior! Aku hanya ingin memastikan apakah benar senior seorang alkemis?"


Seketika orang tersebut berhenti lalu menengok kerah Yin Feng dengan tatapan tajam, seolah tatapan tersebut sebuah peringatan untuk Yin Feng agar tidak mengikutinya.


Saat Yin Feng menatap tatapan senior tersebut tiba-tiba tubuhnya merasa kaku. "Sangat luar biasa! Hanya tatapannya saja sampai bisa membuatku tak bergerak."


Senior tersebut lalu pergi dengan sangat cepatnya meninggalkan Yin Feng dalam keadaan mematung.


Hingga sosok senior tak terlihat barulah Yin Feng mulai dapat menggerakkan tubuhnya kembali. "Siap sebenarnya sosok tersebut? Kekuatannya dapat membuat ruang jiwaku bergetar."

__ADS_1


Yin Feng kemudian memutuskan untuk kembali ke penginapan, dia khawatir jika Walikota Tian Long tengah menantinya.


....


__ADS_2