Shiro : The Secret Hero

Shiro : The Secret Hero
29. Aku memilihmu


__ADS_3

Shiro mengikuti pegawai yang bertugas mengantarkannya melihat Battle Pet dan membuat kontrak.


Setelah cukup berjalan, akhirnya mereka sampai di lingkungan pengembangbiakan Belalang Mantis.


Tempatnya cukup luas, luas tempat pengembangbiakan Belalang Mantis hampir melebihi 5 km². Didalamnya banyak sekali pepohonan layaknya hutan, mirip banget sama penangkaran hewan.


Shiro diajak masuk kedalamnya dan disuruh memilih Belalang Mantis yang mana yang akan Shiro buat kontrak.


Shiro masuk lalu bertanya kepada Pegawai yang mengikutinya, "Bagaimana saya bisa tahu jika ada Belalang Mantis yang ingin dikontrak denganku ?"


"Itulah alasanku mengikutimu, aku adalah seorang Summoner. Dan Summoner memiliki bakat alami untuk berbicara dengan Hewan. Jadi kami bisa tahu keinginan ataupun apa yang Battle Pet inginkan"


Mendengar penjelasan dari pegawai tersebut, akhirnya Shiro lega. Semua pertanyaan dibenaknya akhirnya terjawab juga.


Shiro mulai masuk dan melihat-lihat. Namun pegawai tersebut tiba-tiba teringat sesuatu dan bertanya kepada Shiro, "Oh ya, kamu ingin Belalang Mantis jenis apa ? Aku cuma tahu kau ingin yang berukuran sedang, seukuran tangan orang dewasa."


"Eh, emangnya Belalang Mantis juga ada jenisnya ?"


"Iya, ada yang Biasa, berwarna hijau, biasanya kamuflase diantara dedaunan atau rumput. Ada juga yang kayu berwarna coklat yang bisa bersembunyi diantara Batang Kayu. Ada yang Berjenis Shadow, bersembunyi di balik bayangan. Dan ada juga yang putih atau campuran warna lainnya."


Mendengar penjelasan dari pegawai tersebut, Shiro mulai berfikir jenis apa yang cocok. Menurutnya semua jenis bisa ia jadikan Battle Pet, asalkan sesuai persyaratan.


"Hem.. Bagaimana kalau melihat-lihat dulu ?"


"Baiklah, kita akan ke pusat pengembangbiakan, disana biasanya Belalang Mantis berkumpul, kau bisa melihat-lihat disana dan memilih di sepanjang perjalanan."


"Baiklah"


Shiro mengangguk, dan mereka berdua mulai berjalan perlahan.


Shiro menggunakan persepsinya untuk melihat besarnya Aura para Belalang Mantis di sekitarnya, ia juga memfokuskan hawa keberadaan para Belalang Mantis.


Hal ini ia lakukan untuk menyeleksi Belalang Mantis mana yang Shiro inginkan. Shiro ingin memilih Belalang Mantis yang memiliki Aura yang kaya dan memiliki hawa keberadaan yang rendah.


Sepanjang perjalanan, Shiro tak henti-hentinya mendeteksi Aura di sekitar.


Kemampuan persepsi Shiro hampir mirip sebuah Radar yang mendeteksi sekitar, ditambah salah satu pasif kemampuan Stealth miliknya dapat melihat objek yang tak terlihat, sehingga Belalang Mantis yang masuk ke dalam kondisi kamuflase juga bisa ia deteksi dengan mudah.


Setelah cukup berjalan, akhirnya Shiro dan pegawai tersebut sampai ke Pusat Penangkaran dan Perkembangbiakan Belalang Mantis.


Shiro terlihat cukup terkejut ketika melihat penandangan banyaknya Belalang Mantis dalam segala ukuran.


Shiro sangat bersemangat, tanpa sadar, Aura ditubuhnya sedikit keluar. Namun itu hanya sekejap, Shiro langsung menahan agar Auranya tidak bocor dan menakuti Belalang Mantis.


