Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Sahabatku , Penghancur Hidupku!
Shaqilla


__ADS_3

Elga mengajak keluarga nya untuk makan malam dengan bbq di depan Vila. Bahkan Nana dan Qilla sudah sejak tadi menyiapkan segala keperluan untuk bbq.


"Mom, kemana Opa dan Oma?" tanya Qilla


"Mereka sedang istirahat Nak" jawab Mom Ayu.


Qilla hanya menganggukan kepala dan kembali fokus dengan daging yang sedang di panggang.


Elga datang bersama dengan 4 orang asing, tetapi Qilla langsung tersenyum saat manik mata nya menatap wanita paruh baya.


"Dadd" panggil Mom Ayu.


Elga menatap istri nya dan langsung saja memeluk pinggang Mom Ayu dengan posesif.


"Mereka adalah keluarga Hisami, Mom" ucap Daddy Elga.


"Hai, Nak" sapa Mom Elysa pada Qilla.


Lalu Mom Elysa memeluk Qilla sekilas, Mom Ayu menatap nya dengan tersenyum tetapi wajah nya tetap bingung.


"Nak, kamu kenal?" tanya Mom Ayu


"Iya Mom, dia pelanggan waktu aku kerja di Restoran" jawab Qilla.


Nana hanya tersenyum dan melakukan kembali memanggang sosis.


"Selamat malam Nyonya" sapa Mom Elysa pada Mom Ayu.


"Malam, ayo ikut bergabung bersama kami. Apa mereka putra mu?" tanya Mom Ayu ramah.

__ADS_1


"Iyaa Nyonya, dia adalah Dio putra pertama ku dan ini Zayn putra bungsu sedangkan dia adalah Galih Asisten dari Zayn" jawab Mom Elysa lembut.


Lalu Mom Elysa, Ayu dan Elga pergi berbincang di gazebo yang tak jauh dari sana.


Sedangkan Zayn langsung membantu Qilla untuk memanggang daging dan yang lainnya


Nana dan Dio menyiapkan bumbu serta minuman segar.


"Ehmm Bos, aku harus apa ya?" tanya Galih bingung.


"Bisa tolong siapkan alat makan dan gelar tikar nya tidak?" tanya Qilla ramah.


"Ahh tentu saja Nona" jawab Galih cepat.


Qilla lalu kembali membalikan daging panggang nya, ia sebenarnya sangat gugup berada di dekat Zayn.


"Aku dengar kau akan menggantikan Tuan Elga, Nona?" tanya Zayn dengan berani.


"Ya begitulah, aku akan menggantikan Daddy karena dia sudah terlalu tua untuk memegang kendali perusahaan" jawab Qilla ramah.


"Kalau begitu kita akan sering bertemu, karena aku sedang menjalankan bisnis dengan Daddy mu" ucap Zayn tersenyum.


"Ahh kalau begitu aku bisa meminta bantuan jika ada kendala" goda Qilla dengan terkekeh.


"Dengan senang hati, Nona" balas Zayn tertawa kecil.


Mereka lalu terlihat santai dengan obrolan kecil yang Zayn ciptakan.


Elga tersenyum tipis melihat Putri nya yang sedang tertawa lepas dengan Zayn.

__ADS_1


Begitu pun dengan Nana, dia berbincang dengan Dio dengan di selingi tawa kecil dari mereka.


"Nasib" gumam Galih saat melihat kedua Tuannya sedang tertawa lepas dengan wanita nya , lalu dia memilih merebahkan tubuh nya di tikar.


Sedangkan Mom Ayu dan Elysa, mereka masih bercengkrama dengan seru dan tawa kecil bahagia nya.


Bahkan Mom Elysa mengatakan bahwa kedua Putra nya tertarik dengan Qilla dan Nana.


Mom Ayu tidak menghalangi atau melarang nya, itu hak mereka berdua tetapi kedua lelaki tersebut jangan sampai membuat Nana dan Qilla menangis sakit hati.


***


Setelah semua nya siap, Nana dan Qilla menata makanan di atas tikar.


Oma dan Opa Qilla juga sudah ikut bergabung dengan mereka disana.


"Oma, apa Oma sakit?" tanya Qilla dengan khawatir.


Mom Ayu langsung menatap sang Mommy yang terlihat pucat.


"Mom, kenapa?" tanya Ayu panik.


"Tidak apa , Nak. Mom hanya kelelahan saja dan nanti juga enakan kok" jawab Oma dengan tersenyum.


Qilla dan Mom Ayu mengangguk meski sebenarnya masih khawatir.


Lalu mereka memulai makan malam nya dengan sedikit bersenda gurau.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2