
Seminggu berlalu sejak Shiro meninggalkan kediaman Suku Cindaku.
Selama dalam perjalanannya, Shiro tidak banyak menemukan ancaman yang berarti. Palingan Ia bertemu dengan beberapa kelompok monster, dan semuanya dapat dengan mudah Shiro selesaikan.
Selama perjalanannya juga, Shiro tidak menemukan Gate. Selain berburu, Shiro banyak menetap dan istirahat di hutan.
Dalam berburu, Ia banyak mempelajari tentang skill-skill baru dari Twin White Tiger.
Seperti ketika menikam musuh dengan menggunakan kedua Kerambit, maka akan menimbulkan efek bayangan harimau putih yang sedang menggigit mangsa.
Dan yang paling menakjubkan, ketika kedua Kerambit tersebut dilempar secara bersamaan, akan muncul sesosok Harimau Putih yang sedang berlari mengejar mangsa.
Tak hanya itu, Kedua Kerambit yang dilempar itu seperti memiliki kesadaran tersendiri. Itu bisa menghindari berbagai rintangan dan secara tepat dapat mengenai mangsa. Bagaikan peluru kendali yang telah mengunci target.
Ya, pokoknya banyak sekali hal baru yang Shiro peroleh.
Hari Terlihat sudah mulai sore. Shiro berniat mencari tempat untuk berkemah.
Ketika berada di dekat pinggiran sungai, Shiro melihat bercak darah yang masih baru. Ia langsung menjadi waspada dan memasuki kondisi Stealth.
Melalui persepsinya, Ia mulai mencari keberadaan Aura yang disekitar. Namun Ia tidak dapat menemukan satu makhluk pun di dekat sana.
Shiro tidak lengah, Ia terus menyusuri lingkungan sekitar, takutnya ada jebakan yang tersembunyi di sekitar sana.
Setelah beberapa menit mencari, Shiro akhirnya dapat bernapas lega, Ia tidak menemukan jebakan ataupun makhluk hidup kecuali tumbuhan di dekat sana.
"Hehei~ Sepertinya ada petualang lain di sekitar sini."
"Ya, mungkin saja."
Suara Unseen muncul di benak Shiro, membalas gumaman Shiro. Kemudian Unseen keluar dari Bayangan Shiro dan keluar mencari udara segar di alam liar.
Bercak darah yang tertinggal ditempat kejadian, menandakan ada makhluk hidup di sekitar sini. Darah tersebut bisa berasal dari pertarungan, atau perburuan.
Shiro lebih condong ke pilihan terakhir. Sebab Ia tidak menemukan mayat asal darah tersebut. Hilangnya mayat dan hanya menyisakan bercak darah, kemungkinan besar adalah perburuan.
Bisa juga disebabkan oleh pertarungan, namun jika pertarungan antar monster terjadi, pasti akan menyisakan berbagai bekas lainnya seperti mayat atau tulang-belulang. Akan tetapi, ini tidak ada yang tersisa kecuali noda darah. Menandakan darah tersebut berasal dari makhluk yang telah diburu.
__ADS_1
Selain itu, Shiro juga lebih memilih perburuan karena tidak ada monster kuat disekitar sini, yang menandakan bahwa kemungkinan terjadi pertarungan antar monster sangatlah kecil.
"Shiro, disini Sepertinya tempat yang cocok untuk berkemah."
"Ya, aku juga berpikir begitu."
Keduanya lalu mulai memasang tenda temoat mereka beristirahat.
Bulan dan bintang sudah mulai bersinar, Shiro dan Unseen kini sedang menikmati Barbeque di tengah hutan sambil memandangi lautan bintang yang membentang luas.
Mereka mulai membagi tugas dalam jaga malam. Tentu saja Shiro yang kebagian tugas tidur semalaman, sementara Unseen yang berjaga semalaman tanpa Shift.
Cara ini Shiro dan Unseen lakukan setiap malam mereka berkemah berdua di alam liar. Tentu keduanya telah sepakat sebelumnya.
Unseen adalah Monster Ras Shadow Mantis. Dan Ras ini adalah monster nocturnal. Kegelapan adalah rumah mereka, sehingga mereka lebih nyaman keluar malam hari.
Malam itu, Shiro dapat tidur dengan nyaman, tanpa ada gangguan sedikitpun.
Beberapa monster lemah yang berkeliaran di dekat tenda, dapat dengan mudah diselesaikan oleh Unseen.
