Pendekar Tanpa Kawan

Pendekar Tanpa Kawan
Lembah Kalong Maut.


__ADS_3

Agak jauh di sebelah utara gunung Telaga Bodas ada sebuah perbukitan karang yang terjal dan tinggi. di antara bukit- bukit itu terdapat sebuah lembah sempit yang hampir selalu di liputi kegelapan, karena cahaya matahari hanya dapat menerobos ke dalam lembah pada saat berada di atas kepala saja. itupun waktunya tidak lebih dari dua kali peminum teh.


Jika senja menjelang tiba dan burung- burung pulang kesarangnya setelah seharian mereka mencari makan, dari dalam lembah sempit namun panjang dan gelap itu berserabutan keluar ribuan atau bahkan ratusan ribu ekor kelelawar hitam dengan mengeluarkan suara mendecit yang terasa merobek sukma.


Yang juga menakutkan adalah ukuran tubuh dari kelelawar hitam itu beberapa kali lipat lebih besar dari kelelawar umumnya. bahkan kalau diamati ada beberapa diantaranya yang rentang sayap dan tubuhnya mencapai hampir sepuluh jengkal. setiap golongan kelelawar- besar ini keluar lembah, kelelawar lainnya yang lebih kecil sama menyingkir seakan memberi jalan di udara.


Lembah ditengah perbukitan karang itu selain sangat terpencil letaknya juga sulit untuk di jangkau manusia. apalagi ribuan kelelawar yang ada di sana bukanlah seperti umumnya, melainkan jenis kelelawar aneh yang punya kegemaran menghisap darah bahkan daging mangsanya, termasuk juga darah manusia.


Di depan lembah sempit dan gelap itu terlihat suatu pemandangan yang menggidikkan hati. ratusan potongan tulang belulang tengkorak manusia dan hewan berserakan di sana. selain itu ada juga bermacam senjata yang tertinggal. bahkan beberapa diantaranya senjata pusaka yang sudah tidak lagi bertuan.


Dari pengamatan tumpukan tulang tengkorak dan binatang yang berada di depan mulut lembah itu mungkin adalah korban dari para kelelawar penghisap darah yang bersarang dalam lembah itu. kalau di lihat dari berbagai jenis senjata yang tergeletak, mungkin sekali banyak juga korbannya dari kaum persilatan.


Saat itu mungkin baru menjelang tengah hari. dari tonjolan perbukitan karang yang tinggi dan terjal mendadak berkelebat sesosok bayangan hitam dengan kecepatan luar biasa. jika saja sekarang tiba malam hari, orang pasti mengira kalau sosok itu adalah bayangan hantu penasaran yang bergentayangan.


Tapi bagi orang persilatan, gerakan cepat yang di tunjukkan sosok bayangan hitam itu dapat mereka pastikan kalau bayangan itu bukanlah sebangsa hantu atau siluman, melainkan seorang pesilat yang memiliki daya kesaktian sangat tinggi, terutama ilmu meringankan tubuhnya.


Setelah melewati belasan perbukitan karang tinggi yang terjal menjulang, sosok bayangan hitam itu sampai ke mulut lembah. kini dapat di lihat wujud dia yang sebenarnya. seorang lelaki lima puluhan berambut hitam menjela bahu. meskipun kulit tubuhnya hitam dan berminyak, tapi anehnya wajahnya putih dan pucat. jika di lihat dari depan sepasang mata orang ini besar cekung dan berwarna merah.

__ADS_1


Angin yang berhembus kencang melewati tebing lembah kadang sampai menimbulkan suara mengaung keras. jubah hitam yang berkibaran membuat bagian belakang tubuhnya tersingkap hingga sesaat terlihat sepasang senjata pedang pendek melengkung mirip arit bersilangan terselip di belakang pinggangnya. selain itu samar tercium bau aneh sejenis minyak bawang putih dari tubuh si jubah hitam.


Dengan tatapan nyalang orang setengah umur berjubah hitam itu menyapu daerah sekitar. dia seperti menunggu sinar matahari berada tepat diatas kepala hingga menembus cerukan lembah yang sempit. setelah yakin tidak ada yang mencurigakan, tubuhnya bergerak cepat melesat masuk ke dalam lembah dengan keluarkan suara cuitan nyaring bernada tinggi.


