
Dengan kehadiran si 'Pengemis Muka Hitam' beserta dua orang berubah mantel gelap yang tentunya juga bukan orang sembarangan membuat hati para anggota gerombolan 'Kuda Angin' pimpinan Nyi Jaran Mirah turut menjadi tegang. keinginan mereka untuk membekuk pemuda bernama Cagak Randu sangat mungkin sulit untuk diwujudkan.
Sebaliknya lelaki muda berumur dua puluh lima tahunan itu terlihat jumawa bertolak pinggang di samping pengemis tua yang jadi pimpinan sekaligus gurunya itu. biarpun merasa gusar dengan lagak tengik bekas rekan mereka ini tapi anak buah Nyi Jaran Mirah tidak dapat berbuat sembarangan.
''Nyi Jaran Mirah., bagaimanapun juga kita pernah punya hubungan dekat sebagai atasan dan bawahan. jauh di dalam hatiku juga masih menyimpan rasa hormat padamu. karenanya aku rasa lebih baik mari lupakan semua ganjalan diantara kita. guruku yang sekarang ini si Pengemis Muka Hitam selain punya nama besar juga punya pengaruh luas dalam rimba persilatan..''
Lelaki bernama Cagak Randu itu sesaat hentikan bicaranya sembari matanya melirik mesum pada murid perempuan Nyi Jaran Mirah yang bernama Surti Cenil. ''Jika kita semua bisa bersatu dan menghapus semua silang sengketa di masa lalu tentunya akan membawa kebaikan bagi semua orang..''
''Huhm., jangan dikira kau dapat lolos dari hukuman dengan mencoba mengalihkan pembicara Cagak Randu. katakan saja apa maksud dari semua ucapanmu.!'' potong si hidung tindik sambil mendengus acungkan pedangnya. ''Satu hal lagi yang terpenting. kenapa kau sampai tega memberitahukan tempat keberadaan kami semua pada pihak kerajaan.!'' timpal rekannya yang lain.
''Apakah kau sudah melupakan saat kita semua dibuang secara tidak hormat dari keprajuritan bahkan menjadi buronan karena dianggap lalai dalam menjaga perbatasan. padahal itu semua bukanlah salah kita melainkan para atasan yang berada di pusat tidak mau mengirimkan bantuan baik bahan makanan ataupun pasukan tambahan..''
''Kalau saja di saat terdesak dan hampir binasa dalam pelarian kita tidak diselamatkan oleh Nyi Jaran Mirah dan muridnya Nimas Surti Cernil, pastilah kita semuanya tidak akan berdiri disini. otakmu itu sudah berubah menjadi batu ataukah memang dirimu adalah manusia laknat yang lupa budi., cepat kau jawab pertanyaan kami Cagak Randu.!''
Dari sekilas pembicaraan kedua pihak ini dapat disimpulkan kalau mereka sebelumnya adalah para prajurit kerajaan yang bertugas menjaga perbatasan. meskipun semuanya adalah para prajurit yang bertanggung jawab pada tugas tapi sayangnya para pejabat tinggi di pusat pemerintahan bukan saja tidak memperhatikan kebutuhan juga kesulitan yang mereka alami, justru malah sibuk untuk memperkaya diri dan kepentingan kelompoknya saja.
''Hee., he., terus terang saja ada orang atas yang menjanjikan pengampunan dan juga jabatan padaku jika mau mengatakan soal keberadaan kalian semua. pejabat tinggi itu merasa terancam karena kalian bisa menjadi saksi perbuatan busuknya yang telah mengambil sebagian upah kita selama bertugas jauh di perbatasan..'' jelas Cagak Randu.
Mendengar jawaban Cagak Randu semua orang disana menjadi geger dan marah besar. di saat hendak mengamuk, justru bekas rekan mereka itu malah berkata, ''Mengingat adanya hubungan lama diantara kita semua, aku bisa saja membantu kalian agar bisa menerima pengampunan sepertiku sekaligus mendapatkan kembali keprajuritan kalian, asalkan dapat membantuku memperoleh sesuatu..'' bujuk lelaki ini. dia sengaja menghentikan sebentar ucapannya sambil melirik Surti Cenil.