......................
Shiro bangun dengan perasaan gembira, Ia mengalami mimpi indah semalam. Ia merasa sangat enerjik dan tidak sabar untuk melanjutkan perjalanan.
Shiro dan Unseen memasak daging bakar, dan mereka menikmati sarapan mereka. Walaupun makan daging bakar di pagi hari tidak bisa disebut sarapan, namun mereka tidak masalah dengan itu.
Setelah sarapan, mereka mulai berkemas, membersihkan beberapa perlengkapan dan mulai menyimpannya di ruang penyimpanan.
Saat beres-beres masih setengah selesai, Shiro merasakan pergerakan yang bergerak dengan cepat menuju lokasi mereka.
Shiro melihat asap yang ditimbulkan bekas pembakaran, "Sepertinya ini yang memancing mereka kemari."
Shiro lalu menuangkan air ke Bara Api yang setengah menyala.
"Unseen, bantu berkemas. Ada musuh yang datang kemari."
Setelah mendengar perintah Shiro, Unseen mulai membantu Shiro berkemas dengan cepat.
__ADS_1
Dari persepsinya, ada beberapa makhluk humanoid yang semakin mendekati mereka.
"Sial, tidak akan sempat."
Dari pergerakan makhluk-makhluk humanoid tersebut, Shiro dapat mengetahui bahwa akan sangat terlambat bagi mereka untuk mengemas semuanya. Sebelum selesai berkemas, mereka akan bertemu dengan musuh terlebih dahulu.
Shiro lalu memilih menyimpan beberapa perlengkapan yang penting-penting saja. Sisanya ia biarkan begitu saja.
Shiro dapat merasakan bahwa mereka sudah semakin dekat, Ia lalu memberi isyarat kepada Unseen untuk bersembunyi, lalu Ia juga masuk ke dalam kondisi Stealth.
Tak lama Shiro memasuki keadaan Stealth, beberapa makhluk humanoid muncul di tempat tenda Shiro berada sebelumnya.
Para Makhluk humanoid tersebut masing-masing menaiki tunggangan yang berbeda, ada yang Macan, Serigala, anjing, dan lainnya.
Penampilan Makhluk humanoid mulai terlihat oleh Shiro. Mata kecoklatan, telinga panjang dan runcing, kulitnya normal namun agak gelap. Mereka semua menggunakan pakaian dan aksesoris yang terbuat dari kulit hewan.
Tak hanya itu, mereka membawa busur lengkap dengan anak panah di punggung mereka. Ada juga belati yang tersembunyi di pinggang mereka.
Dilihat dari penampilannya, Shiro dapat mengetahui mereka adalah Ras Elf. Dilihat dari kulit dan karakteristik mereka, Shiro menyimpulkann bahwa mereka kemungkinan adalah Ras Dark Elf.
Ras Dark Elf adalah salah satu jenis Ras Elf. Dark Elf adalah sejenis Elf yang sangat mencintai alam. Namun mereka menggunakan cara kekerasan dalam melindungi dan mencintai alam.
Mereka akan memburu semua pihak yang merusak alam, mereka akan berburu demi kelangsungan alam.
Shiro terkejut bahwa Ia dapat menemukan Ras Dark Elf di hutan belantara ini. Ia belum pernah mendengar bahwa masih ada Ras Elf yang masih hidup bebas berkelompok di dunia ini.
Satu-satunya kemungkinan, bahwa ada pemukiman tempat tinggal Ras Dark Elf di dekat sini.
Shiro memperhatikan bahwa para Dark Elf ini tertarik dengan beberapa Item yang tidak sempat Ia simpan. Kemudian Shiro melihat mereka semua menyimpan item yang Shiro tinggalkan tersebut.
Mereka semua mulai menelusuri lingkungan sekitar, tampaknya mereka semua mencari Shiro di sekitar sana. Namun usaha mereka sudah ditakdirkan terbuang percuma. Mereka tidak akan dapat menemukan Shiro.
Setelah mencari beberapa menit, mereka sepertinya mulai menyerah mencari. Mereka mulai berkumpul dan Sepertinya membalikkan sesuatu.
Sayang sekali Shiro tidak bisa mendengarnya, bahkan Ia tidak mengerti bahasa mereka.
Kemudian Shiro melihat para Dark Elf tersebut mulai pergi ke satu arah.
__ADS_1
Shiro yang melihat ini langsung menunjukkan senyum jahatnya. "Hehe~"