
Hari demi hari di lalui oleh Ayu dan Elga bersama dengan sang Putra yang sekarang berusia 1 tahun.
Malam ini pesta ulang tahun Kafka yang pertama. Aula Hotel milik Elga di sulap sedemikian rupa, ucapan dan hadiah berdatangan bahkan para tamu undangan sudah memenuhi Aula tersebut.
Orangtua Ayu tidak bisa hadir karena Utari baru saja melahirkan. Hanya Tama saja yang akan menghadiri nya.
Ayu memakai baju senada dengan Kafka dan Elga. Mereka tersenyum bahagia apalagi Baby Kafka yang sudah berceloteh dengan memanggil nama Daddy dan Mommy nya. Bahkan ia sudah berjalan aktif yang mana kadang membuat Ayu dan para Art pusing.
"Ayo" ucap Elga saat mereka sampai di Hotel.
Ayu menggandeng tangan Elga. Sedangkan Elga menggendong Kafka yang tersenyum melihat dekorasi Batman sesuai kesukaannya.
Lana membawa serta anak dan istrinya yang baru beberapa bulan ke belakang melahirkan.
Ayu , Elga dan Kafka menjadi pusat perhatian , mereka melangkah dengan elegant dan cool. Ayu dengan wajah cantik dan ramah nya , sedangkan Elga wajah tampan dan datar terkesan dingin.
Sedangkan Kafka dia mewarisi sipat Mommy nya yang terbilang periang tetapi kesan dingin dan tegas melekat di wajah mungilnya yang tampan.
Mereka melangkah ke arah panggung kecil yang dimana disana ada kue ulangtahun raksasa bergambar Batman dan Spongebob, karena itulah kartun kesukaan Kafka.
Elga mengambil micropon dari tangan salah satu pengawalnya dan mulai mengeluarkan sepatah dua patah untuk para tamu undangan.
"Selamat malam semuanya. Saya ucapkan terimakasih karena kalian semua berkenan hadir dalam pesta perayaan 1 tahun umur Putra pertama saya, yaitu Kafka Reinhand Ardmaja" ucap Elga dengan dingin dan penuh wibawa.
Setelah berbicara Elga dan Ayu segera membantun Kafka memotong kue nya.
"Silahkan di nikmati makanan serta pesta nya" ucap Ayu dengan ramah pada semua tamu.
Tama , Nicolas dan Malik mendekat dengan berbagai papperbag di tangannya.
"Selamat ulang tahun keponakan tampan. Ini hadiah untuk kamu, Nak" ucap Tama lalu memberikan beberapa papperbag.
"Selamat ulangtahun calon mantu" celetuk Malik yang sedang memangku Putri cantiknya.
Elga hanya tersenyum tipis saja.
__ADS_1
"Wahh ini calon mantu, gue" ucap Nicolass dengan semangat.
"Hei dia masih kecil ya " tegur Ayu dengan sebal.
Mereka tertawa renyah dan memberikan semua kado pada pengawal Elga. Mereka duduk di meja yang memang khusus untuk keluarga Elga.
Banyak relasi dan rekan bisnis yang menyapa dan memberikan ucapan pada Elga dan Ayu.
"Mom Mom mi mi" ucap Kafka dengan merentangkan tangannya.
"Yaampun gemas sekali sih" ucap Amanda dan menggendong Baby Kafka.
"Huaaaaaaa mom mom" tangis Baby Kafka pecah saat di pangku oleh Amanda.
Gina dan Vani terkekeh melihat wajah memelas Kafka yang ingin di gendong oleh Ayu.
"Cup cup cup anak Mommy tak boleh cengeng" bujuk Ayu dengan mengambil alih Kafka dari Amanda.
Raka berjalan dengan menggandeng tangan Ayahnya.
"Unda, endong aku mau melihat adik bayi paman Elga" ucap Raka dengan cadelnya.
"Waw kau angat tampan" celoteh Raka dengan mengusap pipi gembul Kafka.
Kafka hanya tersenyum dan kembali mengedot susu nya.
"Dia jelek sayang, tampanan kamu, Nak" goda Amanda dengan terkekeh.
Kafka langsung mendelik tajam dan memalingkan wajahnya.
Tawa mereka pecah saat kelakuan Kafka sama seperti Mommy dan Daddy nya.
"Yaampun kamu itu sangat tampan, Nak. Lihatlah Daddy mu saja kalah tampannya" kekeh Amanda yang mengundang tawa kembali.
Elga hanya mendengus saja. Mereka kembali berbincang seputaran bisnis.
__ADS_1
Sedangkan para wanita sedang menggoda Kafka yang terlihat tenang tapi kejam.
"Mom uhhh" ucap Kafka dengan menunjuk ke arah bayi Vani yang sedang terlelap.
"Apa kamu pengen adik perempuan?" goda Gina.
Dengan polosnya Kafka menganggukan kepala dan bertepuk tangan.
"Lihatlah sayang Kafka juga pengen adik" celetuk Elga dengan terkekeh.
"No, nanti Kafka sudah masuk sekolah baru punya adik" tolak Ayu dengan tegas.
"Buahahahahha" tawa mereka menggema hingga para tamu melirik keluarga bahagia tersebut.
"Mommmm momm " ucap Kafka yang sudah menguap.
"Ngantuk ya, Nak?" tanya Ayu lembut.
"E euhh" jawab Kafka mengangguk.
Mereka menyudahi pesta tersebut karena memang sudah malam dan para tamu juga sudah pada bubar.
Para pengawal membawa semua hadiah dari semua orang.
Tama dari tadi juga sudah izin untuk pulang, karena ia akan segera terbang ke Negara K.
"Kak, aku pulang dulu ya" pamit Amanda memeluk Ayu.
"Hati-hati kalian" balas Ayu pada Amanda dan juga Gina. Mereka masuk ke mobil masing-masing.
Ayu masuk dengan menggendong Baby Kafka. Ia juga merasa sangat lelah.
Elga mengambil Kafka dan menidurkannya di pangkuan nya. Ayu langsung memejamkan mata dengan bersandar pada sang suami.
.
__ADS_1
.
.