''Hee., he., seharusnya kalian semua tahu kalau sejak pertama kali berjumpa dengannya aku sudah menaruh perasaan pada dinda Surti Cenil. malam ini juga dengan setulus hati diriku ingin meminangnya sebagai bukti ketulusan cintaku..'' jawab Cagak Randu tertawa terkekeh mesum basahi bibir dengan ujung lidahnya.
''Kurang ajar., mulut busukmu memang harus dirobek sejak awal.!'' bentak Surti Cenil geram bercampur malu. tanpa perduli apapun gadis cantik namun punya tingkah dan gaya seperti kaum lelaki itu langsung berkelebat maju. dari gerakannya yang cepat menandakan ilmu meringankan tubuhnya lumayan hebat. pedang ditangannya bergerak menusuk ke arah perut tapi ditengah jalan berubah membacok leher sekalian membelah bahu kanan lawan.
__ADS_1
Serangan jurusnya tidak berhenti disini saja. sebagai penutup kaki kanannya menyapu pinggang yang disusul kepalan tangan kiri lepaskan dua jotosan ke lambung juga tengah dada. dalam satu jurus gadis ini mampu membuat serangan beruntun yang nyaris tanpa jeda. ''Jurus 'Kuda Terbang Mendepak Gunung.!'' seru Cagak Randu terkesiap saat mengenali serangan lawannya.
Dengan tiga kali melangkah mundur dia buru- buru gunakan pedangnya untuk menangkis ancaman senjata lawan sekaligus juga memotong lengan dan kaki Surti Cenil. sementara tangan kirinya juga turut kirimkan tiga buah babatan telapak tangan bertenaga dalam tinggi sebagai serangan balasan.
Sebagai bekas anak buah Nyi Jaran Mirah, Cagak Randu juga tahu betul kehebatan jurus serangan yang digunakan Surti Cenil untuk menggempurnya. keistimewaan dari jurus ini dapat dilancarkan dengan menggunakan senjata pedang maupun tangan kosong. seperti namanya jurus itu punya kekuatan setara dengan beberapa ekor kuda jantan yang sedang berlari cepat.
Sebab itulah dia tidak kepalang tanggung dalam membalas serangan ganas Surti Cenil meskipun dalam hatinya merasa sayang karena tubuh gadis manis yang telah lama dia idam- idamkan itu bakalan menjadi cacat. tetapi jelas pemuda ini lebih tidak mau lagi jika harus kehilangan nyawanya.
'Whuuutt., wheeett., shraaatt.!'
'Traaaangg., traaaangg., triiiiingg.!'
'Dheeesss., dhaaaass., braaaakk.!'
''Lelaki sialan., serahkan nyawa anjingmu.!'' maki Surti Cenil beringas. dalam gebrakan awal tadi serangan pedangnya hanya mampu merobek ujung baju, juga sedikit menyayat kulit bahu lawan. sebaliknya serangan balik Cagak Randu sanggup membuat tubuhnya tersurut mundur. biarpun terkejut dan malu tapi gadis ini mana sudi mengakui kekuatan lawannya. sekali lagi dia memutar pedangnya lantas menikam enam sasaran sekaligus.!
Serangan pedang gadis itu tidak hanya cepat tapi juga keji karena mengincar enam bagian tubuh lawan yang paling mematikan dari kepala, leher, dada hingga turun ke bagian selakangan. walaupun belum sempurna mempelajarinya tapi dirasuki hawa amarah, gadis itu nekat memakai jurus yang di namai 'Kuda Terbang Mendepak Enam Bintang.!'
Jurus ini memang cukup hebat karena saat menyerang pedang ditangan si gadis sampai mengeluarkan cahaya keperakan dan mengepulkan asap panas. Nyi Jaran Mirah yang melihat kenekatan muridnya menjadi khawatir karena walaupun sangat mematikan namun jurus itu juga menguras tenaga kesaktian. sementara dia paham betul tenaga dalam Surti Cenil masih belum mencukupi.
''Mampus kau lelaki mesum pengkhianat.!'' gertak Surti Cenil beringas. dia yakin betul jurus pedangnya yang terhebat ini pasti sanggup membunuh lawannya. enam larik cahaya tajam keperakan disertai hawa panas menghunjam deras ke depan. pedang Cagek Randu yang turut berputar dan membacok untuk melindungi tubuhnya tidak sanggup membendung serangan ganas itu hingga patah empat bagian tertinggal gagang serta setengah jengkel mata pedangnya saja.