Namun sesuatu hal terjadi, para Belalang Mantis langsung memfokuskan diri mereka pada Shiro ketika Aura Shiro keluar. Menurut mereka, Shiro memiliki hawa keberadaan yang cukup aneh.


Para Belalang Mantis melihat Shiro dengan tatapan melankolis, sepertinya Aura di tubuh Shiro sangat mereka sukai, tidak ada dari mereka yang kabur bahkan menghilang ketika Aura Shiro bocor.

__ADS_1


Melihat hal ini, pegawai yang bertugas membantu Shiro cukup terkejut. Ia tidak pernah melihat kondisi seperti ini sebelumnya. Ini adalah pertama kalinya bagi pegawai tersebut melihat kondisi Belalang Mantis seperti ini.


Biasanya para Belalang Mantis di daerah pusat sangatlah ganas, tidak jarang mereka melukai para petugas lainnya. Bahkan jika ada kedatangan petugas baru ataupun orang baru yang datang untuk menerima Battle Pet, mereka biasanya langsung kabur atau memasuki kondisi menghilang.


"Sepertinya mereka semua sangat tertarik denganmu."


Mendengar perkataan Pegawai tersebut, Shiro cukup kaget, ia kira pemandangan seperti ini hal biasa, ternyata tidak.


Namun setelah dipikir-pikir lagi, mungkin karena Shiro mempunyai kemampuan Stealth, sehingga Shiro dapat membuat para Belalang Mantis tertarik walaupun ia belum mengaktifkan kemampuannya.


"Karena sepertinya mereka semua tertarik padamu, kau bebas memilih Belalang Mantis yang mana yang akan kau jadikan partner bertarungmu sebagai Battle Pet"


Shiro mengangguk dan mulai melihat sekeliling, tidak lupa ia berfokus pada persepsinya juga.


Di bagian pusat ini, sangatlah berbeda dengan daerah sebelumnya. Disini banyak sekali Belalang Mantis yang memiliki Aura yang sangat besar, tentu ukuran mereka juga relatif besar, tidak masuk persyaratan Shiro.


Shiro melangkah kesekitaran wilayah tersebut, para Belalang Mantis pun turut serta dalam memberikan jalan kepada Shiro.


Tak jauh, Shiro merasakan sebuah perasaan yang aneh. Ia melihat ke sebuah sudut Wilayah tersebut.


Ia terkejut, melalui persepsinya, Shiro merasakan Aura yan sangat besar yang dihancurkan oleh Belalang Mantis yang berukuran sedang. Aura yang dipancarkan Belalang Mantis tersebut sama dengan Belalang Mantis berukuran dewasa.


Yang lebih mengagetkannya lagi, meskipun Belalang Mantis tersebut memiliki Aura yang besar, namun Hawa Keberadaannya sangatlah kecil.


Ditambah saat ini Belalang Mantis tersebut dalam kondisi setengah Kamuflase, yang mana Belalang Mantis tersebut hanya bisa terlihat samar-samar oleh mata telanjang.


Shiro fokus memperhatikan Belalang Mantis tersebut, sepertinya Belalang Mantis tersebut adalah Tipe Shadow. Terlihat dari tubuhnya yang berwarna gelap.


Shiro menunjuk ke arah Belalang Mantis tersebut dan berkata, "Aku memilihmu"


......................


Di luar kawasan Penangkaran, pelatihan dan pengembangbiakan Battle Pet, Shiryuu-senpai sedang menunggu Shiro dan yang lainnya.


Tak lama, ia melihat Shiro yang keluar bersama salah satu pegawai disana.


Namun ia cukup terkejut ketika melihat Belalang Mantis Bayangan yang berdiri di atas Bahu Shiro. Karena ia tidak bisa merasakan Hawa Keberadaan Belalang Mantis Bayangan tersebut.


Laku Shiryuu-senpai langsung mengubah mentalitasnya kembali seperti semula, ia memandang Shiro dengan senyuman, "Sepertinya kau mendapatkan hal yang bagus"


"Hehe iya," Shiro menjawab dengan sedikit cengengesan.