Sepanjang lembah sempit yang diapit dua tebing bukit karang tinggi itu terlihat ribuan ekor kelelawar besar sedang bergelantungan tidur diantara celah tonjolan tebing batu. saat merasakan ada orang memasuki lembah, ribuan kelelawar itu sama terbangun. mata mereka memerah seperti kehausan darah. beberapa diantaranya sempat terbang untuk mengincar mangsa yang datang, tapi begitu mendengar suara mencuit dan aroma aneh dari tubuh si pendatang, binatang malam itupun kembali ke tempatnya menggantung.


Setelah melewati beberapa tikungan didalam lembah sempit yang penuh kelelawar ganas penghisap darah itu, akhirnya si jubah hitam dapat melihat bagian ujung lembah yang ternyata buntu. yang mengherankan sudah jelas di depannya adalah dinding batu karang yang tinggi dan tidak ada jalan lainnya, tapi orang ini tetap saja bergerak secepat petir. memangnya orang ini hendak bunuh diri dengan membenturkan tubuhnya ke dinding tebing batu didepannya.? tentu saja tidak.!'


Baru saat tinggal dua tombak saja dari dinding batu, tubuh si jubah hitam mendadak naik ke atas hingga tiga atau empat tombak. ini suatu pertunjukan ilmu ringan tubuh yang sangat tinggi. saat masih melayang di udara, tangan kanannya meraih sesuatu di dinding batu lalu menariknya. terdengar suara bergemuruh yang disertai benda berat dan besar bergeser.


Sekilas di atas dinding batu karang muncul sebuah lubang gelap yang cukup besar. dengan menjejakkan kakinya ke udara, tubuh orang berjubah hitam itu lenyap masuk ke dalam lubang gelap yang rupanya adalah sebuah goa rahasia. beberapa kejapan mata kemudian kembali terdengar suara benda berat bergeser. goa rahasia diatas dinding itupun tertutup kembali.


Para penjaga yang semula waspada seketika membungkuk hormat saat mengenali orang yang baru datang. rupanya si jubah hitam itu punya kedudukan yang tinggi didalam Serikat Kalong Hitam. setelah melewati dua buah lorong lainnya, si jubah hitam bermata cekung merah sampailah di sebuah ruangan goa yang luas dan berdinding batu kehitaman. sebuah obor batu bercahaya redup sudah cukup baginya untuk melihat semua yang berada di dalam sana.


Di ruangan itu sudah menunggu tiga orang lainnya yang sama mengenakan jubah hitam sepertinya. diantara ketiganya ada seorang nenek bertangan kanan buntung. itu terlihat dari lengan jubahnya yang kosong. seorang lainnya adalah seorang kakek berambut putih menjela bahu dan bertelinga lebar serta lancip ke atas. diantara mereka berempat si rambut putih inilah yang mungkin umurnya paling tua.


Orang tua terakhir adalah seorang lelaki bungkuk berjubah hitam dengan kepala gundul lonjong dan bermata sipit penuh hawa kelicikan. satu keanehan terlihat di wajahnya. meskipun jelas tubuh orang ini kurus keriput dan bungkuk, namun dia mempunyai raut muka yang segar, halus dan terlihat lucu seperti seorang bocah kecil.

__ADS_1


''Maafkan aku karena datang terlambat., tapi dalam perjalanan menuju kemari diriku telah mengalami dua peristiwa yang mengejutkan. yang pertama tanpa sengaja aku telah melihat seseorang tokoh silat kawakan yang sudah lama menghilang, bahkan banyak orang persilatan yang menganggapnya telah tewas..'' ucap si jubah hitam yang barusan datang sambil menjura kepada tiga rekannya.


''Ketua ketiga., kau bilang kedatanganmu yang terlambat ini karena bertemu masalah penting, tapi jika hanya karena seseorang yang muncul di depanmu lalu membuat semua urusan penting di tempat kita ini tertunda., kurasa kau cuma membuang- buang waktu percuma saja..'' dengus nenek tua bertangan buntung.


