
Acara pun telah selesai, Qilla memutuskan untuk kembali pulang bersama dengan Mommy dan yang lainnya.
Sedangkan Nana, dia akan bertemu dengan Asisten Daddy nya, yaitu Dewi.
Nana di antar oleh Dio , karena ia tidak ingin Nana pergi sendirian saja. Sedangkan sang Mommy ikut serta bersama Qilla ke mansion Ardmaja.
"Qilla , ajak Mommy Elysa untuk istirahat di kamar kamu Nak" ucap Mom Ayu saat mereka sudah sampai di mansion.
"Oke Mom" balas Qilla
Lalu Qilla mengajak Mom Elysa naik ke lantai atas, mereka sangat akrab seperti Mommy dan Putri nya.
"Mom, mau mandi dulu?" tanya Qilla
"Iyaa sayang, Mom sudah merasa lengket" jawab Mom Elysa.
"Baiklah, nanti Qilla siapkan pakaian ganti nya ya" ucap Qilla lembut.
"Terimakasih, sayang" balas Mom Elysa mengecup kening Qilla.
Qilla menganggukan kepala dan berlalu ke kamar ganti. Untung saja tadi dia menyuruh Bibi Art membeli pakaian untuk Mommy El.
Setelah menyiapkan semua nya, Qilla langsung saja menuju ke arah balkon kamar. Dia akan menghubungi Zayn yang pasti sudah sangat merengut kesal.
"Hai sayang" sapa Qilla saat panggilan vidio nya sudah di angkat.
"Kemana saja hmmm? Apa kau sengaja membuat aku mati karena frustasi" omel Zayn dengan menajamkan tatapannya.
__ADS_1
"Gak boleh dong, terus nanti aku janda" goda Qilla dengan tertawa kecil.
Zayn hanya bisa menghela nafas kasar dengan tersenyum kecil.
"Bagaimana acara nya, hmm?" tanya Zayn dengan lembut.
"Lancar, besok aku akan kuliah siang dan pagi nya akan ke kantor dulu" ucap Qilla sambil mendudukan tubuh nya di kursi.
"Apa sudah makan? Kau dimana sekarang?" tanya Qilla.
..."Sudah , aku ada di Hotel sayang" jawab Zayn...
"Apa semua nya baik-baik saja?" tanya Qilla kembali.
"Baik kok, dan kemungkinan aku tidak akan sampai 1 minggu disini" jawab Zayn tersenyum kecil.
"Yeayy, nanti temani aku makan ke restoran x , terus ajari aku jadi CEO yang sangat handal ya ya, ahhh i miss you" ucap Qilla dengan wajah berbinar.
"*Apapun untukmu, baiklah nanti aku akan ajari dan akan ajak untuk berlibur" balas Zayn dengan tawa kecil.
"Miss you too" balas Zayn lembut*.
Mereka terus saja berbincang dengan hangat dan penuh candaan, bahkan sesekali terdengar tawa renyah entah dari Qilla maupun dari Zayn.
Mom Elysa tersenyum melihat bagaimana Putra bungsu nya yang terlihat sangat bahagia saat bertukar kabar dengan Qilla. Ia tidak akan mengganggu nya dan memutuskan untuk istirahat terlebih dulu.
***
__ADS_1
Sedangkan di belahan Dunia lainnya, Zayn tersenyum senang saat selesai menelpon sang kekasih.
"Hah, aku sudah tidak sabar untuk segera menikahi mu" gumam Zayn dengan tersenyum.
Lalu Zayn merebahkan tubuh nya yang sangat lelah, ia bahkan rela bergadang hanya demi menyelesaikan masalah peusahaan.
"Aku akan istirahat sebentar , nanti aku akan lanjutkan lagi pekerjaannya" gumam Zayn.
Sedangkan Rega, ia sudah di suruh istirahat di kamar nya sendiri, karena besok pagi mereka akan melakukan meeting bersama dengan beberapa klien.
**
Qilla langsung saja menuju kamar mandi saat setelah selesai melakukan panggilan bersama dengan Zayn.
Ia tersenyum kecil saat melihat Mom El yang ternyata sudah terlelap di atas ranjang.
"Lebih baik aku mandi dulu ah" gumam Qilla.
Ia akan berendam agar badannya kembali rilexs dan tenang, setelah seharian ini dia merasa sangat lelah dan lengket.
"Ah segar nya" ucap Qilla dengan tersenyum.
.
.
.
__ADS_1