
Hari pernikahan Jelita dan Ardi pun tiba, semua orang sudah berkumpul disana.
Bahkan Keluarga Ayu dan Elga pun turut hadir, tidak lupa dengan pasangan Kafka dan Adel, mereka juga turut hadir di pernikahan tersebut.
Suasana semakin ramai saat keluarga rombongan pria datang. Bahkan para tamu pun sudah tiba disana sejak tadi.
Ardi dan orangtua nya langsung saja duduk di tempat yang memang sudah disediakan disana.
Ardi bahkan duduk di depan penghulu dan Tuan Wira selaku wali Jelita.
Hingga tak lama kemudian mereka memulai acara ijab qobul nya.
Ardi menjabat tangan Tuan Wira dan mengucapkan kata sakral tersebut dengan lantang dan tegas.
Semua para tamu dan yang hadir disana mengucap kata 'SAH' dengan begitu haru.
Ardi langsung bernafas lega kala kata itu terdengar dari beberapa saksi dan orang di belakang nya.
"Silahkan panggil pengantin wanita nya" ucap penghulu tersebut.
Sambil menunggu, Ardi menandatangi beberapa berkas dari pak penghulu.
__ADS_1
Kania dan Gibran sampai menitikan air mata nya dengan sangat terharu. Hari ini, tugas mereka berpindah pada Ardi selaku suami sah dari putri mereka.
Begitu pula dengan Farhan, ia juga merasa sangat bahagia melihat Kakak nya yang bahagia.
Jelita datang dengan di apit oleh Kania dan Keila. Jelita terlihat sangat cantik dengan kebaya yang membalut tubuh indah nya.
Bahkan para tamu undangan disana pun di buat takjub dengan penampilan Jelita yang sangat elegant.
Ardi di buat ternganga melihat istri nya yang baru saja ia nikahi sangat cantik.
Jelita di dudukan di samping Ardi, lalu penghulu menyuruh nya untuk menandatangani beberapa berkas.
Setelah itu, mereka langsung bertukar cincin pernikahan.
Setelah itu, mereka langsung saja di suruh ke pelaminan dan akan ke sesi poto.
Tamu undangan semakin siang semakin banyak yang datang. Dari rekan bisnis Tuan Wira dan Alm, Jayen, semua rekan Ardi dan Gibran serta Ikmal.
Mereka berkumpul bersama dalam satu gedung dan satu acara.
Jelita dan Ardi terlihat sangat bahagia dengan status baru nya. Mereka tidak pernah melepaskan senyuman di wajah nya.
__ADS_1
Para tamu satu persatu sudah mulai mengucapkan selamat pada sang pengantin. Bahkan antrian nya pun sudah sangat panjang.
Keluarga Ayu dan Adel langsung saja menghampiri sang pengantin yang sedang lenggang.
"Selamat ya sayang" ucap Ayu memeluk Jelita.
"Terimakasih, Tante" balas Jelita lembut.
Lalu mereka melepaskan pelukannya dan ikuti yang lainnya memberikan selamat.
Banyak orang dari kalangan atas yang turut hadir disana, apalagi melihat Elga dan Antoni yang notabena nya adalah pembisnis atau biasa mereka sebut dengan raja bisnis.
Acara pun semakin siang semakin banyak tamu undangan, hingga sore hari nya acara pun sudah selesai.
Mereka semua kembali dengan perasaan bahagia nya, apalagi Kania dan Gibran. Mereka akan memutuskan untuk pulang ke Negara nya, karena perusahaan tersebut sudah Gibran percayakan pada Asisten Zaki.
Bahkan Jelita pun sudah setuju, meski Jelita sendiri yang akan memantau langsung kinerja semua nya. Jelita enggan bertatap dengan wajah-wajah yang memuakan.
Hingga pada akhirnya, kehidupan mereka semua bahagia dengan pasangan masing-masing.
***
__ADS_1
Terimakasih untuk semua pembaca di Novel ini, mohon dukungannya kembali ke Novel "Istriku, Gadis Desa" ya, readers.
Salam Hangat.