Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Sahabatku , Penghancur Hidupku!
Shaqilla


__ADS_3

Qilla dan Mom Elysa langsung saja duduk di ruang keluarga, disana sudah ada Dio dan Asisten Galih yang sedang berbincang.


"Hai pengantin baru, bagaimana acara bulan madu nya?" tanya Dio dengan tersenyum.


"Hai Bang, lancar saja bahkan sangat lancar" jawab Qilla dengan santai.


Dio mencebikan bibir nya saat tahu bahwa sang Adik ipar sedang mengolok nya.


"Mau tau rasa nya gak, Bang?" goda Qilla kembali.


"Ya Tuhan, Mommy kenapa menantu Mommy jadi begini" ucap Dio dengan kesal.


"Hahaha" tawa Mom Elysa dan Qilla langsung saja pecah saat melihat wajah kesal Dio.


Zayn menatap Abang nya yang sedang kesal dan ia menatap Mommy dan Istri nya yang sedang tertawa renyah.


"Kenapa wajah Abang seperti kesal?" tanya Zayn dengan mendudukan tubuh nya di samping Qilla.


"Ck, Istri mu itu tidak ada akhlak" ketus Dio dengan menatap Qilla kesal.


"Memang nya kenapa sih, sayang?" tanya Zayn penasaran pada Qilla.


"Abang kamu nanyain bagaimana bulan madu kita, ya aku jawab sangat lancar. Lalu aku balik tanya mau tahu rasa nya apa enggak eh dia malah kesal, iya gak Mom?" jelas Qilla dengan sisa tawa nya.

__ADS_1


Zayn langsung saja tertawa kecil , ia merasa lucu juga wajah sang Abang yang sedang kesal.


"Bagaimana persiapan nya, Bang?" tanya Zayn dengan mode serius.


"Sudah selesai, besok kita tinggal langsung saja ke Panti untuk acara pernikahannya" jawab Dio


"Abang, maaf ya bukannya kita gak mau di gedung tetapi Nana kukuh ingin di Panti" ucap Qilla tak enak.


"Tidak apa, Nak. Mom dan Abang kamu tidak mempermasalahkan nya kok. Justru kami bahagia karena Nana orang nya sangat jujur dan apa ada nya" timpal Mom Elysa lembut.


"Kalian itu bagaikan Putri Mommy, jadi tugas Zayn dan Dio yang akan membahagiakan kalian entah itu dengan kasih sayang, harta ataupun apapun itu" ucap Mom Elysa kembali.


"Dan Mom harap kalian akan terus bersama dan bahagia bersama, dan khusus nya untukmu Dio. Kau tahu asal usul Nana, jadi suatu saat jika masalah menerpa kalian jangan ungkit itu" nasihat Mom Elysa.


Lalu datang seorang pelayan yang memberitahu bahwa sarapan pagi sudah siap, dan Mom Elysa mengajak mereka langsung ke ruang makan.


"Sayang, makannya berdua saja ya" pinta Zayn dengan lembut.


Uhuk Uhuk.


Dio dan Galih langsung saja tersedak air minum saat mendengar ucapan Zayn yang sangat mengusik gendang telinga nya.


"Gak salah denger Lih, Bos lo yang kayak kulkas itu kok jadi manja" ucap Dio dengan menggelengkan kepala nya sambil menatap Zayn yang santai-santai saja.

__ADS_1


"Syirik aja sih Bang" cetus Zayn dengan santai.


Qilla hanya tersenyum kikuk saja, lalu ia mengambil makanan dengan porsi jumbo pada piring nya tersebut.


"Ayo makan jangan terus berbicara" ucap Mom Elysa saat melihat Dio yang akan menggoda sang Adik.


Sedangkan Galih, ia hanya melongo melihat Tuan nya yang biasa sangat dingin dan datar kini sangat romantis.


"Punya kepribadian ganda mungkin" batin Galih dengan terkekeh.


Lalu mereka kembali hening dan fokus pada makanan nya, bahkan Zayn terus saja memaksa Qilla agar menerima suapan dari-Nya.


Mom Elysa tersenyum melihat tingkah Zayn yang sangat hangat dan memanjakan Qilla, ia mengira bahwa Zayn akan sulit untuk menemukan wanita pendamping nya.


.


.


jangan lupa mampir di Novel Author yang baru ya, Readers. Author tunggu banget loh.


terimakasih.


__ADS_1


__ADS_2