Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Sahabatku , Penghancur Hidupku!
Shaqilla


__ADS_3

Sesampai nya di mansion, Qilla langsung saja melangkah masuk ke kamar nya.


Mom Ayu menatap bingung pada sang Putri.


"Sayang?" panggil Mom Ayu


Qilla menghentikan langkah nya, lalu ia menatap sang Mommy dengan wajah lesu nya.


"Kenapa? Apa kamu sakit?" tanya Mom Ayu dengan khawatir.


"Tidak Mom, aku hanya lelah saja terus aku tadi habis makan-makan bareng temen sekelas jadi sekarang ngantuk" jawab Qilla terkekeh.


Mom Ayu menghela nafas lega, ia mengelus lembut kepala Qilla dan menyuruh nya untuk langsung istirahat.


**


Sedangkan di Mall, Nana di buat menganga tak percaya dengan pilihan cincin Mom Elysa dan Dio.


"Mom, ini itu cocok nya buat Qilla" lirih Nana dengan menunduk.


"Hei, kau dan Qilla itu sama saja sayang. Jika kamu di belikan berlian dengan hasil jerih payah Dio, sedangkan Qilla hasil dari Zayn" ucap Mom Elysa dengan lembut.


"Benar apa kata Mommy, sayang. Aku akan menganggap mu sebagai Ratu ku di dunia dan kehidupan ku, biarkan orang lain menganggap mu pelayan , miskin ataupun apapun itu tetapi beda dengan ku, aku akan selalu meRatu kan kamu" ucap Dio dengan lembut.


"Terimakasih, karena kalian selalu saja berbuat baik dan sangat baik pada ku. Setelah keluarga Shaqilla kini aku mendapatkan kasih sayang itu dari Mommy dan kamu Mas" balas Nana dengan penuh haru.


"Aku sayang kalian" lanjut Nana kembali.

__ADS_1


Dio memeluk Nana dengan penuh sayang, ia mengecup pucuk kepala Nana berkali-kali.


"Ayo" ajak Mom Elysa.


Lalu mereka kembali ke mansion setelah semua nya selesai, bahkan Nana di belikan beberapa pakain dan yang lainnya oleh Dio.


Di sudut Mall, terlihat Tiara dan Disti yang sedang melihat Nana, bahkan Tiara sudah mengepalkan tangannya karena sangat cemburu.


"Sial, wanita miskin itu sudah membuat Pak Dio tidak menoleh pada ku" geram Tiara


"Padahal aku sudah melakukan apapun untuk merebut perhatiannya" ucap Tiara kembali.


Disti mengajak Tiara untuk masuk ke Restoran terlebih dulu.


"Apa kau benar-benar sampai melakukan hal yang merendahkan mu, Ti?" tanya Disti


"Hahaha pesona mu kalah dengan anak miskin itu" gelak tawa Disti terdengar sangat renyah.


"Sialan kau, apa kau juga sudah tahu siapa wanita yang akan bertunangan dengan Tuan muda Zayn?" tanya Tiara sambil menyeruput jus pesanannya.


"Tidak tahu, kata nya sih mereka akan tunangan 1 minggu setelah Pak Dio dan hampir semua kolega bisnis nya di undang" jawab Disti


"Wow, apa wanita nya dari kalangan atas?" tanya Tiara dengan penasaran.


"Aku tidak tahu, kita lihat saja nanti" jawab Disti santai.


Tiara hanya menganggukan kepala, lalu mereka memesan makanan.

__ADS_1


"Aku akan merebut nya dari mu, Nana" batin Tiara dengan kesal.


Tiara tidak tahu bagaimana keluarga Qilla yang sangat menjaga Nana, bahkan mereka tidak membedakan dengan Putri nya sendiri.


Setelah selesai dengan makannya, Tiara dan Disti langsung saja pergi dari Mall.


Disti dan Tiara langsung saja menuju ke Club biasa tempat mereka nongkrong.


Teman-teman mereka sudah menunggu disana dengan pasangan mereka masing-masing.


"Ra, apa kau akan terus mengejar Pak Dio?" tanya Disti.


"Iya, gue gak akan menyerah dan gue juga gak akan takut sama Nana" jawab Tiara dengan santai.


"Lo belum tau aja dia, Ti" gumam Disti dengan menatap Tiara sekilas.


Tiara memang mahasiswi pindahan dari kampus lain, makanya dia tidak tahu perangan Nana dan Qilla.


.


.


.


Jangan lupa mampir di Novel Author yang baru ya.


Judul nya adalah "PENGKHIANATAN!"

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2