''Gadis sombong keparat. kau yang meminta kematianmu. jadi jangan salahkan aku berbuat kejam.!'' rutuk Cagak Randu bengis. sambil melempar sisa potongan pedangnya ke depan, dia membuat tiga kali gerakan berguling ke belakang lantas diakhir putaran tubuhnya, kedua telapak tangannya bergerak menghantam ke muka.
__ADS_1
Dua buah cahaya kabut biru kehitaman yang lapat- lapat mengeluarkan bau amis busuk menyambar ke depan. ''Aah., pukulan sakti 'Kelabang Pedut Biru.!'' teriak Nyi Jaran Mirah kaget. ''Surti Cenil muridku., cepatlah kau menyingkir. jangan sampai terpancing untuk beradu kekuatan dengan bajingan itu.!''
Sang guru tidak cuma berteriak memberi peringatan pada muridnya tapi juga langsung turut menghantam dengan jurus pedang dan sekaligus aji kesaktian. perlu diketahui kalau Nyi Jaran Mirah adalah orang yang biasa menggunakan tangan kiri dalam bermain jurus pedang. biarpun begitu nenek ini bukan seorang yang kidal sebab tangan kanannya hanya dipakai untuk melontarkan ilmu kesaktian seperti sekarang.
Tangan kanannya yang kurus rada keriput dalam sekejap mengembang hampir dua kali lebih besar dan diselimuti cahaya kemerahan. dengan diselingi suara meringkik tinggi dan hentakan kaki yang keras ke permukaan tanah, kepalan si nenek menghantam lurus ke muka. cahaya merah dengan sambaran angin keras melabrak.!
Bukan itu saja, hanya berselang sekedipan mata tubuh nenek berjubah merah kehitaman itu sudah meluruk maju. pedang di tangan kirinya berkelebatan menikam dan membabat disusul dua tendangan kaki menyilang. meski jurus pedang yang digunakan sama dengan muridnya namun kekuatan serangan 'Kuda Terbang Mendepak Gunung' jelas berbeda kehebatannya.
'Whuuuuss., wheeess.!'
'Sraasstt., sheeett.!'
'Blaaaaamm.!'
''Ajian 'Jaran Gluduk Ketaton.!'' si Pengemis Muka Hitam yang sedari tadi hanya diam jadi menggeram murka saat mengenali ilmu pukulan Nyi Jaran Mirah. ''Guru., tolong aku.!'' teriak Cagak Randu panik. aji kesaktiannya yang hampir berhasil melibas Surti Cenil tidak saja dihadang oleh ilmu pukulan Nyi Jaran Mirah, bahkan kini dia terancam oleh jurus pedang si nenek.
''Nyi Jaran Mirah bedebah edan. apa kau sudah melupakan keberadaanku.!'' damprat Pengemis Muka Hitam murka. ikat pinggang cambuk bernama 'Cemeti Kelabang Ulet' yang sudah di lepaskan langsung menyentak ke atas hingga suara ledakan berkumandang di udara malam.
Berikutnya cambuk menyambar ke depan. cahaya hitam merah yang samar- samar membentuk seekor kelabang meluruk ke muka. hampir bersamaan dia juga lepaskan pukulan sakti 'Kelabang Pedut Biru' untuk melibas serangan Nyi Jaran Mirah yang mengancam muridnya sekaligus berniat membunuh lawan secepatnya.
''Kita tidak boleh diam saja, mari kita habisi pengkhianat durjana yang tega menjual nyawa kawan sendiri.!'' teriak si hidung tindik yang disambut seruan buas rekan- rekannya. dengan beringas mereka menyerbu namun dua orang bermantel hitam mendadak telah muncul menghadang. dengan senjata pedang kehitaman, mereka berdua bukan saja dapat membendung anggota 'Kuda Angin' tapi juga mendesak mereka. pertarungan besarpun terjadi di pinggiran hutan malam itu.
--------
__ADS_1
Kalau berkenan, tolong tinggalkan komentar, kritik, saran juga like๐, vote๐.. Trims yah..๐๐.