Sahabatku , Penghancur Hidupku!

Sahabatku , Penghancur Hidupku!
Shaqilla


__ADS_3

Sedangkan di kampus, Disti dan teman nya merutuki karena tingkah licik dari Qilla.


"Lo harus balas dia besok, Dis" ucap teman nya dengan kesal.


"Ya, kita harus balas dia besok. Sial, mana bengkel nya jauh dari sini lagi" gerutu Disti dengan menendang ban mobil nya.


Ya memang Qilla membuat ke empat ban mob Disti kempes semua.


Bahkan dia membuat ban mobil teman Disti pun sama dengan punya Disti.


"Ayo naik taxi aja lah" gerutu Disti lalu menyetopkan taxi di depan gerbang kampus.


Anak-anak kampus yang memang belum pada pulang pun tampak berbisik-bisik, bahkan mereka ada yang menertawakan Disti dan teman-teman nya.


Disti dan teman-teman nya memang terkenal sangat suka membully dan mengerjai anak kampus yang sederhana.


Tetapi hanya Qilla dan Nana yang berani melawan mereka bertiga, Qilla dan Nana kerap sekali di juluki Princess Barbar.


***


Malam hari nya, Qilla langsung saja melajukan motor nya ke arah mansion mewah sang Daddy.


"Qill, gak papa nih aku kesini?" tanya Nana yang entah sudah ke berapa kali nya.


"Emang kenapa sih kamu harus takut, kamu tidak akan di apa-apa kan kok" jawab Qilla santai.


Saat akan masuk ke gerbang, para penjaga membungkuk hormat pada Qilla.


Bahkan Nana sampai menelan ludah nya kasar saat melihat mansion keluarga sahabat nya.

__ADS_1


"Kok aku makin insecure begini ya" batin Nana dengan meremas ujung baju nya


"Gue tau lo pasti lagi gak pantes sahabatan sama gue kan" tebak Qilla dengan wajah kesal.


Nana mengerjap dan menundukan kepala nya, ia meremas tangan nya dan menatap Qilla dengan menghela nafas.


"Aku hanya merasa insecure dan aku aku takut nanti Mom dan Daddy kamu tidak menyukai ku" balas Nana lirih.


Qilla merangkul Nana dan membawa nya masuk, Nana sebenar nya enggan apalagi dengan pakaian lusuh nya.


Walaupun Qilla memakai pakaian biasa tetapi ia masih memakai pakaian bermerk.


"Nona muda, Nona, silahkan sudah di tunggu sama Tuan dan Nyonya di ruang makan" ucap kepala pelayan disana sopan.


"Terimakasih, Pak" balas Qilla ramah.


Lalu Qilla membawa Nana masuk dan langsung menuju ke ruang makan, disana sudah ada Oma , Opa, Mommy dan Daddy nya.


"Ayo makan, Nak. Jangan sungkan dan jangan canggung begitu" ucap Elga dengan tersenyum.


"Ahh iya siapa dia nama nya, Qill?" tanya Mom Ayu.


"Erna Mom, tapi aku selalu memanggil nya Nana" jawab Qilla santai


"Ayo di makan, Na" ucap Oma Qilla ramah.


"I iya Nyonya" balas Nana canggung.


Ayu dan Elga hanya tersenyum saja, lalu mereka makan malam dengan diam.

__ADS_1


Nana berusaha memakan nya dengan benar dan tanpa gugup, tetapi tetap saja dia merasa gugup dan tidak percaya.


Setelah selesai, Qilla mengajak Nana untuk membersihkan diri terlebih dulu.


"Qill, hidup kamu sudah enak tapi kenapa malah berpura-pura?" tanya Nana penasaran.


Qilla duduk di samping Nana yang sudah rapih dengan pakaian dari Qilla.


"Aku dulu pernah kuliah di Negara Oma ku, disana banyak sekali yang mau menjadi teman, sahabat ku dan pacar ku.


Lalu aku mengetahui bahwa mereka berteman dengan ku hanya untuk menaiki level keluarga mereka saja" jawab Qilla dengan menatap keluar jendela kamar nya.


"Lalu aku memutuskan untuk pindah ke Negara ini bersama Oma, Opa. Karena Negara ini adalah kelahiran Daddy ku dan aku memilih untuk berpura-pura hingga aku mendapatkan sahabat seperti mu" ucap Qilla dengan tersenyum dan memeluk tubuh Nana.


Nana membalas pelukan Qilla dengan sayang, ia juga sangat menyayangi Qilla seperti Adik nya.


"Tapi suatu saat aku akan mempermalukan mu, Qil. Aku ini bukan dari orang kaya bahkan aku dari panti asuhan yang yatim piatu" lirih Nana dengan menundukan kepala nya.


"Aku tidak akan peduli, aku bangga padamu dan suatu saat kau akan sukses bersama ku" ucap Qilla tegas.


"Jangan bersedih, aku tidak suka melihat wajah jelek mu yang akan menangis itu" ledek Qilla dengan terkekeh.


"Ck, kau iniii" kesal Nana.


Lalu mereka keluar untuk menemui orangtua Qilla, bahkan Nana kembali merasa gugup karena akan bertemu dengan orang terpandang.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2