''Hee., he., harap ketua ketiga tidak menjadi marah oleh teguran ketua keempat dalam perkumpulan 'Serikat Kalong Hitam kita ini, Nyai Kalong Mangiran sang 'Kelelawar Betina Berpedang Hantu'. lagi pula., siapa orang yang kau jumpai diluaran sana hingga membuat Ki Kalong Ganyang alias si 'Kelelawar Mata Api' sampai tegang begini.?'' sindir orang tua bungkuk bermuka seperti bayi. konon karena keadaan wajahnya yang aneh itulah dia di sebut sebagai 'Kelelawar Licik Muka Bayi.!'


Orang yang di panggil sebagai ketua tiga atau Kelelawar Mata Api cuma mendengus pendek. ''Dua hari lalu saat aku baru tiba di perbatasan tanah pasundan ini, tanpa sengaja diriku mendengar ada suara pertarungan sengit tapi hanya berlangsung singkat. dengan andalkan ilmu ringan tubuhku aku menyusup diantara rapatnya pepohonan. belasan langkah di depanku sudah tergeletak lima sosok mayat bersimbah darah.


''Yang membuatku terkesiap, aku mengenali dua orang diantara mereka. yang satu adalah pesilat dari pulau seberang utara berjuluk 'Datuk Setan Putih'. dan seorang lagi adalah si 'Tangan Besi Berkepala Batu'. tapi anehnya orang ini justru mati dengan batok kepala rengkah.!''


Tiga orang rekannya sama terdiam. dalam hati mereka cukup kaget dan bertanya siapa orang yang telah membunuh dua orang pesilat yang cukup ternama itu. ''Namun yang membuatku lebih terkejut adalah justru si pembunuh lima orang pesilat itu. karena dari ciri di tubuh dan kakinya diriku dapat memastikan kalau dia adalah si 'Nenek Iblis Berkaki Ganco'. salah satu dedengkot persilatan golongan hitam yang lama lenyap bahkan dianggap sudah mampus.!''


Mendengar nama 'Nenek Iblis Berkaki Ganco' disebutkan, tiga orang tua yang bukan lain adalah para ketua perkumpulan pembunuh bayaran 'Serikat Kalong Hitam' itu sama tidak dapat menutupi kekagetannya. terutama ketua pertama yang berambut putih panjang. sebab di masa lalu dia pernah bertikai dengan tokoh silat jahat kawakan itu.


''Turut kabar yang sempat kudengar belasan tahun silam, terakhir nenek tua bangka itu telah bergabung dengan partai 'Gapura Iblis'. tapi berita itu seketika lenyap karena tidak ada buktinya. pesilat ganas berkaki buntung itu juga mendadak menghilang tidak jelas mati hidupnya. kenapa sekarang dia tiba- tiba muncul kembali.?'' desis ketua berambut putih yang menduduki tempat pertama dalam Serikat Kalong Hitam.


Ketiga kawannya sama diam saling pandang. ''Lantas berita apa lagi yang kau bawa ke 'Lembah Kalong Maut' ini saudara ketua ketiga.?'' tanya si kakek berambut putih yang dalam dunia persilatan menyandang gelaran si 'Kelelawar Dari Akhirat' itu.

__ADS_1


Ketua tiga si Kelelawar Mata Api melirik tangan rekannya 'Kelelawar Betina Berpedang Hantu' yang buntung. ''Ini ada kaitan dengan orang yang mungkin telah membuntungi sebelah tangan saudara ketua empat. meskipun kabar ini tidak terdengar di luaran, tapi kita mendapat tawaran dari 'Tiga Singa Buas Bersurai Biru' dari gunung Merapi yang berani membayar kita sangat mahal untuk ikut serta membantu mereka menghabisi seseorang..''


''Siapa orang yang kau maksudkan itu.?'' desak ketua keempat tidak sabaran. ''Hhm., orang ini kabarnya masih sangat muda, tapi dialah yang sekarang menduduki tempat teratas dari sepuluh pesilat pendatang baru. si 'Pendekar Pincang Tanpa Perasaan, alias 'Iblis Pincang Kesepian.!'' jawab ketua ketiga. mendengar dua nama itu disebutkan, seketika ruangan goa menjadi hening. bahkan detak jantung penuh dendam kesumat dari ketua empat dapat mereka dengar dengan jelas.


__ADS_2