Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Sahabatku , Penghancur Hidupku!
Berkumpul


__ADS_3

Sore hari nya Qilla dan Zayn pulang dari kantor, mereka langsung saja ke mansion karena Nana dan Dio sudah datang sejak tadi.


"Mas, besok aku menyelesaikan tugas kuliah dulu ya, karena minggu besok sudah wisuda" ucap Qilla lembut.


"Iya sayang, setelah acara wisuda selesai baru kita akan balas perbuatan Reno dan Tiara" balas Zayn.


"Siappp, aku sudah sangat gatal ingin bermain bersama mereka" kekeh Qilla.


"Ck, kau ini" ucap Zayn terkekeh.


Sesampai nya dimansion , Galih langsung berpamitan untuk ke Apartemennya.


Sedangkan Qilla , ia langsung saja berlari masuk ke dalam mansion.


"Hai pengantin baru" sapa Qilla pada Nana yang sedang duduk bersama Mom El dan Dio.


"Apa, kau bermain tanpa mengajak aku" dengus Nana


"Hehe maafkan aku ya Kakak ipar, aku tau kau pasti sangat lelah jadi aku memilih shopping bersama Mommy dan main-main sendiri" ucap Qilla dengan santai.


Nana hanya mencebikan bibir nya saja, lalu ia mengabaikan Qilla yang sudah menempel pada nya.


"Apa malam pertama nya lancar?" tanya Qilla dengan berbisik.


Nana melototkan mata nya pada Qilla, ia ingin sekali menjitak kepala Qilla.


"Hehe, enak ya" ucap Qilla dengan cekikikan.


"Diam kau" balas Nana menghempaskan tangan Qilla.

__ADS_1


Nana lalu berpindah duduk di dekat Dio, ia sangat kesal dengan tingkah tengil nya Qilla.


"Kenapa jalannya kayak pinguin begitu sih, Kakak ipar?" tanya Qilla dengan penuh godaan.


"Qillaaaa" teriak Nana dengan kesal.


"Hahahahhaa" tawa Qilla langsung pecah dan ia langsung bersembunyi di punggung Mommy El.


"Ya ampun kalian ini" ucap Mom El dengan tertawa pelan.


"Dia itu sangat menyebalkan Mom" adu Nana dengan mengkrucutkan bibir nya.


Dio langsung saja terkekeh melihat tingkah Istri nya, ia lalu memeluk Nana dengan hangat.


Sedangkan Zayn dan Mom El menggelengkan kepala karena tingkah Nana dan Qilla sangat menggemaskan.


"Kalian ini menggemaskan sekali" ucap Mom El dengan tawa renyah.


"Mom, ayo kita masak" ajak Qilla semangat.


"Lets Go" ucap Nana.


Lalu ke tiga wanita tersebut langsung ke dapur, mereka akan masak makan malam.


Nana dan Qilla yang membuat masakan, sedangkan sang Mommy hanya membuat camilan saja.


"Kak, kita masak apa ya?" tanya Qilla bingung.


"Bagaimana kalau masak ayam goreng tepung, capcay , sama balado daging sapi" ucap Nana dengan tersenyum.

__ADS_1


"Hehe tau aja kalau aku ingin makanan khas Negara I" kekeh Qilla dengan bahagia.


"Apapun untukmu, Qill" batin Nana tersenyum.


Qilla lalu menyiapkan bahannya dan Nana mulai membuat bumbu nya.


Mereka berdua saling membantu dengan pekerjaan masing-masing.


"Terimakasih kalian sudah menjadi penghangat di keluarga ini, Nak" gumam Mom El dengan bahagia.


Mom El hanya duduk diam melihat kedua menantu nya sedang memasak.


Ia kadang tersenyum kecil saat melihat bagaimana Qilla selalu saja menggoda Nana.


"Yeay, jadi dong masakannya" ucap Qilla dengan tersenyum.


"Ayo kita tata di meja makan, Qill" ajak Nana dengan lembut.


"Siap Kakak ipar" balas Qilla dengan semangat.


"Mom, tolong panggil Abang dan Mas Zayn" ucap Qilla lembut.


"Iyaa Nak" balas Mom El.


Nana dan Qilla lalu menata semua hasil makanan dimeja makan, mereka memasak lumayan makanan untuk makan malam.


Tak lama kemudian, Dio dan Zayn datang dengan wajah segar nya.


.

__ADS_1


.


__ADS_2