
Semua keluarga besar Pramudya melepas Oma Rahma dengan isak tangis yang tak kunjung berhenti.
Bahkan Mom Ayu terus saja terisak di pelukan Elga, ia merasa sangat hancur saat sang Mommy pergi.
Zayn tak melepaskan pelukannya pada Qilla, ia terus saja berada di samping Qilla.
Pemakaman Oma Rahma pun sudah selesai, satu persatu keluarga dan kerabat pergi dari sana.
Tinggal Keluarga inti saja yang ada disana.
Opa Antony berjongkok dan mencium nisan sang Istri dengan derai air mata.
"Tunggu aku sayang, aku akan menemani mu" batin Opa Antony dengan terisak.
"Dadd, ayo pulang" ajak Mom Ayu
Opa Antony menganggukan kepala dan beranjak pergi dari sana, mereka semua akan kembali ke mansion Elga.
Nana, Milsi dan Adel tidak ikut serta ke pemakaman karena mereka menjaga Baby Jen dan Sofia.
Qilla dan Zayn masuk ke dalam mobil milik Zayn, ia membawa mobil sendiri dan menyuruh Rega untuk membawa mobil Daddy Elga.
Semua mobil sudah meninggalkan pemakaman tersebut, termasuk juga mobil Zayn.
Zayn terus saja menggenggam erat tangan Qilla.
"Sayang" panggil Zayn dengan memberhentikan laju mobil nya.
Qilla menoleh dan menatap Zayn dengan wajah sedih , mata bengkak dan hidung yang memerah.
__ADS_1
Zayn merentangkan tangan nya agar Qilla masuk kepelukannya.
Lalu Qilla menghambur memeluk Zayn dan terisak kembali di pelukan Zayn.
"Hiks hiks, kenapa Oma meninggalkan aku Zayn" ucap Qilla dengan terisak.
"Sayang, sudah jangan menangis terus kasihan Oma, dia pasti akan ikut sedih melihat kamu terus begini. Kamu harus kuat agar Oma bisa bangga padamu" balas Zayn lembut.
Tangan Zayn lalu mengusap air mata Qilla yang terus saja mengalir.
"Kita ke suatu tempat dulu yuk" ajak Zayn tersenyum.
"Kemana?" tanya Qilla
Zayn hanya tersenyum dan melajukan kembali mobil nya.
Qilla hanya menurut saja, lalu ia merebahkan kepala nya di pundak Zayn.
Setelah sampai di tempat tujuan, Zayn memindahkan tubuh Qilla di atas paha nya.
Ia menyenderkan kepala Qilla di dada bidang nya.
"Kamu pasti lelah sayang" gumam Zayn dengan mengusap lembut kepala Qilla.
Zayn membiarkan Qilla tidur dengan memeluk nya, ia yakin bahwa Qilla sangat kelelahan karena semua ini.
Lalu Zayn mengirim pesan pada Daddy Elga bahwa Qilla bersama nya.
Hingga Zayn tidak sadar ia juga ikut terlelap dengan memeluk erat tubuh Qilla.
__ADS_1
Mereka tertidur dengan pulas sambil berpelukan di dalam mobil.
***
Nana keluar dari kamar saat Baby Jen dan Sofia sudah terlelap, ia ingin mencari sang sahabat.
"Bang" kaget Nana saat Dio sudah berdiri di hadapan pintu kamar Qilla.
Dio terkekeh dan mengajak Nana turun ke bawah.
"Bang, dimana Qilla?" tanya Nana
"Dia sedang bersama Zayn, biarkan saja" jawab Dio lembut.
Lalu Nana menghampiri yang lainnya dan ikut membantu Mom Elysa untuk membuat makan siang.
"Hai sayang" sapa Mom Elysa lembut.
"Biar Nana bantu ya, Mom" ucap Nana tersenyum.
"Oke, kamu siapkan bahan-bahannya ya" balas Mom Elysa.
Dio tersenyum saat melihat ke dekatan Nana dan Mommy nya, lalu ia memilih duduk di bar kecil yang ada di dapur.
Nana dengan cekatan membuat bumbu, memasak dan yang lainnya.
Bahkan Mommy nya pun terkesan hanya menonton saja karena Nana melarang ini dan itu.
.
__ADS_1
.
.