Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Sahabatku , Penghancur Hidupku!
Berkumpul Keluarga


__ADS_3

Sesampai nya di mansion, Qilla dan yang lainnya langsung saja masuk ke dalam.


"Bi, tolong siapkan makanan dan minuman ya" ucap Mom Ayu.


"Baik Nyonya" balas Bibi.


Lalu Mom Ayu mengajak semua nya untuk istirahat di ruang keluarga.


Qilla dan Nana pergi untuk membersihkan diri nya di kamar masing-masing.


"Mbak, apa bahan untuk bakar-bakar sudah beli?" tanya Mom El.


"Sudah Mbak, kita tinggal memulai nya saja" jawab Mom Ayu.


Mom El menganggukan kepala nya, ia lalu meminta untuk menggendong Baby Jen pada Adel.


"Ya ampun cantik banget sih, Princess" ucap Mom El dengan tersenyum gemas.


"Maacih Oma" balas Baby Jen dengan suara khas baby.


"Kamu pergi saja kalau mau membersihkan diri, Nak. Biar Mommy yang menjaga Baby Jen" ucap Mom Ayu pada Adel.


"Baiklah Mom, maaf merepotkan ya" balas Adel tak enak.


"Tidak sama sekali, sayang" ucap Mom Ayu tersenyum.


Adel lalu pamit untuk membersihkan diri, ia langsung saja menuju ke kamar nya sendiri.

__ADS_1


Di ruangan tersebut hanya tinggal Mom El dan Mom Ayu, karena yang lainnya sedang istirahat dulu.


*


Di kamar Qilla, ia sudah membersihkan diri lalu merebahkan tubuh nya di samping Zayn yang sudah tiduran di kasur lebih dulu.


"Ahhhhhh" kaget Qilla saat Zayn sudah berada di atas nya.


"Mas, ya ampun bikin kaget aja ih" ucap Qilla kembali dengan menepuk pelan pipi Zayn.


Zayn hanya tersenyum , lalu ia mengecup seluruh wajah Qilla bahkan ia memangut bibir Qilla dengan cukup lama.


Mereka berdua bertukar saliva lumayan lama, bahkan tangan Zayn sudah berkelana kemana-mana, Qilla bahkan di buat melenguh oleh kelakuan sang Suami.


"Boleh ya, udah 2 hari gak kasih jatah" rengek Zayn saat pangutan tersebut lepas.


Qilla hanya bisa menganggukan kepala saja, dan dengan semangat Zayn langsung saja mengecap seluruh tubuh Qilla.


***


Malam hari nya, semua keluarga berkumpul di halaman belakang Rumah.


Mereka akan melakukan bbq disana untuk merayakan kelulusan Nana dan Qilla.


"Ayo cepat, Mas" ucap Qilla yang sudah rapih


Ya, Qilla dan Zayn baru saja selesai membersihkan diri karena mereka main kembali saat mandi bersama barusan.

__ADS_1


"Iya Ayo, gak sabar banget sih" balas Zayn dengan mengecup hidung Qilla gemas.


Qilla terkekeh saja, lalu mereka berdua langsung saja menuju ke halaman belakang.


"Wahh habis apa nih sampai telat begini?" goda Kafka dengan wajah tengil nya.


"Habis lari maraton jadi telat" balas Qilla dengan ketus.


Hahaha, tawa mereka pecah saat melihat bagaimana Adik dan Kakak yang selalu saling goda.


Qilla lalu menghampiri Mommy dan para wanita yang sedang berkumpul.


Sedangkan Zayn, ia sendiri membantu yang lainnya bakar-bakar.


Mereka semua sangat menikmati acara tersebut, tak lupa juga dengan godaan dan tawa bahak juga menghiasi makan malam tersebut.


"Taraa, sudah matang" ucap Kafka dengan membawa hasil bakar-bakar ke hadapan yang lainnya.


"Ayo kita mulai makan malam" ajak Oppa Antony.


Mereka lalu memulai makan malam dengan sesekali di bumbui tawa bahagia nya.


Zayn yang memang selalu manja pada Qilla, bahkan mereka makan sepiring berdua.


Tak lupa juga para pelayan yang memang sudah di beri jatah oleh mereka, mereka tidak akan melupakan pelayan walaupun mereka makan makanan yang sangat lezat.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2