
Pagi ini, semua anggota keluarga Zayn sudah siap menuju ke Panti asuhan yang akan di selenggarakan pernikahan Nana dan Dio.
Zayn dan Qilla memutuskan untuk tetap di mansion dan membantu semua persiapan bersama sang Mommy, mertua.
"Apa semua nya sudah siap, Mas?" tanya Qilla yang baru saja keluar dari kamar.
"Sudah, ayo kita berangkat" jawab Zayn yang dengan cepat merangkul pinggang sang Istri.
Qilla menganggukan kepala, mereka lalu berjalan ke lantai bawah yang memang semua orang sudah menunggu mereka.
"Kau cantik sekali, sayang. Rasanya aku ingin menerkam mu" bisik Zayn dengan tersenyum.
Plak.
Dengan refleks Qilla langsung memukul tangan suami nya dengan kesal.
"Mesum banget sih" kesal Qilla dengan mengkrucutkan bibir nya.
Dengan cepat Zayn langsung mengecup bibir Qilla, lalu ia terkekeh melihat tatapan sang Istri yang tajam.
"Mas" kesal Qilla
"Apa sayang? Jangan sekarang ya , kan semalam sudah" ucap Zayn tanpa malu.
Sedangkan Qilla, ia hanya mendengus saja lalu memalingkan wajah nya dari sang Suami.
"Jangan marah dong, nanti aku ajak jalan-jalan deh" bujuk Zayn dengan merengek.
__ADS_1
"Bener ya, awas saja" balas Qilla dengan ketus.
Zayn menganggukan kepala dengan cepat, mereka lalu masuk ke dalam mobil yang sudah ada Galih.
Lalu iringan mobil pengantin pria pun langsung melaju di jalan yang sedikit renggang.
Semua tahu bahwa Putra sulung dari TR hari ini akan menikah, bahkan mereka juga tahu mempelai wanita nya yang sangat jauh berbeda dengan keluarga TR.
"Mas, besok kita tinggal di mansion Mommy dulu ya" ucap Qilla
"Iyaa sayang, sampai Mommy pindah ke tempat Abang kamu kita disana dulu. Setelah itu baru pindah ke mansion kita" balas Zayn lembut.
"Terimakasih, Mas" ucap Qilla dengan tersenyum.
Zayn menganggukan kepala dan memeluk Qilla, ia sangat suka sekali dengan aroma tubuh sang Istri.
Hingga tak lama kemudian rombongan mereka sampai juga di tempat tujuan.
Sudah banyak orang menanti disana termasuk keluarga Qilla sendiri.
Dio dan Mommy Elysa turun perlahan dan langsung di ikuti oleh Zayn dan Qilla.
Hingga setelah semua nya turun dan mereka langsung saja melenggang masuk ke dalam halaman panti yang sudah di sulap dengan sangat indah.
Walaupun sangat sederhana, tetapi tetap saja sangat indah dan elegant. Bahkan terlihat sekali khas orang kaya.
Setelah Dio duduk di depan penghulu dan Opa Antony, Qilla , Zayn dan Mom Elysa duduk di dekat Mom Ayu dan Elga.
__ADS_1
"Mommy" panggil Qilla dengan hangat.
"Bagaimana kabarmu, sayang?" tanya Mom Ayu lembut.
"Sangat baik, Mommy" jawab Qilla riang.
Qilla langsung saja memeluk sang Mommy dengan erat, ia sudah sangat rindu dengan wanita tersayang nya.
Setelah di lepaskan oleh Qilla, Mom Ayu mendapatkan pelukan juga dari sang menantu, Zayn.
"Bagaimana kabar kamu, Nak?" tanya nya dengan hangat.
"Baik Mom, bagaimana dengan Mommy?" tanya balik Zayn.
"Mommy juga baik sayang" jawab Mom Ayu tersenyum.
Lalu mereka fokus kembali karena acara ijab qobul akan di mulai. Sedangkan Qilla, dia sudah pergi ke kamar Nana untuk menemani nya.
Hingga tak lama kemudian mereka mengucapkan kata 'SAH' dan langsung tersenyum bahagia.
Mom Elysa tersenyum haru saat melihat sang Putra sulung menarik nafas lega setelah berhasil membuat kekasih nya halal menjadi Istri.
Tak hanya Mom Elysa saja yang di buat haru dan bahagia, hampir semua orang disana di buat haru dan bahagia oleh moment sakral ini.
.
.
__ADS_1
.