
Tepat jam makan malam Qilla dan Zayn sampai di mansion Ardmaja.
Mereka berdua langsung saja melangkah kan kaki nya masuk ke dalam.
"Kalian sudah tiba" ucap Adel yang baru saja turun dari lantai atas.
"Iya Kak, dimana yang lainnya?" tanya Qilla memeluk Adel sekilas.
"Mereka sudah di ruang makan, sedangkan Mommy dan Nana sudah ke Panti asuhan" jawab Adel lembut.
"Ayo kita makan dulu , setelah itu kau bisa istirahat dan besok pagi kita akan kesana bersama" ajak Adel pada Qilla dan Zayn.
"Aku dan Qilla sudah makan malam, Kak. Jadi kami akan langsung istirahat saja, tidak apa kan?" ucap Zayn dengan tak enak.
"Oh yasudah langsung ke kamar saja, tidak apa kok jangan sungkan" balas Adel tersenyum lembut.
Lalu Qilla membawa Zayn ke kamar nya, mereka akan istirahat lebih dulu karena lelah setelah perjalanan lumayan jauh.
Sedangkan Adel, ia langsung saja menuju ke ruang makan dan dimana semua orang sudah menunggu nya.
"Kenapa lama sekali, sayang?" tanya Kafka
"Maaf ya, barusan aku bertemu dulu dengan Qilla dan Zayn" jawab Adel yang langsung saja menyiapkan makanan untuk sang Suami dan mertua nya.
Sedangkan Opa Antony, ia sudah lebih dulu makan yang di siapkan sang Adik, Milsi.
"Kenapa mereka tidak di ajak kemari, Nak?" tanya Dadd Elga.
__ADS_1
"Mereka sudah makan malam katanya Dad, jadi mereka langsung istirahat saja" jawab Adel tersenyum.
"Ohh yasudah, ayo kita makan" ucap Dad Elga.
Mereka semua lalu makan malam bersama, sedangkan kedua Baby nya sudah lebih dulu terlelap dan di jaga oleh Art.
*
Di kamar Qilla, Zayn dan Qilla bergantian untuk membersihkan tubuh mereka lalu setelah itu mereka langsung saja merebahkan tubuh nya di ranjang size milik Qilla.
"Sini peluk" ucap Zayn lembut.
Qilla lalu meringsek dan masuk ke dalam pelukan sang Suami, ia sangat nyaman dan suka jika sudah berada di pelukan sang Suami seperti ini.
"Hemmm" gumam Qilla dengan menyimpan kepala nya di dada bidang sang Suami.
"Iyaa Mas, kita akan bertemu dengan Mom Elysa lalu kita ke Panti" balas Qilla lembut.
"Yasudah sekarang tidurlah, aku tau kau pasti lelah" ucap Zayn dengan mengecup kening Qilla lembut.
Qilla hanya menganggukan kepala saja dan memejamkan mata nya yang memang lelah.
Begitupun dengan Zayn, ia juga ikut memejamkan mata lelah nya.
**
Sedangkan di bawah, semua keluarga Ardmaja sedang berkumpul dan mengobrol.
__ADS_1
"Dad, Opa, semua ke pindahan kalian sudah di atur dan bahkan hampir selesai" ucap Kafka
"Baguslah, apakah Adik mu tau bahwa kita akan ikut bersama mu?" tanya Opa Antony.
"Sudah Opa, dia bahkan tidak keberatan" jawab Kafka.
Terdengar derap langkah dari arah tangga dan mereka langsung mengalihkan perhatian nya.
Terlihat Zayn berjalan menuruni anak tangga di mansion tersebut.
"Zayn" panggil Kafka.
Zayn hanya tersenyum kecil dan ikut duduk disana.
"Kenapa tidak istirahat, Nak?" tanya Daddy Elga.
"Nanti saja Dad, aku sudah cukup istirahat tadi di pesawat" jawab Zayn dengan santai.
"Apakah cucu ku sudah tidur?" tanya Opa Antony.
"Iya Opa, Qilla sudah tidur sejak tadi" jawab Zayn sopan.
Lalu Adel dan Milsi memilih untuk istirahat juga, jadi disana mereka hanya para lelaki saja.
Mereka membahas berbagai macam obrolan dan ujung-ujung nya mereka membahas masalah yang sedang menerpa perusahaan yang di kendalikan Qilla.
.
__ADS_1
.