
Beberapa hari kemudian, hari ini adalah hari dimana Nana dan Qilla akan di Wisuda.
Semua keluarga sudah berkumpul untuk ke kampus bersama-sama.
Sedangkan Nana dan Qilla, mereka sudah berangkat lebih dulu dari mereka.
"Ayo kita berangkat" ajak Dad Elga pada semua nya.
"Ayo" balas Mom Ayu.
Mereka lalu masuk ke dalam mobil yang sudah siap di depan mansion.
Mom El pun ikut bersama dengan kedua Putra nya. Sedangkan Mom Ayu, Dad Elga dan Oppa Antony.
Dan Kafka serta keluarga kecil nya, sedangkan Rendi dan keluarga nya sudah pulang ke Negara nya karena banyak pekerjaan.
Iringan mobil tersebut mengundang banyak mata, karena mobil tersebut bukanlah mobil sembarangan yang bisa di pakai oleh masyarakat umum.
Sesampai nya di kampus, mereka parkir di tempat VIP karena memang kampus tersebut masih milik Oppa Antony.
"Selamat datang Tuan Antony dan keluarga" sapa pengurus kampus tersebut.
"Silahkan Tuan, Nyonya kita langsung saja ke Aula dimana tempat acara nya berlangsung" ajak pengurus tersebut.
"Baik, terimakasih ya Pak" balas Mom Ayu ramah.
__ADS_1
Pengurus tersebut hanya menganggukan kepala, lalu mereka melangkah mengikuti langkah pengurus tersebut.
Mereka duduk dengan tenang di kursi Vip yang otomatis paling depan.
Zayn melirik sang Istri yang sedang berbincang dengan beberapa temannya, disana juga ada Nana kakak ipar nya.
"Ya ampun sayang, kamu cantik sekali" batin Zayn dengan tersenyum ke arah Qilla.
Sedangkan di sudut lainnya, terlihat Tiara yang tengah menahan kesal dan amarah saat melihat mata Zayn tak berhenti menatap kagum pada Qilla.
Acara wisuda pun di mulai dengan beberapa sambutan, sepatah dua patah kata dan di lanjutkan penghargaan untuk yang berprestasi.
Semua orang menikmati acara tersebut, apalagi ada acara dimana peserta wisuda bernyanyi sebelum mengakhiri semua rangkaian acara tersebut.
Qilla mendapatkan predikat cumlaude dengan nilai yang sangat bagus, begitupun dengan Nana , meskipun ia tidak mendapatkan predikat cumlaude tetapi dia juga mendapatkan nilai yang sangat bagus.
"Membanggakan" bisik Zayn memeluk Qilla dengan hangat.
"Selamat sayang" ucap nya lagi dengan mengecup seluruh wajah Qilla dengan sayang.
"Terimakasih, Mas" balas Qilla memeluk Zayn kembali.
Para keluarga pun ikut memberikan selamat pada Qilla dan Nana, mereka sangat bangga dengan hasil akhir dari mereka berdua.
Setelah basa-basi, mereka langsung saja pulang untuk melakukan sesi poto keluarga dan makan malam keluarga di mansion Ardmaja.
__ADS_1
Zayn tak melepaskan rangkulan nya di pinggang Qilla, bahkan para mahasiswi banyak yang iri melihat bagaimana Zayn sangat mencintai Qilla.
"Beruntung banget ya Qilla"
"Ya ampun Nana dan Qilla beruntung banget sih"
"Ahhh Tuan Muda Zayn, sangat sosweet sekali"
Begitulah para mahasiswi membicarakan Nana dan Qilla, bahkan mereka selalu memuji keserasian antara Qilla dan Zayn.
Tiara di buat geram dengan mendengarkan ucapan para teman sekampus nya.
Ia lalu melangkahkan pergi dari sana dengan sejuta kekesalan yang menderu.
Tiara melajukan kecepatan mobil nya, ia akan pulang ke Apartemennya untuk meredakan amarah nya.
Ia bahkan sampai meninggalkan sahabatnya yang mengajak untuk ke Mall.
Tiara masuk dengan wajah memerah menahan amarah, ia duduk di sofa dengan kasar.
"Ck, tunggulah kehancuran mu Qilla. Aku dan Kak Reno akan menghancurkan mu sampai berkeping-keping" ucap Tiara dengan menggebu-gebu.
.
.
__ADS_1
.