
Hari semakin siang bahkan tamu Undangan sudah memenuhi Ballroom Hotel tersebut. Tak jarang dari mereka yang selalu memberikan pujian untuk dekorasi yang sangat mewah tetapi tetap elegant.
Amanda dan keluarganya pun sampai di Hotel tersebut. Mereka mengambil topeng masing-masing dari penjaga tersebut. Mereka masuk dan langsung di suguhi pemandangan yang begitu indah.
"Wow , ini indah sekali" Kagum Amanda
"Ya kau benar, Nak. Ini sangat indah sekali" Timpal Bu Yulia yang sama terkagum-kagum.
"Ayo kita duduk disana" Ajak Nicolas dan menunjuk kursi terdepan karena mereka di beri undangan tamu VVIP.
Malik serta Gina pun sudah berada disana sejak tadi. Malik melihat siluet seperti Tuan dan Nyonya Besar Wibawa.
Lalu Malik mengajak Gina mendekat ke arah orang tersebut.
"Tuan, Nyonya" Sapa Malik dengan ragu.
Orang tersebut berbalik dan tersenyum.
"Ya ini kami Malik, kau sangat jeli sampai mengenali kami" Ucap Ayah Salim dengan terkekeh.
"Apa kabar kalian? Maaf aku sudah lama tak mengunjungi kalian" Tanya Malik dengan tak enak.
"Tidak papa, kami baik-baik saja" Balas Bu Yulia lembut.
"Bagaimana kabar kalian berdua?" Tanya Malik menatap Nicolass dan Amanda.
"Kami baik, Lik" Jawab Amanda dan Nicolas bersama.
__ADS_1
Mereka berhenti kala Tuan Rumah Acara tersebut sudah sampai. Di Ballroom tersebut yang awalnya berisik menjadi begitu hening seketika saat Tuan dan Nyonya Pramudya masuk dengan seorang wanita dewasa di tengah-tengahnya.
Di belakangnya di ikuti oleh 3 orang lelaki dan 1 orang perempuan tak lupa juga dengan beberapa Boddyguard yang mengamankan mereka.
Mereka langsung duduk di panggung dan MC sudah bersiap akan memulai acara tersebut.
"Jangan di mulai dulu, kami masih menunggu Tuan Muda Ardmaja" Bisik Tuan Tio.
"Baik Tuan" Jawab MC tersebut.
Masuklah dua lelaki yang memiliki aura yang sangat kuat. Mereka tidak bisa menebak siapa mereka berdua tersebut karena memakai topeng.
"Harap tenang dan duduk di kursi masing-masing. Untuk para media di persilahkan duduk di tempat yang sudah di sediakan dan di mohon jangan ribut. Karena acara Pengenalan Putri semata wayang atau bisa kita sebut pewaris tunggal sang milliuner Antoni Pramudya dan Ulang tahun yang ke 24 sang Putri tersebut akan di mulai" Ucap MC dengan lantang dan jelas.
"Saya persilahkan Tuan Besar Antoni berdiri dan memberikan sepatah kata" Ucapnya lagi dengan sopan.
Tuan Antoni langsung berdiri dan memulai berbicara dengan aura dinginnya yang dominan.
"Saya mohon untuk kalian membuka topeng karena sebentar lagi kami terutama Putri saya juga akan membuka topengnya" Perintah Tuan Antoni. Seketika semua tamu Undangan serta keluarga Pramudya pun membuka topengnya kecuali Wanita tersebut.
"Perkenalkan dia adalah Mahkota keluarga Pramudya , Berlian yang sangat indah di Keluarga Pramudya. Dia adalah Putri semata wayang kami dan sekarang akan mengambil alih semua pekerjaan saya sebagai CEO PRAGROUP yang SAH. Dia adalah Ayu Anjani Pramudya" Ucap Tuan Antoni dengan lantang dan tegas.
Lalu wanita yang di sebut namanya pun langsung membuka topengnya. Ya dia adalah Ayu Anjani Pramudya, Wanita yang sudah di khianati bahkan di sakiti sampai hidupnya hancur oleh suami serta sahabatnya.
Ayu langsung berdiri di sebelah Ayah nya dengan tersenyum tipis. Dia menatap setiap tamu undangan yang memandang nya dengan tatapan yang kagum.
Lalu Tuan Antoni memberikan Microphone nya pada sang Putri.
__ADS_1
"Halo semuanya, perkenalkan saya Ayu Anajani Pramudya , Putri dan pewaris tunggal dari Tuan Antoni Pramudya. Mungkin kalian yang ada sudah tahu mengenai saya atau mengenal saya yang berasal dari Negara I. Dan untuk yang belum mengenal saya atau bahkan tak pernah bertemu saya itu sangat wajar. Karena saya hidup di Negara I dengan Nenek dan Kakek saya yang sekarang sudah Tiada" Ucap Ayu dengan tegas.
"Saya yang akan menggantikan Ayah saya di seluruh Perusahaan PraGroup di bidang Hotel , Properti serta yang lainnya. Sedangkan untuk di bidang Fashion akan di tangani oleh Saudara saya yaitu Nadine Caroline. Untuk di bidang kuliner akan di pegang oleh Saudara saya juga yaitu Pranss Cokro. Sedangkan dia adalah Asisten serta tangan kanan saya yaitu Tama Saputra" Terang Ayu dengan raut wajah tegas serta datarnya.
Semua tamu undangan bertepuk tangan dengan gembira. Bahkan yak jarang banyaknya Pujian yang terlontar dari mulut mereka.
Terlihat disana keluarga Amanda dan Gibran yang melongo tak percaya. Bahkan sang Ibu sudah menangis karena sangat rindu pada Ayu.
-Pov Ayu
Matahari sudah bersinar terang dengan warna yang begitu indah. Hari ini semua akan tau tentang diriku yang sebenarnya. Bahkan Lelaki dan Perempuan jahat itu akan tau siapa aku.
Aku sudah sangat yakin akan semua ini. Aku akan buktikan bahwa aku adalah wanita yang kuat dan mampu berdiri kembali.
Hari ini juga aku akan melihat wajahnya yang sudah 1 tahun aku lupakan. Mungkin dia sudah bahagia bersama wanita licik itu.
Aku akan membalasnya dengan sangat cantik bahkan sampai mereka tak menyadarinya. Aku bukan dendam tetapi sakit hati yang aku terima sampai aku stress dan harus menjalani perawatan psikiater hampir 5 bulan. Di tambah dengan melihat Nenek dan Kakek yang meninggal saat tahu kalau aku mengalami stress karena terpuruk akan pengkhianat itu. Nenek dan Kakek sakit jantung karena syok dan akhirnya mereka meninggal tepat setelah 2 hari aku sembuh dari penyakit tersebut.
Aku sempat terpuruk kembali karena kematian mereka tetapi Orangtua dan sahabatku menguatkan aku dengan segala cara. Dari sana aku berjanji harus sembuh dan akan membalas sakit yang sudah mereka berikan.
Dan di mulai hari ini duniaku akan aku ubah, aku akan menjadi sosok wanita tangguh dengan perangan yang kuat. Aku bukan lagi Ayu yang ramah , baik dan periang, sekarang aku adalah Ayu yang tegas , dingin serta kejam pada setiap pengkhianatan.
.
.
-**Maaf telat Up nya ya , Authornya habis ada acara dahulu.
__ADS_1
Jangan Lupa Like , Coment serta Vote yang banyak. Oke.
Terimakasih**.