
Musik bersuara, sorak sorai sangat ramai di Aula Hotel yang terkenal tersebut.
Sanak saudara, keluarga, bahkan teman-teman nya pun hadir akan di adakan nya pesta tersebut.
Perayaan ulang tahun ke-22 ini sungguh meriah, dari dekorasi dan juga hiburan yang begitu memukau dari setiap sudut.
Tak ada yang tak berdecak kagum akan pesta kali ini dan yang punya acara pun sangat bangga.
Acara inti sudah di mulai, banyak nya ucapan serta kado yang merayakan ulangtahun saat ini.
Namun, ada seorang wanita cantik yang terlihat sangat tidak menikmati pesta ini.
Entah karena lelah, bosan ataupun pusing dengan musik dj yang menggema.
"Alira, ayo kita ucapkan selamat dan berikan kado pada sepupu mu" ajak pria paruh baya pada wanita yang tak lain adalah Putri nya, Alira.
__ADS_1
"Baik Ayah"
Keduanya melangkah mendekati pada sang sepupu yang sedang tertawa bahagia bersama dengan para sahabat nya tersebut.
"Selamat ulangtahun, Fila" ucap Alira dengan memberikan kado yang cukup besar.
"Thanks, Ra" balas nya sambil menerima kado tersebut.
Setelah selesai memberikan kado, Alira kembali duduk di pojokan dengan menikmati hidangan yang ada disana.
'Membosankan sekali'
Alira terus saja menggerutu karena memang dia tidak suka dengan acara seperti ini, dia bahkan jarang ikut serta dalam acara keluarga apapun itu.
Tanpa Alira sadari, ada beberapa orang yang memperhatikan dirinya dengan pandangan yang berbeda dan juga begitu sulit di artikan.
__ADS_1
'Kau akan hancur malam ini juga, Alira'
Gumam seseorang yang memang tak suka akan pada sosok Alira.
Kenapa?
Iri.
Ya, dia sangat iri pada Alira dalam segala hal. Entah itu kecantikan, pintar, baik maupun di sukai banyak nya pria.
Dan puncak nya, saat Pria yang akan menjadi tunangan nya lebih tertarik pada Alira dari pada ke diri nya.
'Tunggu saja, Alira'
__ADS_1