Shiro sangat senang karena proses kontrak sangatlah mudah, tanpa ada persyaratan apa pun. Selain itu, Battle Pet yang ia kontrak, memiliki kemampuan yang sangat kuat. Shiro tidak bisa tidak bahagia karena ini.


Tak lama setelah Shiro keluar, kali ini Denshu yang keluar dengan menunggangi seekor Serigala Angin.


Tinggi Serigala Angin tersebut lebih dari 1 meter tingginya ketika berjalan dengan keempat kakinya, lebih tinggi dari Harimau ataupun Singa di kehidupan Shiro sebelumnya.

__ADS_1


Denshu keluar disertai senyuman diwajahnya, Rona Merah ekstasi di pipinya tidak bisa menutupi rasa bahagianya Denshu.


"Hei Shiro, bagaimana, keren tidak ?" ucapnya dengan senyum lebar.


"Hahaha, mantap. Cocok banget denganmu Denshu." Shiro menjawab sambil mengacungkan jempol ke arah Denshu.


Mendengar pujian Shiro, senyum Denshu menjadi semakin lebar, rasa kebanggaan tercetak diwajahnya.


Shiryuu-senpai hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku Denshu diatas Serigala Angin.


Sembari menunggu Brendy, Shiro dan Denshu berbincang-bincang mengenai proses Kontrak Battle Pet mereka.


Namun dalam pembicaraan tersebut, tidam banyak yang bisa mereka banggakan, karena keduanya bisa langsung menandatangani kontrak tanpa ada gangguan ataupun persyaratan sedikitpun.


Selain itu, sebenarnya Denshu bisa keluar lebih dahulu daripada Shiro. Namun karena ia berniat pamer dan berlagak keren, Denshu berlatih menunggangi Serigala terlebih dahulu didalam.


Mereka berbicang-bincang mengenai Battle Pet mereka, sampai akhirnya Brendy keluar dan menghampir Shiro dan Denshu.


Melihat Brendy dan Battle Petnya, Denshu tertawa terbahak-bahak. "Hahahaha.. katanya mau Gorilla Salju, tapi kok kera putih, hahaha"


Ya, Brendy saat ini sedang membawa Kera Putih diatas Bahunya. Namun ia tampak baik-baik saja membawa kera putih tersebut. Ia tidak malu ketika diketawain Denshu, malahan ia tersenyum bahagia.


"Ini sebenarnya bukan Kera Putih, tapi memang Gorilla Salju, saat ini sedang memasuki kondisi transformasi" ucap Brendy dengan bangga.


Tapi Denshu tidak mendengarkan dan terus tertawa.


Melihat pemandangan seperti itu, Brendy mengelus Kera Putih tersebut dan mengangguk.


Kera Putih tersebut melompat dan berubah menjadi Gorilla Salju berukuran 4 atau 5 meter.


Denshu yang sebelumnya tertawa terbahak-bahak, langsung terdiam melihat pemandangan ini.


"Hahahaha~"


Kali ini giliran Brendy yang tertawa terbahak-bahak, menertawakan ekspresi Denshu saat ini.


Shiro dan Shiryuu-senpai hanya tersenyum sedikit sembari menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Brendy dan Denshu.


"Brendy, bagaimana kau memperoleh Battle Pet ku? " tanya Denshu mencoba mengalihkan perhatian.


"Tentu dengan adu kekuatan" balas Brendy dengan bangga.


Brendy pun mulai menjelaskan bagaimana ia mendapatkan Battle Pet-nya. Ia menjelaskan pertemuannya dengan Battle Pet miliknya sampai dengan proses Adu Otot untuk mendapatkan persetujuan kontrak dari Battle Pet miliknya.


"Ayo semuanya, kita kembali, hari sudah mulai sore, kita mungkin akan sampai rumah dalam kondisi malam"


"Ya senpai"

__ADS_1


Mereka pun mulai kembali ke Industri Keluarga Yuki, dan pulang ke kediaman masing-masing.


__ADS_2