Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Sahabatku , Penghancur Hidupku!
Nana & Dio


__ADS_3

Dio membawa Nana ke Restoran terlebih dulu, karena sang Mommy sedang berlibur dengan Mom Ayu dan yang lainnya.


"Mas, apa Mommy sudah sampai di mansion Bang Kafka?" tanya Nana di sela makannya.


"Sudah sayang , sejak tadi siang juga sudah sampai" jawab Dio lembut.


Nana menganggukan kepala, mereka kembali makan dengan fokus.


Dio tersenyum melihat bagaimana sang Istri makan dengan lahap.


Ia tahu bahwa Nana sangat lelah dengan kuliah dan di langsungkan lagi dengan pekerjaan.


"Mau nambah , sayang?" tanya Dio dengan mengulum senyum.


"Enggak Mas, aku sudah cukup kenyang" jawab Nana mendelik.


Dio tertawa kecil, ia lalu kembali makan tanpa menggoda sang Istri.


Setelah selesai, mereka langsung pulang ke mansion.


Di sepanjanh jalan, Dio membiarkan Nana untuk terlelap karena ia kelelahan.


Sesampai nya di mansion, Dio baru saja akan menggendong Nana tetapi dia sudah membuka mata nya perlahan.


"Ehhhh" kaget Nana saat tubuh nya melayang.


"Bang, turunin aku bisa jalan sendiri kok" ucap Nana kembali dengan mengalungkan tangannya pada leher Dio.

__ADS_1


"Gak papa, tidur lagi saja" balas Dio dengan santai.


Nana hanya mencebikan bibir saja, ia lalu menyandarkan kepala nya di dada bidang Dio.


"Buka pintu nya sayang" ucap Dio.


Nana lalu membuka pintu kamar nya, setelah itu ia menutup kembali dan mengunci nya.


"Mandi bersama ya" bisik Dio dengan mengerlingkan mata nya.


"Baiklah" pasrah Nana dengan menganggukan kepala.


Dio tersenyum kecil, lalu ia membawa Nana ke dalam kamar mandi dengan semangat.


"Hahhh habislah aku" ucap Nana dengan lirih.


Tawa Dio langsung pecah saat mendengarkan ucapan Nana, ia lalu menurunkan sang Istri di sana dengan hati-hati.


Hingga 1 jam lama nya mereka di dalam kamar mandi, setelah itu Nana keluar dengan di gendong oleh Dio.


"Ya ampun Bang, pakaikan aku baju" ucap Nana dengan lemas.


"Siap Nyonya" balas Dio terkekeh.


Nana hanya diam saja saat semua pakaian nya di pasangkan oleh Dio.


Setelah selesai, ia langsung merebahkan diri nya di atas kasur.

__ADS_1


Sedangkan Dio, ia langsung ke kamar ganti untuk berpakaian.


"Ah lelah nya tubuh aku" gumam Nana dengan memejamkan mata nya.


Ia lalu terlelap begitu saja karena lelah, bahkan ia tidak sadar saat Dio membawa nya ke pelukan.


"Selamat tidur sayang" bisik Dio dengan lembut.


***


Sedangkan di markas, Reno dan Tiara sedang di beri hukuman kecil oleh Zayn lewat anak buah nya.


Mereka sengaja di pisahkan dengan Hendi yang di penjarakan di kepolisian saja.


Saat ini, Tiara sedang mengerjakan pekerjaan yang cukup berat yaitu membersihkan setiap sudut ruangan disana dengan kaki yang di rantai.


"Hiks Kakak, ini sangat menyakitkan" gumam Tiara dengan terisak bahkan kaki nya sudah penuh dengan darah.


Ssdangkan Reno, dia di suruh mengelilingi lapangan yang kaki nya di rantai dengan beban yang terus bertambah setiap putaran.


"Arrggghhhhhh sialan kau Zayn" teriak Reno dengan air mata yang sudah menetes.


Reno terus saja melangkah walaupun pelan, jika ia berhenti sudah di pastikan anak buah Zayn pasti akan mencambuk nya.


Reno juga baru mengetahui bahwa Asistennya itu tidaklah setia, bahkan ia menghilang begitu saja saat dia dan Hendi di tangkap oleh Zayn.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2